Preferensi Penggunaan Pupuk Bersubsidi Petani Jagung di Kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten Timor Tengah Utara (Studi Kasus Desa Kaubele)

Maria Maximiliana Laklo, Umbu Joka, Dira Asri Pramita

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi pembelian dan penggunaan pupuk bersubsidi petani Jagung di Desa Kaubele Kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten Timor Tengah Utara. Populasi dalam penelitian ini seluruh anggota kelompok tani di Desa Kaubele sebanyak 7 kelompok tani yang berjumlah 140 jiwa. Metode pengambilan sampel diambil secara sengaja (purposive sampling) dengan penentuan sampel menggunakan rumus slovin dengan tingkat error 5% sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 104 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik dengan bantuan aplikasi SPSS untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peluang petani dalam pembelian dan penggunaan pupuk bersubsidi di Desa Kaubele. Hasil penelitian yang diperoleh 1). Faktor yang mempengaruhi pembelian pupuk bersubsidi yaitu yang berpengaruh nyata terhadap peluang petani dalam pembelian pupuk bersubsidi adalah faktor akses informasi dengan nilai signifikan 0.044 dan faktor  pengetahuan 6T dengan nilai signifikan 0.018. Sedangkan faktor pendidikan, luas lahan, pendapatan dan pengalaman tidak berpengaruh. 2). Faktor yang mempengaruhi penggunaan pupuk bersubsidi yaitu yang berpengaruh nyata terhadap peluang petani dalam penggunaan pupuk bersubsidi adalah faktor luas lahan dengan nilai signifikan 0.045, faktor akses informasi dengan nilai signifikan 0.037 dan pengetahuan 4T dengan nilai signifikansi 0.038 sedangkan faktor pendidikan, pendapatan dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap peluang petani dalam penggunaan pupuk bersubsidi di Desa Kaubele.


Kata Kunci


Jagung; Pembelian; Penggunaan; Preferensi; Pupuk Bersubsidi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahuja V. (2011). Cyber Extension; A Convergence of ICT and Agricultural Development. Global Media Journal – Indian Edition. 2(2), pp 1-8.

BPS Badan Pusat Statistik Kabupaten. (2019). Kecamatan Biboki Moenleu dalam Angka.

Connell, M. (2006). Kimia dan Ekotoksikologi Pencemaran. UI Press, Jakarta.

Ditjen Tanaman Pangan. (2008). Pedoman Umum: Peningkatan Produksi dan Produktivitas Padi, Jagung, dan Kedelai melalui pelaksanaan SL-PTT. Dirjen Tanaman Pangan. 72 P.

Gautama, I. (2007). Studi sosial Ekonomi Masyarakat Pada Sistem Agroforestry di Desa Lasiwala Kabupaten Sidrap. Jurnal Hutan Dan Masyarakat.

Ghozali, I. (2005). Aplikasi Analisis Multivariate dengan SPSS. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Harwati, M. I., D. (2015). Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung (Zea Mays L.) (Studi Kasus Di Desa Sidodadi, Kec. Patean Kab. Kendal). Jurnal Mediagro. 11(2), 77-88.

Hosmer, D. W. and S. L. (2000). Applied Logistic Regression Second Edition. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Iman Arman & Achmad Fauzi Sembiring. (2018) Analisis Pengambilan Keputusan Petani dalam Program Peremajaan Kelapa Sawit di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Begadai. Jurnal Agrica Ekstensia. 12(2), 47-60.

Lemeshow, S. dan P. S. L. (1997). Sampling of Populations Methods and Application. Wiley Publisher, New Jersey.

Mubyarto. (1994). Pengantar Ekonomi Pertanian. Penerbit LP3S, Jakarta.

Nainggolan K. (2006). Kebijakan Umum Ketahanan Pangan. Jakarta: Dewan Ketahanan Pangan, Departemen Pertanian, Departemen Kesehatan dan DPP PERGIZI Pangan.

Nilasari (2019) Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan pen dapatan usahatani jagung di desa karamabura kecamatan dompu kabupaten dompu. Skripsi. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar.

Nurunnisa, Kusnadi, D., & Harniati. (2020). Implementasi Teknologi Plant Growth Promoting Rhizobacteri (PGPR) Pada Tanaman Cabai Di Kecamatan Rancabungur. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 1–4.

Peraturan Presiden No. 15 Tahun. (2011). perubahan atas No. 77 tahun 2005. Tentang Penetapan Pupuk Bersubsidi Sebagai Barang Dalam Pengawasan.

Pusdatin. (2020). Outlook Jagung Komoditas Pertanian Subsektor Tanaman Pangan. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian-Kementerian. ISSN: 1907-1507.

Rekapitulasi Rencana Kebutuhan Kelompok (RDKK). (2019-2020). Kebutuhan Pupuk Bersubsidi Petani Jagung di Desa Kaubele. Kebutuhan Pupuk Bersubsidi.

Savran, Ferhan, Coskun Ceylan, && Ozdal Koksal (2010) The impact of socio- economic characteristics and sources of information on using conservative agricultural methods. African Journal of Agricultural Research Vol. 5(9).

Safitri, Naela. (2018) Efektivitas Kebijakan Subsidi Pupuk Dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Padi di Kabupaten Demak. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang.

Slamet Riyanto dan Aglis Andhita, H. (2020). Metode Riset Penelitian Kuantitatif Penelitian Di Bidang Manajemen, Teknik, Pendidikan dan Eksperimen. (Yogyakarta: CV Budi Utama, 2020), Hlm 12-13.

Soekartawi (2004). Petani Indonesia dalam Menghadapi Persaingan Global. Malang: Universitas Brawijaya.

Sudaryanto, T. dan D. K. S. S. (2007). Ekonomi Kedelai di Indonesia Dalam Produksi dan Pengembangan. Pusat Penelitian Dan PengembanganTanaman Pangan, Bogor.

Sudjarmoko, B. (2010). Analisis adopsi teknologi jambu mete di Nusa Tenggara Timur. Buletin Tanaman Rempah dan Obat 21 (1), 69-79.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats