Analisis Biaya dan Nilai Tambah Buah Mangrove pada Kegiatan Home Industry di Kota Langsa (Studi Kasus : Rumah Usaha Perempuan Kuala Maju)

Silvia Anggraini, Faoeza Hafiz Saragih, Silvia Anzitha

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa biaya dan pendapatan dalam proses pembuatan produk olahan buah mangrove dan untuk mengetahui berapa jumlah nilai tambah yang diperoleh dalam setiap produk yang diproduksi. Peneltian ini dilakukan seruang lingkup Kota Langsa dengan lokasi perusahaan berada di Desa Kuala Langsa yaitu bertepat pada perusahaan Perempuan Kuala Maju. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu total biaya keseluruhan produk adalah Rp.692.149 dengan masing-masing biaya total produk sebesar sirup angrove Rp.390.483, selai mangrove Rp.139.583 dan dodol mangrove Rp.162.308 sedangkan pendapatan yang didapatkan sebesar Rp.482.850 dengan pendapatan masing-masing produk sebesar sirup mangrove Rp.359.517, selai mangrove Rp.85.642 dan dodol mangrove Rp.37.692. Pada setiap olahan produk buah mangrove juga didapatkan hasil adanya nilai tambah dengan maing-masing rasio nilai tambah setiap produknya adalah sirup mangrove  87% , selai mangrove 99 % dan dodol mangrove 99%.


Kata Kunci


Nilai Tambah; Buah Mangrove

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Pusat Statistik Kota Langsa .2021. Kota Langsa Dalam Angka 2021.

Dahuri, R. 2003. Keanekaragaman Hayati Laut. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Hayami, Y et al. 1987. Agricultural Marketing and Processing in Upland Java, A Prespective From Sinda Village. Coarse Grains Pulses Roots and Tuber Center (CGPRTC). Bogor. 75 hal.

Kartikahadi, H. 2012 . Akuntansi Keuangan berdasarkan SAK berbasis IFRS. Jakarta:

Noor, 2007. Ekonomi Manajerial. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Noor, Yus R, M. Khazali, I. N. N. Suryadiputra. 2006. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Bogor.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats