Analisis Erosi Dan Sedimentasi Pada Sub DAS Palama Kecamatan Donggo

Budy Wiryono, Sugiarta Sugiarta

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar laju erosi aktual, sedimentasi dan tingkat bahaya erosi yang terjadi pada Sub DAS Palama Kecamatan Donggo. Metode deskriptif dengan pendekatan survei selanjutnya melakukan analisis di laboratorium fisika dan konservasi tanah Fakultas Pertanian, Universitas Mataram. Parameter yang diamati yaitu, kemiringan lereng, tata guna lahan, jenis tanah, dan erosivitas hujan. Data analisis tanah dan iklim digunakan untuk menentukan nilai laju erosi dan sedimentasi. Hasil penelitian menunjukkan laju erosi sebesar 0,70 ton/ha/tahun (Hutan) dan 57,26 ton/ha/tahun (Ladang) dengan kelas bahaya erosi pada Hutan (Sangat Ringan) dan Ladang (Ringan), dan laju sedimentasi pada Sub DAS Palama sebesar 5,95 ton/tahun (Hutan) dan 486,71 ton/tahun (Ladang) atau 3,96 kg/m³ pada Hutan dan 324,47 kg/m³ di Ladang.


Kata Kunci


Erosi; Lahan; Sedimentasi; Sub DAS

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arsyad S. (2010). Konservasi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press Bogor.

Asy’arie, H. (2004). Fungsi Hutan dan Sistem Ladang Berpindah-pindah Menurut Adat dan Kepercayaan Masyarakat Tradisional di Kalimantan Timur.Samarinda.

Departemen Kehutanan. (1998). Pemetaan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) Sub DAS Way Rarem.

Hamsyah. (2009). Sistem perladangan di Indonesia: studi kasus dari Kalimantan Barat. Yogyakarta: Gadjah Mada UniversityPress.

Kartasapoetra, A.G. (2005). Ilmu Tanah. Pt Rineka Cipta. Jakarta.

Ohta. (1993). The estimation of temporal processes in the tropical rain forest: a study of primary mixed dipterocarp forest in Indonesia. J. Trop. Ecol. 1: 171-182.

Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. (2005). Peta Satuan Lahan dan Tanah Lembar Painan, Sumatra. No. Lembar (0814-0714). Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.

Rukma. (2020). Analisis Erosi dan Sedimentasi Pada Sub DAS Pengga Kecamatan Praya Barat. Skripsi Faperta. UMMAT.

Susanti. (2019). Ananlisis Erosi dan Sedimentasi Lahan di Sub DAS Dodokan Kabupaten Lombok Tengah. Skripsi Faperta. UMMAT.

Wibowo. (2008). Evaluasi penggunaan lahan berdasarkan konsep fasies gunung api untuk menunjang zonius dalam tata ruang (Studi KasusWilayah Sub-DAS Keduang).

Wikandinata, B dan Adinugroho B, (2007). Evluasi Laju Erosi dan Laju Sedimentasi pada Waduk Cacaban Tegal [skripsi]. Semarang (ID): Universitas Katolik Seogijapranata.

Wischmeimer, W. H. and D. D. Smith. (1978). Predicting Rainfall Erosion Losses. a Guide to Conservation Planning. U. S Department of Agriculture Handbook No. 537


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats