Tanggap Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max (l) merill) terhadap Pemberian Pupuk Organik Padat dan Pupuk Organik Cair

Agus Suprapto, Wike Oktasari, Ami Maryani

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pertumbuhan tanaman kedelai dengan aplikasi pupuk kandang ayam dan pupuk organik cair serta mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan kedelai varietas dega 1. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Oktober. 2021 di Desa Salamrejo, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung dengan ketinggian 670 m dpl dan jenis tanah latosol. Rancangan penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan 2 faktor perlakuan dan 4 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian kotoran ayam dengan dosis 0, 90, dan 180 g/polybag. Faktor kedua adalah pupuk organik cair dengan konsentrasi 0 ml/l, 3 ml/l, 6 ml/l, dan 9 ml/l. Data dianalisis dengan varians dan dilanjutkan dengan Uji Polinomial Orthogonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk kandang ayam meningkatkan jumlah bintil akar, berat segar brangkasan, dan berat kering brangkasan. Konsentrasi pupuk organik cair NASA 6.038 ml/l memberikan jumlah bintil akar paling banyak. Dosis pupuk kandang ayam 180 g/polybag dan pupuk organik cair konsentrasi 9 ml/l memberikan peningkatan jumlah bintil akar, sedangkan dosis pupuk kandang ayam 180 g/polybag dan konsentrasi 3 ml/l memberikan peningkatan berat segar tanaman dan berat kering brangkasan.


Kata Kunci


Kedelai, Pertumbuhan, Pupuk organik cair, Pupuk organik padat

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Hamzah, S. 2014. Pupuk Organik Cair dan Pupuk Kandang Ayam Berpengaruh kepada Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine Max L.). Jurnal Agrium. 18(3): 228-234.

Husein. 2012. Pengaruh Pupuk Organik Cair NASA terhadap Nitrogen Bintil Akar dan Produksi Macroptilium Atropurpureum. Jurnal Agripet. 12(2): 20-23.

Lingga, P. dan Marsono. 2005. Petunjuk penggunaan pupuk. Penebar Swadaya, Jakarta.

Melati, M. 1990. Tanggap Kedelai (Glycine max (L) merr) tehadap Pupuk Mikro Zn, Cu, B pada Beberapa Dosis Pupuk Kandang di Tanah Latosol. Thesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Muharram, 2017. Efektivitas Penggunaan Pupuk Kandang dan Pupuk Organik Cair dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Varietas Anjasmoro di Tanah Salin. Jurnal Agrotek Indonesia. 2(1): 44-53.

Subaedah., N. S. Said dan A. Ralle. 2019. Petunjuk Teknis Budidaya Kedelai di Lahan Sub Optimal. Universitas muslim Indonesia. Makassar.

Sudaryanto, T dan D. K. S. Swastika. 2007. Ekonomi Kedelai di Indonesia. Pusat Analisis Sosial-Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor.

Suprianto, D dan I. Wijaya. 2021. Respon Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah pada Aplikasi Dosis Pupuk Organik Padat dan Cair. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. 13(2): 114-116.

Widiastuti, E dan E Latifah. 2016. Keragaan Pertumbuhan dan Biomassa Varietas Kedelai (Glycine max (L)) di Lahan Sawah dengan Aplikasi Pupuk Organik Cair. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 21(2): 90-97.

Widowati. 2004. Pengaruh Kompos Pupuk Organik yang Diperkaya dengan Bahan Mineral dan Pupuk Hayati terhadap Sifat-sifat Tanah, Serapan Hara dan Produksi Sayuran Organik. Laporan Proyek Penelitian Program Pengembangan Agribsinis. Balai Penelitian Tanah.

Zahanis, Fatimah dan Darman. 2020. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Kapur terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) pada Ultisol. Jurnal Embrio. 12(1): 1-16.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats