Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Ratun Sorgum (Sorghum Bicolor L. Moench) Terhadap Perlakuan Jarak Tanam dan Jumlah Tanaman Per Rumpun

Nurwafiq Azizah, Akhmad Zubaidi, Bambang Supeno

Sari


Sorgum (Sorghum bicolor L) adalah salah satu tanaman serealia yang dapat dikembangkan sebagai bahan pakan, pangan, dan bioetanol. Bagian-bagian tanaman sorgum seperti biji, tangkai biji, daun, batang dan akar dapat dimanfaatkan. Di Indonesia sorgum merupakan tanaman sereal pangan ke tiga setelah padi dan jagung. Mengingat banyaknya manfaat tanaman sorgum maka perlu di upayakan untuk meningkatan produksinya. Upaya yang dapat dilakukan dalam mengembangakan produksi tanaman sorgum yaitu dengan menggunakan sistem ratun. Ratun adalah salah satu cara untuk meningkatkan hasil per satuan luas lahan dan per satuan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan jumlah tanaman per rumpun terhadap pertumbuhan dan hasil ratun tanaman sorgum. Penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu perlakuan jarak tanam (J1 = Jarak tanam 40 x 20 cm, J2 = Jarak tanam 60 x 20 cm, J3 = 80 x 20 cm, J4 = 100 x 20 cm) dan perlakuan jumlah tanaman per rumpun (R1 = 1 satu tanaman per rumpun, R2 = 2 tanaman per rumpun, R3 = 3 tanaman per rumpun). Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan uji Beda Nyata Jujur (Tukey’s HSD) pada taraf nyata 5% menggunakan program Costat fot Windows. Perlakuan dengan jarak tanam tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan, namun berpengaruh nyata terhadap hasil tanaman sorgum. Perlakuan dengan jarak tanam 40 x 20 cm pada tanaman sorgum memberikan hasil tertinggi (10,65 ton/ha).  Perlakuan jumlah tanaman per rumpun memberikan pengaruh terhadap jumlah daun, panjang malai dan bobot malai per rumpun. Penanaman tiga tanaman per rumpun pada tanaman sorgum memberikan hasil tertinggi (10,08 ton/ha).


Kata Kunci


Jarak tanam; Jumlah tanaman per rumpun; ratun tanaman sorgum

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Almodares A, H. 2009. Production of Bioethanol From Sweet Sorghum: A Review. African Journal Agric Research 4(9): 772-780. ISSN 1991-

Badan Penelitian Tanaman Serealia., 2013. Sistem Legowo Tanaman Jagung. Balitsereal. Sulawesi Selatan

Beti Y., A. Ispandi, & Sudaryono. 1990. Sorgum. Monograf Balittan Malang No.5. Balai Penelitian Tanaman Pangan Malang..

Dicko, M.H., H. Gruppen, A.S. Traoré, W.J.H Van Berkel, & A.G.J Voragen. 2006. Sorghum Grain as Human Food in Africa: Relevance of Content of Starch & Amylase Activities. African Journal of Biotechnology 5 (5): 384-395.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 1996. Sorgum Manis Komoditi Harapan di Propinsi Kawasan Timur Indonesia. Risalah Simposium Prospek Tanaman Sorgum untuk Pengembangan Agroindustri, 17- 18 Januari 1995. Edisi Khusus Balai Penelitian Tanaman Kacang-Kacangan & Umbi-Umbian No.4-1996: 6- 12.

Dwidjosoeputro. 1990. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gramedia. Jakarta.

Efendi, R., M. Aqil & M. Pabendon. 2013. Evaluasi Genotipe Sorgum Manis (Sorghum Bicolor (L.) Moench) Produksi Biomas & Daya Ratun Tinggi. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 32(2): 6-10..

FAO. 2002. Sweet Sorgum In China. Spotlight 2000.

Fitratunnisa. 2022. Pertumbuhan & Hasil Tanaman Sorgum dengan Perlakuan

Jarak Tanam dan Jumlah Tanaman Per Rumpun di Lahan Kering. Skripsi Fakultas Pertanian. Universitas Mataram.

Harjadi, S. 2002. Pengantar Agronomi. Gramedia Pustaka Utama. Jak

Hoeman. 2012. Uji Adaptasi & Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Sorgum Manis (Sorghum Bicolor (L.) Moench) Varietas Rio, RGV & Cowley Pada Lahan Kering Iklirn Basah. Skripsi. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Ismail, I.G. & A. Khodir. 1977. Cara Bercocok Tanam Sorgum. Buletin Teknik LP3 No.2, Bogor.

Nurhaliza A. Liman., Wijaya A.K & Muhtarudin. 2020. Pengaruh Jumlah Benih Per Lubang & Jarak Tanam Sorgum Manis (Sorghum bicolor L. Moench) Terhadap Performa Vegetatif pada Ratun Ketiga. Jurnal Riset & Inovasi Peternakan Vol 4 (2): 71-78.

Nurmala, T. S.W. 2003. Serealia Sumber Karbohidrat Utama. Rineka Cipta. Jakarta.

Opole, R.A., C.M. Mburu, & J.Lumuli. 2007.Improving Ratoon Management of Sorghum (Sorghum Bicolor (L.) Moench) for Increasing Yields In Western Kenya. African Crop Science Conference Proceedings 8:143-146.

Puspita, N., Dody Kastono, & Siyanto. 2012. Pertumbuhan & hasil Sorghum Manis (Sorghum bicolor (L.) Moench) tanam baru & ratoon pada jarak tanam berbeda. Fakultas Pertanian Gadjah Mada. Jurnal Budidaya Pertanian 1 (4) : 2622-- 7452.

Rismunandar. 2006. Sorgum Tanaman Serba Guna. Sinar Baru. Bandung. 71 P.

Schuffert & Gourley. 2002. Prospek Pengembangan Sorgum di Indonesia Sebagai Komoditas Alternatif untuk Pangan, Pakan, & Industri.Jurnal Litbang Pertanian 22(4):133-140.

Singh, F., K.N. Rai, B.V.S Reddy, & B. Diwakar. 1997. Development of Cultivars & Seed Product Ion Techniques in Sorghum & Pear L Millet. Training Manual. Training & Fellowships Program & Genet Ic Enhancement Division, ICRISAT Asia Center , India. Patancheru 502- 324, Andhra Pradesh. International crops Research Institute For The Semi -Arid Tropics. India. 118 Pp. (Semi - Formal Publication).

Singgih, S. & M. Hamdani. 1998. Evaluasi daya hasil galur sorgum. Risalah Penelitian Jagung & Serealia Lain 1:31-34.

Sitompul, S.M. & B. Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Soeranto. 2004. Pemuliaan Tanaman Sorgum di Patir-Batan.Batan. Jakarta [Internet]. [Diunduh 2021 September 29]. Tersedia Pada Http;//Www.Batan.Go.Id/Patir_Berita/Pert/Sorgum/Sorgum.Html.

Sumarno & S. Karsono. 1995. Perkembangan Produksi Sorgum di Dunia & Enggunaannya. Edisi Khusus Balitkabi 4:13-24.

Sungkono, Trikoesoemaningratyas, Wirnas D, Sopandie D, Human S, Arif Y M. 2009. Pendugaan Parameter Genetic & Seleksi Galur Mutan Sorgum (Sorghum Bicolor (L.) Moench) di Tanah Masam. J. Agron. Indonesia 37 (3):220-225.

Tabri, F. & Zubachtirodin. 2013. Budi Daya Tanaman Sorgum. di Dalam:Sumarno, Damardjati D S, Syam M & Hermanto, Editor. Sorgum Inovasi Teknologi & Pengembangan. Jakarta (ID):IAAD Press.Hlm 175-17

Tjitrosoepomo, G. 2000. Taksonomi Tumbuhan Spermatopytha. Yogyakarta: Gajah Mada. Universitas Press.

Tsuchihashi, N. & Y. Goto. 2008. Year-Round Cultivation of Sweet Sorghum (Sorghum Bicolor (L.) Moench) Through A Combination of Seed Andratun Cropping in Indonesia Savanna. J. Plant Prod. Sci. 11(3): 377- 384.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats