Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Merah Keriting (Capsicum Annum L.) dan Cabai Rawit (Capsicum Frustescens L.) di Kelompok Tani Tranggulasi Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang

Jamal Faisal Amir, Shofia Nur Awami, Aniya Widiyani, Renan Subantoro

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran dan bagian yang diterima petani (farmer’s share) dan perbedaan tingkat efisiensi pemasaran Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.) dan Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.). Analisis data yang digunakan adalah analisis saluran pemasaran, analisis margin pemasaran dan farmer’s share serta efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran cabai merah keriting (capsicum annum L.) dan cabai rawit (capsicum frustescens L). Nilai margin pemasaran cabai merah keriting saluran pemasaran tingkat I, di tingkat pedagang pengecer Rp. 2.500,-/Kg dan nilai farmer’s share 90,38%. Saluran pemasaran tingkat IIA, margin di tingkat pedagang besar Rp. 1.000,-/Kg dan di tingkat pedagang pengecer Rp. 3.500,-/Kg dan nilai farmer’s share 84,26%. Saluran pemasaran tingkat IIB di pasar modern, margin di tingkat pedagang besar Rp. 15.250,-/Kg, nilai margin pedagang pengecer Rp. 11.675,-/Kg, dan nilai farmer’s share  50,98%. Nilai margin pemasaran dan farmer’s share cabai rawit pada saluran pemasaran tingkat I di tingkat pedagang pengecer Rp. 3.000,-/Kg dan nilai farmer’s share 89,66%. Saluran pemasaran tingkat IIA di pasar tradisional margin di tingkat pedagang besar Rp. 1.500,-/Kg dan nilai margin di tingkat pedagang pengecer Rp. 4.000,-/Kg dan nilai farmer’s share pada saluran tingkat IIA di pasar tradisional 81,67%. Saluran pemasaran tingkat IIB di pasar modern margin di tingkat pedagang perantara I Rp. 16.250,-/Kg, nilai margin pedagang pengecer Rp. 11.000,-/Kg, dan nilai farmer’s share  52,40%. Efisiensi pemasaran cabai merah keriting dan cabai rawit pada ke tiga saluran sudah menunjukkan nilai yang kecil (<50)% yaitu sebesar 3,98% untuk cabai merah keriting dan 4,24 % untuk cabai rawit.

Kata Kunci


pemasaran; margin; efisiensi; cabai

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anam, B. K., Sasongko, L. A., dan Subantoro, R. (2020). Komparasi kelayakan usaha pembibitan cabai merah keriting (capsicum annum l.) Dengan cabai rawit (capsicum frutescens l.) di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten sSmarang. Mediagro. Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Semarang, 16(1): 1- 11.

Angipora. 2010. Dasar-Dasar Pemasaran. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Angraini, A. (2014). Analisis pemasaran cabai merah keriting di desa sidera kecamatan sigi biromaru kabupaten sigi. e-J. Agrotekbis 2 (6): 667-675.

Badan Pusat Statistik. (2021). Rata – Rata Konsumsi Per Kapita Seminggu Beberapa Macam Bahan Makanan Penting 2007 – 2021. BPS. Jakarta.

Balai Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan. (2021). Analisis Perkembangan Harga Bahan Pangan Pokok di Pasar Domestik dan Internasional. Pusat Pengkajian Perdagangan Dalam Negeri-Balai Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Fitriyah, A., Artini, Ni Wayan P., Wijayanti, Putu U. (2019). Saluran pemasaran cabai rawit di kecamatan puger kabupaten jember provinsi jawa timur. E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 8(1): 401-409.

Hidayat, Y., Rusman, Y., dan Noormansyah, Z. Saluran Pemasaran Cabai Merah (Capsicum Annum L.) (Suatu Kasus di Desa Sukamaju Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis). Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH. Vol. 4 Nomor 3, September. Hal. 408-417.

Istiyanti, E. (2010). Efisiensi Pemasaran Cabai Merah Keriting di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman. Jurnal Pertanian MAPETA, Vol. XII. No. 2. April 2010: 72 – 14.

Sanjaya, A., Hastuti, D., dan Awami, S.N. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Terhadap Konsumsi Cabai Rawit Di Kabupaten Semarang. Mediagro. Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Semarang. Vol. 13. No. 1. 2017. Hal 11-22.

Saragih, S.E. (2008). Pertanian Organik Solusi Hidup Harmoni dan Berkelanjutan. Depok: Penebar Swadaya.

Yusarah, A. (2018). Saluran dan Margin Pemasaran Cabai Merah (Kasus Pemasaran Cabai Merah Besar dari Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya sampai ke Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Jatinegara). Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi. Tasikmalaya.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats