Kajian Dosis Kompos Azolla Dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca Sativa)

Ramdan Hidayat, Alvan Hanif Ma'sum, Guniarti Guniarti

Sari


Selada (Lactuca sativa) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan petani secara intensif. Tanaman tersebut merupakan tanaman semusim yang dapat di budidayakan di daerah lembab, dingin, dataran rendah maupun dataran tinggi. Penelitian ini merupakan percobaan Faktorial dengan 2 faktor yang disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah dosis Kompos Azolla (K) yang terdiri atas 4 taraf dosis dan faktor kedua adalah dosis pupuk urea (U) yang terdiri atas 4 taraf dosis.  Perlakuan kombinasi dari dua perlakuan dihasilkan 16 kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang 3 kali, sehingga terdapat 48 satuan percobaan, dimana masing-masing satuan percobaan diamati 3 tanaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunya jumlah produksi tanaman selada setiap tahunya. Penurunan nilai produksi selada dikaitkan dengan buruknya teknik budidaya yang dilakukan. Kompos Azolla dan pupuk urea menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan produktifitas tanaman selada serta meminimalisir peggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan tidak terdapat interaksi nyata terhadap luas daun dan bobot basah batang dan daun selada. Namun faktor tunggal berpengaruh sangat nyata terhadap luas daun dan bobot basah batang dan daun selada. Berdasarkan persamaan garis regresi kuadratik pengaruh dosis kompos Azolla dan pupuk urea terhadap bobot basah batang dan daun selada tertinggi diperlihatkan oleh dosis kompos Azolla sebesar 96,61 g/tanaman dan dosis pupuk urea sebesar 128 g/tanaman.


Kata Kunci


selada; kompos Azolla; urea

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Chaudhary, P., S. Godara, A. N. Cheeran, dan A.K. Chaudhari. (2012). Fast and accurate method for leaf area measurement. International Journal of Computer Applications. 49(9): 22-25.

Dwijosapoetra. (1986). Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gramedia Jakarta. 200 Hal.

Haryanto, E. T Suhartini dan E. Rahayu. 2007. Sawi dan selada. Edisi Revisi. Penebar Swadaya. Jakarta. 112 hal.

Lakitan, B. (2010). Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajawali Pers. Jakarta. 205 Hal.

Soedharmo, GG., Tyasmoro, SY., dan Sebayang, T. (2016). Pengaruh pemberian pupuk azolla dan pupuk n pada tanaman padi (oryza sativa) varietas inpari 13. Jurnal Produksi Tanaman, 4(2): 145-152

Suwandi. (2009). Menakar kebutuhan hara tanaman dalam pengembangan inovasi budidaya sayuran berkelanjutan. Pengembangan Inovasi Pertanian, (2)2:131-147.

Utomo, M. (2002). “Pengelolaan lahan kering untuk pertanian berkelanjutan”. Makalah dalam lokakarya kurikulum inti Fakultas Pertanian se-Indonesia. Mataram-NTB, 26-28 Mei 2002.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats