Efisiensi Teknis dan Skala Produksi Usahatani Ubi Kayu di Kabupaten Wonogiri

Anggi Fitria Cahyaningsih, Endang Siti Rahayu, Kusnandar Kusnandar

Sari


Ubi kayu merupakan komoditas tanaman pangan sumber karbohidrat selain padi dan jagung di Indonesia.  Kabupaten Wonogiri memiliki luas panen dan produksi ubi kayu tertinggi di Jawa Tengah. Namun, produktivitas ubi kayu di Wonogiri rendah. Oleh karena itu, untuk meningkatkan produktivitas, harus disertai dengan penggunaan sumber daya input yang efisien. Penurunan produktivitas disebabkan oleh inefisiensi teknis. Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi teknis dan skala efisiensi ubi kayu di Kabupaten Wonogiri. Data primer dikumpulkan dari sampel berjumlah 74 petani ubi kayu di tiga kecamatan di Kabupaten Wonogiri yang dipilih dengan metode stratified random sampling, dan penentuan sampel dengan purposive sampling. Metode analisis data non parametrik yaitu Data Envelopment Analysis (DEA) digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi teknis dan skala produksi usahatani ubi kayu. Hasil analisis DEA menunjukkan bahwa nilai efisiensi teknis berada pada rentang 0,558 hingga 1 dengan asumsi variable return to scale (VRS). 22,97% petani ubi kayu memiliki nilai efisiensi teknis 1 yang menunjukkan sudah efisien, dengan nilai rata-rata efisiensi yaitu 0,823. Petani ubi kayu belum beroperasi pada skala optimal, dengan 86,49% pada skala IRS (increasing return to scale) dan 1,35% pada DRS (decreasing return to scale). Peningkatan efisiensi teknis untuk usahatani ubi kayu dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan input yang tidak efisien atau adanya input yang berlebih (input slack).


Kata Kunci


Data Envelopment Analysis (DEA); efisiensi teknis; skala produksi; ubi kayu

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aboki, E., Jongur, A.A.U., Onuand, J.I. dan Umaru, I.I. (2013). Analysis of technical, economic, and allocative efficiencies of Cassava production in Taraba State, Nigeria. Journal of Agriculture and Veterinary Science, 5(3), 19-26.

Ajayi, C.O. dan Olutumise, A.I. (201)8. Determinants of food security and technical efficiency of cassava farmers in Ondo State, Nigeria. International Food and Agribusiness Management Review, 21 (7).

Akpaeti, A.J. dan Frank, N.N. (2021). Technical efficiency of cassava cooperative farmers in south- south, Nigeria: a comparative analysis. Nigerian Agriculture Journal, 52(2), 8-14.

Anggraini, N., Harianto, Lukytawati, A. (2016). Efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi pada usahatani ubikayu di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Jurnal Agribisnis Indonesia, 4(1), 43-56

Angon, E., Bragulat, T., Garcia, A., Giorgis, A., and Perea, J. (2021). Key factors affecting the technical efficiency of bee farms in the province of La Pampa (Argentina): A two-stage DEA approach. Revista de la Facultad de Ciencias Agrarias – UNCuyo, 53(1), 150-163

Ardhiana dan Riani. (2019). Analisis Efisiensi Ekonomi Usahatani: Pendekatan Stochastic Production Frontier. Aceh: Sefa Bumi Persada.

Arifin, A.M., Anna, F., Netti, T. (2021). Efisiensi teknis usahatani kentang di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Forum Agribisnis, 11(1), 65-74. DOI: https://doi.org/10.29244/fagb.11.1.65-74

BPS [Badan Pusat Statistik]. 2020. Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Ubi Kayu dan Ubi Jalar Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. https://jateng.bps.go.id/statictable/2021/04/15/2453/luas-panen-produksi-dan-produktivitas-ubi-kayu-dan-ubi-jalar-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-tengah-2019.html Diakses 20 Juli 2021

Burns, A.E., Bradbury, J.H., Cavagnaro, T.R., Gleadow, R.M. (2012). Total cyanide content of cassava food Products in Australia. Journal Food Compos Anal, 25, 79–82

Charnes, A., Cooper, W.W., dan Rhodes, E. (1978). Measuring the Efficiency of Decision Making Units. European Journal of Operational Research, 2, 429-444.

Cohen, L., Manion, L., Morrison, K. (2007). Research Methods in Education Sixth Edition. New York: Routledge Taylor and Francis Group.

Erwin, S., Ramli, Adianton. (2015). Pengaruh berbagai jarak tanam pada pertumbuhan dan produksi kubis (Brassica oleracea L.) di Dataran Menengah Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Jurnal Agrotekbis, 3(4), 491-497.

Kementrian Pertanian Indonesia. 2019. Basis Data Kementrian Pertanian 2019. www.pertanian.go.id. Diakses 20 Juli 2021

Kementrian Pertanian. Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Ubi Kayu menurut Provinsi di Indonesia. https://www.pertanian.go.id/Data5tahun/TPATAP-2017(pdf)/17-LPUbikayu.pdf .Diakses 20 Juli 2021

Khuda, B., Ahmad, B. dan Sarfraz, H. (2006). Food security through increasing technical efficiency. Asian Journal of Plant Sciences, 5, 970-976.

Kumbhakar, S.C. (2004). Productivity and Efficiency Measurement Using Parametric Econometric Methods. Binghamton: State University of New York.

Muhaimin, A.W. (2017). Allocative and Technical Efficiency Analysis of Cassava Farming in Bitefa Village, East Miofamo District, Middle North Timor. Habitat, 28(3) DOI: https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2017.028.3.11

Raheli, H., Rezaei, R.M., Jadidi, M.R, Mobtaker, H.G. (2017). A two stage DEA model to evaluate sustainability and energy efficiency of tomato production. Journal Information Processing in Agriculture, 4, 342-350.

Ramanathan, R. (2003). An introduction to data envelopment analysis, a tool for performance measurement. London: Sage Publication

Shahnavazi, A. (2018). Technical, Allocative, and Economic Efficiencies of Potato Production in Iran. International Journal of Farming and Allied Sciences, 7(3), 73-77

Tipi, T., Nural, Y., Mehmet, N., dan Bahattin, C. (2009). Measuring the technical efficiency and determinants of efficiency of rice (Oryzasativa) farms in Marmara region, Turkey. New Zealand Journal of Crop and Horticultural Science, 37(2), 121-129 https://doi.org/10.1080/01140670909510257

Winarso, R.H., Syafrial, Widyawati, W. (2021). Analisis efisiensi teknis multi-stage menggunakan Data Envelopment Analysis (dea) dan regresi tobit pada usahatani bawang merah, studi kasus di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 5(4), 1191-1205. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.04.21


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats