Respons Pertumbuhan Tanaman Indigofera (Indigofera tinctoria L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik dalam Sistem Agroforestry

Achmad Miftakhul Huda, Maria Theresia Sri Budiastuti, Djoko Purnomo

Sari


Tanaman indigofera berpotensi digunakan sebagai bahan baku pewarna kain batik alami. Budidaya indigofera untuk menghasilkan pigmen indigo dipengaruhi oleh banyak sedikitnya intensitas cahaya. Pigmen indigo tertinggi sering didapatkan pada tanaman indigofera yang dibudidayakan pada daerah dengan intensitas cahaya yang rendah. Disisi lain, banyak lahan tegakan yang pengelolaannya kurang maksimal sehingga lahan tegakan tersebut berpotensi dikelola sebagai sistem agroforestry indigofera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan tanaman Indigofera dalam sistem agroforestry dengan pemberian pupuk organik kotoran hewan sebagai tambahan nutrisi. Luaran penelitian yang diharapkan adalah terbentuknya sistem agroforestry tanaman indigofera untuk meningkatkan produksi indigo sebagai bahan baku pewarna kain batin alami. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Tersarang dengan dua faktor. Faktor utama adalah jenis tegakan yang terdiri dari tiga level, yaitu tegakan sengon, tegakan campuran, dan tegakan durian. Faktor tersarang adalah jenis pupuk organik kotoran (POK) hewan yang terdiri dari tiga level, yaitu kontrol, POK sapi, POK kambing, POK ayam. Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan biomasa tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tegakan dan jenis pupuk organik kotoran hewan (tegakan) memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan biomasa tanaman. Respons pertumbuhan terbaik ditunjukkan pada tanaman Indigofera yang dibudidayakan di bawah tegakan sengon dengan pemberian pupuk organik kotoran ayam dapat mencapai tinggi tanaman 126 cm, jumlah daun 103,2 helai, luas daun 2,4 cm2, dan biomasa tanaman 16,147 gram

Kata Kunci


agroforestry; indigofera; pupuk kotoran hewan; tegakan sengon

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adiningsih, J. S. & Agus, F. (2005). Penggunaan pupuk organik dan sumber daya lahan pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian.

Ariyanti, M., & Asbur, Y. (2018). Tanaman tarum (Indigofera tinctoria Linn.) sebagai penghasil zat pewarna. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 2(1), 109-122.

Baity, S., Purnomo, D., & Sulistyo, T. D. (2015). Budidaya Organik Kedelai Pada Sistem Agroforestri Menggunakan Pupuk Hayati. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 30(1), 7-12.

Budiastuti, M. T. S., Purnomo, D., Pujiasmanto, B., & Setyaningrum, D. (2020). Effect of light intensity on growth, yield and indigo content of Indigofera tinctoria L. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 724, No. 1, p. 012085). IOP Publishing.

Buntoro, B. H., Rogomulyo, R., & Trisnowati, S. (2014). Pengaruh Takaran Pupuk Kandang dan Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Temu Putih (Curcuma zedoaria L.). Vegetalika, 3(4), 29-39.

Handayani, P. A., & Mualimin, A. A. (2014). Pewarna alami batik dari tanaman nila (indigofera) dengan katalis asam. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 2(1)

Mardhikasari, S., Purnomo, D., & Sulistyo, T. D. (2015). Penggunaan Pupuk Cair Ekstrak Limbah Rumah Tangga dalam Budidaya Organik Kedelai pada Sistem Agroforestri. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 30(1), 13-19.

Norgrove, L., & Beck, J. (2016). Biodiversity function and resilience in tropical agroforestry systems including shifting cultivation. Current Forestry Reports, 2(1), 62-80.

Purnama, H., Hidayati, N., Safitri, D. S., & Rahmawati, S. (2017). Effect of initial treatment in the preparation of natural indigo dye from Indigofera tinctoria. In AIP Conference Proceedings (Vol. 1855, No. 1, p. 020022). AIP Publishing LLC.

Setyaningrum, D., Budiastuti, M. T. S., Pujiasmanto, B., & Purnomo, D. (2020). Light intensity and biofertilizers effect on natural indigo production and nutrient uptake of Indigofera tinctoria L. Indian Journal of Agricultural Research, 54(5).

Simanungkalit, R.D.M., D.A. Suriadikarta. 2006. Pupuk Organik dan Hayati, Organic Fertilizer and Biofertilizer. Simanungkalit R.D.M., Suriadikarta D.A., Saraswati R., Diah S., dan Hartatik W, editor. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Bogor.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats