Aplikasi Pupuk NPK “coated microbia ” terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Lahan Sawah

Agus Supriyo

Sari


Aplikasi pupuk NPK “coated mikrobia” terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah telah dilaksanakan pada lahan sawah irigasi di Desa Dawungsari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal dari bulan September – Desember 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektifitas dan atau efisiensi penggunaan pupuk NPK “coated mikrobia” terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian lapangan dengan faktor tunggal terdiri atas 9 perlakuan disusun di dalam Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan dengan ukuran petak percobaan (2,3 m x 12,0 m), tiap petak terdiri atas 4 bedeng, setiap bedeng berukuran 1,0 m x 6,0 m). Perlakuan tersebut  yaitu Po (kontrol/tanpa pupuk), P1 (Standar  rekomendasi: 374 kg Urea+491 kg ZA + 333 kg SP 36 + 198 kg KCL)/ha, P2 (1/4 NPK = 125 kg NPK+50 kg Urea)/ha, P3 (1/2 NPK= 250 kg NPK + 100 kg Urea)ha ), P4 (3/4 NPK=375 kg NPK + 150 kg Urea)/, P5 (1 NPK=500 kg NPK+200 Urea)/ha, P6 (1 ¼ NPK= 625 kg NPK + 250 kg Urea)/ha, P7 (1½ NPK= 750 kg NPK + 300 kg Urea)/ha, P8 (Rek. Balittsa=750 kg NPK + 78 kg Urea+168 kg ZA+ 0,05 kg KCl)/ha. Benih Bawang Merah varietas Bima Brebes di tanam dengan jarak tanam 10 cm x 15 cm.  Pemeliharaan meliputi pengendalian gulma, pengendalian hama dan penyakit, pemberian air disesuaikan dengan kebutuhan dan panen dilaksanakan pada umur 56 hari. Pengamatan dilaksanakan terhadap (a) Pertumbuhan vegetatif (tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman), (b) Hasil panen ubinan (0,7 m x 5,0 m) setiap perlakuan diulang dua kali untuk pengukuran bobot umbi segar, bobot umbi kering setelah tujuh hari pengeringan di bawah sinar matahari, (c) Karakteristik kimia tanah sebelum percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pupuk NPK coated mikrobia pada bawang bawang merah tidak meningkatkan pertumbuhan, hasil dan diameter umbi secara nyata, namun pupuk (500 kg NPK dan 200 kg Urea)/ha mendapatkan RAE (RelatifAgrinomicEficiency) sebesar 112 %. (2) . NPK Coated mikrobia


Kata Kunci


pemupukan; NPK “coated”; hasil; RAE; bawang merah.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


BPP, Pegandon, 2020. Programa Penyuluhan Pertanian Kecamatan Pegandon. Kabupaten Kendal. 2020. 18 Halaman

BPS (Badan Pusat Statistik) Jawa Tengah. 2015. Jawa Tengah dalam Angka 2015. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. Semarang.

Direktorat Jenderal Hortikultura, 2019. Sasaran dan luas tanam dan konsumsi komoditas Bawang Merah di Indonesia. Kementerian Pertanian. Jakarta.

Firmansyah, I, Liferdi, Khariyatun, N dan MP Yufdi, 2015. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah dengan Aplikasi Pupuk Hayati pada tanah alluvial. Jurnal Horti. 25 (2) : 1 – 12.

IPNI, 2004. Profit Analysis Based on Fertilizer Application. International Plant Nutrition Institute, ESEAP Program, Singapore.

Ma’ruf M., Nelina dan F. Selviena, 2019. Pengaruh pemberian Pupuk hayati dan Pupuk NPK terhadap pertumbuhan & hasil Bawang Merah. Jurnal Agroteknologi Vol (10) 1:9-14

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, 2016. Outlook Komoditas Bawang Merah Leli Nuryati dkk., (Eds). Pusdatin Kementerian Pertanian. Jakarta. 90 Halaman.

Puslithorti. 2017. Grand Design Komoditas Bawang Merah dan Cabai. Makalah Disampaikan pada saat Rapat Koordinasi lingkup Balitbangtan di Balitsa, Bandung Tanggal 1-2 Februari 2017. 15 Halaman.

Ritung,S., N. Suharta dan W.Hartati., 2011. Kesesuaian lahan untuk pengembangan komoditas bawang merah. Jurnal tanah dan iklim. Vol 18 (2) : 35 – 48.

Statistik Indonesia, 2020. Badan Pusat Statistik Indonesia. Penerbit BPS Jakarta.

Sunarjono, H. H. 2004. Bertanam Tiga Puluh Jenis Sayur. Penebar Swadaya. Jakarta.

Soetrisno, T.A., Purwanto, dan A. Hidayat. 1999. Identifikasi UsahataniTumpangsari Bawang Merah dan Cabai Merah Guna MenunjangPengendalian Hama Terpadu di Brebes.Jurnal Hortikulura Vol. 8-4.Puslitbanghorti Jakarta.

Suwandi., G.A. Sophia., L.Lukman dan MP, Yufdy, 2017. Efektivitas Pupuk hayati unggul nasional terhadap pertumbuhan dan hasil Bawang Merah. Journal Hortikultura Volume 27 (1) : 23 - 34

Willey AT., R. Sipayung dan Fery, ES, 2014. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah dengan Berbagai Pupuk hayati pada Berbagai Media Tanam. Jurnal Agroteknologi. Volume 3 (1) : 825- 836


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats