Uji Beberapa Konsentrasi Ekstrak Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius I.M. Johnst) untuk Mengendalikan Ulat Grayak Jagung (Spodoptera frugiperda J. E. Smith) di Laboratorium

Rusli Rustam, Nurul Fitri

Sari


Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu jenis tanaman berbiji yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan, pakan, bahan baku industri dan lain-lain. Masalah utama dalam budidaya jagung adalah serangan Spodoptera frugiperda J. E. Smith. Pestisida pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius I.M. Johnst.) dapat menjadi alternatif pengendalian S. frugiperda dengan cara yang aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak pepaya jepang yang efektif untuk mengendalikan S. frugiperda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Riau Pekanbaru pada bulan Juni sampai Agustus 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan konsentrasi yang digunakan adalah 0 g.l-1 air, 25 g.l-1 air, 50 g.l-1 air, 75 g.l-1 air, dan 100 g.l-1 air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak buah sirih hutan berpengaruh nyata dalam membunuh S. frugiperda. Konsentrasi yang tepat untuk mengendalikan S. frugiperda adalah konsentrasi air 75 g.l-1 karena dapat menyebabkan kematian total sebesar 85% dengan waktu kematian awal 1 jam setelah aplikasi dan LT50 pada 15,50 jam setelah aplikasi.


Kata Kunci


pepaya jepang, pestisida nabati, Spodoptera frugiperda J. E. Smith

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aminah, S, N. (1995). Evaluasi Tiga Jenis Tumbuhan Sebagai Insektisida dan Repelan Terhadap Nyamuk di Laboraturium. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan. (2020). Pengenalan & Pengelolaan Hama Invasif Ulat Grayak Spodoptera frugiperda. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Kementerian Pertanian. Karawang.

Biebel, R, E. (2003). Action of pyrethrum-based formulations against grain weevils. International Journal of Pharmaceutics. 256(1-2): 175-181.

Conceicao, P.D. (2006). The Properties of Papaya Leaf Insecticide. http://www.ehow.com/list_6790220_properties-papaya leaf insecticide.html.Diakses 6 Maret 2021

Dadang dan D. Prijono. (2008). Insektisida Nabati Prinsip, Pemanfaatan, danPengembangan. Departemen Proteksi Tanaman Institut Pertanian Bogor.Bogor.

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. (2020). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Tahun 2019. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Kementrian Pertanian. Jakarta.

Djaafar, T., F.S. Rahayu dan M. Gardjito. (2009). Pengaruh blanching dan waktu perendaman dalam larutan kapur terhadap kandungan racun pada umbi dan eriping gadung. Jurnal Teknologi Pertanian.28(3):192 198.

Hasanah M., I Made Tangkas, Jamaluddin Sakung. (2012). Daya insektisida alami kombinasi perasan umbi gadung (Dioscorea hispida Dennst) dan ekstrak tembakau (Nicotiana tabacum L). Jurnal Akademika Kimia. 1(4): 166-173.

Hernandez., H. P.(2017). Direct instruction in second language acquisition :a critical review of related literature. i-manager's Journal on English Language Teaching. 7(44).

Indrawijaya,B., D. Emiliawati, L. D .Susanti. (2019). Formulasi ekstrak daun pepaya jepang sebagai biopestisida untuk pengendalian hama ulat grayak pada tanaman bawang merah. Jurnal Ilmiah Teknik Kimia. 3(2):1-7.

Kementerian Pertanian. (2019). Pengenalan Fall Armyworm (Spodoptera frugiperda J. E. Smith) Hama Baru pada Tanaman Jagung di Indonesia. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Jakarta. 64 p.

Marhaeni, K. S. (2001). Pengaruh Beberapa Konsentrasi Ekstrak Biji Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Perkembangan Spodoptera litura (Lepidoptera,Noctuidae). Skripsi (Tidak dipublikasikan). UPN Surabaya.

Novizan. (2002). Membuat dan Memanfaatkan Pestisida Ramah Lingkungan. Cet. ke 1. Jakarta: PT Agromedia Pustaka.

Poulton, J.E. (1990). Cyanogenesis in plants. J Plant Physiol. 94(6): 401–405.

Sulfahri. (2006). Insektisida Dari Umbi Gadung. http://www.lipi.go.id/www.egi. Diakses tanggal 17 Desember 2021.

Trisyono, Y. A., Suputra, V. E. F. Aryuwandari, M. Hartaman, dan Jumari. (2019). Occurrence of heavy infestation by the fall armyworm Spodoptera frugiperda, a new alien invasive pest, in corn in Lampung Indonesia. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia. 23(1): 1-8.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats