Pemberian Limbah Cair Tahu dan Jumlah Benih Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L)

Helda Sabban, Shubzan Andi Mahmud, Rima Melati, Munawir Jaenudin

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian limbah cair tahu dan jumlah benih terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun(Cucumis sativus L) . Penelitian dilakukan pada lahan Agroteknologi Gambessi Kota Ternate Selatan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan dua faktor. Terdapat tiga sumber keragaman. Faktor pertama yaitu limbah tahu yang terdiri dari 2 taraf yaitu tanpa limbah cair tahu (T0) dan limbah cair tahu (750 ml +250 air (TI). Faktor kedua adalah jumlah benih perlubang tanam (B) yang terdiri dari 3 taraf yaitu 1 benih per lubang tanam, 2 benih per lubang tanam dan 3 benih per lubang tanam,terdapat 6 kombinasi perlakuan dan 3 kelompok sehingga terdapat 18 unit percobaan. Faktor ketiga interaksi antara limbah cair tahu dan jumlah benih per lubang tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah cair  tahu berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman mentimun pada umur 10 HST dan 20 HST ( Hari Setelah Tanam) dan jumlah daun 10 HST dan 20 HST. Interaksi antara pemberian limbah cair tahu dan jumlah benih per lubang tanam berpengaruh nyata pada panjang buah mentimun, diameter buah mentimun dan bobot buah mentimun.

Kata Kunci


limbah cair tahu, pertumbuhan dan hasil, jumlah benih, mentimun

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aris Sutrisno., 2015, Fermentasi Limbah Cair Tahu Menggunakan EM-4 Sebagai Alternatif Nutrisi Hidroponik Dan Aplikasinya Pada Sawi Hijau (Brassica juncea Var.Tosakan), Jurnal LenteraBio, No.1 Vol.4.

Asmoro, Y. 2008 Pemanfaatan Limbah Tahu untuk Peningkatan Hasil Tanaman Petsai (Barassica chinensis. Jurnal Bioteknologi. Vol 5 (2): 51-55. Program Biosains Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret. Surakarta

Asro’ Laelani Indrayanti, L.A. 2010. Pengaruh Jarak Tanam Dan Jumlah Benih Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Jagung Muda. Media SainS, Volume 2 Nomor 2, Oktober 2010. Fakultas Pertanian Universitas PGRI Palangka Raya.

Cahyono, B. 2006. Timun. CV Aneka Ilmu. Semarang.

Hariswasono.2011. Budidaya dan Analisa Usaha Tani Mentimun. Diakses dari http://hariswasono.blog.com.

Jasman J.2019 Jurnal Pengaruh Jarak Tanam Dan Jumlah Benih Per Lubang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays.saccarata sturt L.)

(login_http//jurnal_Jasmin.J_2019.

Lahuddin, M., 2007. Aspek Unsur Mikro Dalam Kesuburan Tanah. USU Press. Medan

Lisnasari, S. F. 2008. Pemanfaatan gulma air (Aquatic Weed) sebagai upaya pengelolahan limbah cair industri pembuatan tahu. Tesis. Universitas Sumatra Utara. Medan.

Rukmana, R. 1994. Budidaya Mentimun. Yogyakarta: Kanisius. 69

Salisbury, F. B. & C. W.Roos.1992. Plant Fisiology. Wadsworth Publishing Bellmount. California.

Sugiharto. 2011. Dasar-dasar Pengelolahan Air Limbah. Jakarta: Universitas Indonesia (UI) Press.

Samadi, B. 2002. Teknik Budidaya Mentimun Hibrida. Kanisius.

Yogyakarta

Sumpena, U. 2001. Budidaya Mentimun Intensif. Jakarta: Penebar Swadaya.92

Sumpena, U. 2007. Budidaya Mentimun Intensif dengan Mulsa secara Tumpang Gilir. Jakarta: Penebar Swadaya


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats