[Kajian Sosial Ekonomi Petani Kelapa Sawit Bersertifikat ISPO di Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari] : Review

Dwi Nurul Amalia, Ernawati HD, Kiki Febriyoda

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengkaji kondisi sosial ekonomi petani kelapa sawit bersertifikat ISPO di Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari. 2) Menganalisis indikator sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan petani kelapa sawit bersertifikat ISPO di Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dan kuantitatif menggunakan range skor, analisis pendapatan serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata luas lahan usahatani kelapa sawit 3,12 hektar dengan umur tanaman 10 tahun dan produksi 23.788 Kg/Ha/Tahun. Kajian sosial ekonomi secara umum menghasilkan klasifikasi baik dengan pendapatan usahatani sebesar Rp 72.015.450/Tahun/Petani dan luar usahatani sebesar Rp 11.461.849/Tahun/Petani. Indikator sosial ekonomi secara bersama-sama berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan petani yaitu luas lahan, biaya pupuk, biaya pestisida dan biaya tenaga kerja. Indikator yang tidak berpengaruh nyata adalah umur petani, tingkat pendidikan dan pengalaman berusahatani.

Kata Kunci


kajian sosial ekonomi, kelapa sawit, pendapatan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Pusat Statistik. (2019). Indikator Kesejahteraan Rakyat 2019. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

. Statistik Indonesia Tahun 2019. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Bertens, Deliarnov. (2007). Ilmu Pengetahuan Sosial Ekonomi. Erlangga. Yogyakarta.

Dinas Perkebunan Kabupaten Batanghari. (2019). Statistik Perkebunan Tahun 2018.

Hastuti dan Rahim. (2008). Pengantar Teori dan Kasus Ekonomi Pertanian. Penebar Swadaya. Jakarta.

Koentjaraningrat. (1997). Metode-metode Penelitian Masyarakat. Gramedia. Jakarta.

Soekartawi. (1990). Analisis Usahatani. UI-Press. Jakarta.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats