[Keanekaragaman Herpetofauna Pada Kawasan Tahura Mangkunagoro I Karanganyar] : Review

Naufal Hafizh Anas, Alvien Gusti Prasditio, Bunga Tri Pradika R., M. Fajrur Rifqi, Marina Sonia P., M. Agisni K.T., Ike Nurjuita Nayasilana

Sari


Herpetofauna merupakan satwa melata yang bergerak dengan mengikutsertakan perut mereka. Reptilia dan Amfibi merupakan dua kelas dari herpetofauna. Satwa ini memiliki berbagai jenis habitat dan keberadaanya dapat menjadi bioindikator perubahan lingkungan. Kegiatan penangkapan berlebihan, rusaknya habitat, serangan penyakit, serta munculnya spesies invasif menjadi ancaman keberadaan herpetofauna di alam. Herpetofauna memiliki banyak manfaat sehingga perlu dilakukan inventarisasi terhadap satwa tersebut. Tujuan penelitian ini ialah inventarisasi dan identifikasi keanekaragaman herpetofauna di kawasan Tahura Mangkunagoro I pada bulan November hingga Desember 2021 dengan menggunakan metode VES dan Time Search. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman jenis (H’) tergolong sedang (H’= 1,342 -1,912), indeks kekayaan jenis (R) tergolong rendah (1,251 -2,299), indeks kemerataan jenis (E) tergolong stabil dan merata (0,797 -0,968), sedangkan indeks dominansi jenis (C) tergolong rendah (0,211 -0,273). Pengetahuan masyarakat tentang herpetofauna di sekitar Tahura terbilang masih kurang, namun kesadaran masyarakat tentang kelestarian herpetofauna tergolong tinggi.


Kata Kunci


Herpetofauna, keanekaragaman, pelestarian, tahura.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


_________., Yonathan, Y., Eprilurahman, R., Indriawan, S., dan Cahyaningrum, E. 2015. Keanekaragaman dan Kemerataan Spesies Anggota Ordo Anura di Lereng Selatan Gunung Merapi Tahun 2012. Biosfera 32 (1): 1.

______________. 1996 . Dasar – Dasar Ekologi : edisi ketiga. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Ace, Mulyana, dan Didin Syarifudin. 2015. Mengenal Katak di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Cibodas: Balai Besar Gunung Gede Pangrango.

Arizuna, Mutiara, Djoko Suprapto, dan Max R. Muskananfola. 2014. Kandungan Nitrat dan Fosfat dalam Air Pori Sedimen di Sungai dan Muara Sungai Wedung Demak. Diponegoro Journal of Maquares 3 (1): 7-16.

Azhari, A., Sukmono, T., Nugraha, A. P., Ihsan, M., & Suprayogi, D. 2022. Keanekaragaman Amfibi (Ordo Anura) Di Hutan Lindung Gambut Londerang Tanjung Jabung Timur. Biospecies, 15(1), 10-15.

Barbour, M.G., J.A.Burk, & W. D. Pitts. 1999. Terrestrial Plant Ecology. Third Ed. California: An. Imprint of Addison Wesley Longman, Inc Metro Park California. p.186 – 190.

Brower JE dan Zarr JH, 1997. Field and Laboratory For General Ecology. W.M.C Brown Company Publishing, Portugue, IOWA.

Burung Indonesia. 2019. Siaran Pers-Jumlah Jenis Burung di Indonesia Bertambah. (www.burung.org).

Epilurahman, Rury, M. Fahrul Hilmy, dan Tony F. Qurniawan. 2009. Studi Keanekaragaman Hayati Reptil dan Amfibi di Kawasan Ekowisata Linggo Asri, Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. Berkas Penelitian Hayati (15): 93-97.

Febrian, Dimas and Agus, Susatya and Enggar, Apriyanto. 2019. Populasi dan Preferensi Lokasi Biawak Air (Varanus salvator, Laurenti 1978) di Kawasan Kampus Universitas Bengkulu. Skripsi. Universitas Bengkulu.

Ghifari, Bimo, Mochammad Hadi, dan Udi Tarwotjo. Keanekaragaman dan Kelimpahan Jenis Burung Pada Taman Kota Semarang, Jawa Tengah. Jurnal Biologi 5 (4): 24-31.

Gunzburger MS, Travis J. 2004. Evaluating predation pressure on green treefrog larvae across a habitat gradient. Oecologia. 140: 422-429.

Hamdani, Rivi, Djon Hon Tjong, dan Henny Herwina. 2013. Potensi Herpetofauna Dalam Pengobatan Tradisional Di Sumatera Barat. Jurnal Biologi Universitas Andalas 2 (2): 110-117.

Handziko. 2021. Keanekaragaman Herpetofauna Diurnal di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Jurnal Penelitian Kehutanan Faloak 5 (1): 1-15.

Heyer, W. R., Donnelly, M. A., Diarmid, M. C., Hayek, L. C., dan Foster MS. 1994. Measuring and Monitoring Biological Diversity: Standard Methods for Amphibians. Washington: Smithsonian Institution Press.

Iskandar J. 2014. Dilema Antara Hobi dan Bisnis Perdagangan Burung serta Konservasi Burung. Jurnal Chimica et Natura Acta 2 (3): 180-185.

Iskandar, D. T. & Erdelen, W. R. 2006. Conservation of Amphibian and Reptils in Indonesia Issues and Problems. Jurnal Amphibian and Reptiles Conservation 4(1): 60-87.

Iskandar, D. T. 1998. The amphibians of Java and Bali. Research and Development Centre for Biology LIPI-GEF-Biodiversity Collection Project. Bogor

Jusmaldi, Aditya Setiawan, dan Nova Hariani. 2019. Keanekaragaman dan Sebaran Ekologis Amfibi di Air Terjun Berambai Samarinda, Kalimantan Timur. Berita Biologi 18 (3): 295-303.

Krebs, C. J. 1989. Ecological Methodology. Harper Collins Publisher, New York. 63 p.

Kurniawan, Nia, Alif Aulia Ananda, Fatiha Kamila, Ari Ardiantoro, Satria Wira Bagaskara, Agung Sih Kurnianto. 2018. Eksploration of

Herpetofauna Habitat as Tourism Attraction Ecology, Preferences, and Potentials. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies 6 (1): 1-8

Kusrini, Mirza D. 2007. Konservasi Amfibi di Indonesia: Masalah Global dan Tantangan. Media Konservasi 12 (2): 89-95.

Leksono, S. M., & Firdaus, N. 2017. Pemanfaatan Keanekaragaman Amfibi (Ordo Anura) di Kawasan Cagar Alam Rawa Danau Serang Banten Sebagai Material Edu-Ekowisata. Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning 14 (1): 75-78.

Mistar. 2008. Panduan Lapangan Amfibi Kawasan Ekosistem Leuser. Bogor. The Gibbon Foundation dan PILI-NGO Movement.

Mueller-Dumbois, D., & Ellenberg, H. 1974. Aims and Methods of Vegetation Ecology. New York: John Wiley & Sons.

Nurudin, F. Achmad, Nana Kariada, dan Andin Irsadi. 2013. Keanekaragaman Jenis Ikan si Sungai Sekonyer Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah. Unnes J Life Sci 2 (2): 118-125.

Odum, Eugene P. 1971. Fundamentals Ecology. London: W. B. Saunders Company.

Oosting, H. J. 1956. The Study of Plant Communities – An Introduction to Plant Ecology.

Prabowo, Yusuf, Muhammad Insan Fathin, A. Iftachil Falach, Ridho Mahesa, dan Rio Christy. Keanekaragaman dan Kemerataan Spesies

Anggota Ordo Anura di Lereng Selatan Gunung Merapi Tahun 2012. Biosfera 32 (1): 1.

Pradana, Rizal Adistya Putra, Rica Hanim Fadhilah, Nur Aula, M. H. F. Amin. 2019. Inventarisasi dan Status Konservasi Jenis Herpetofauna di Air Terjun Watu Ondo. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek Ke-IV: 219-223.

Qurniawan, Tony Febri, dan Rury Epilurahman. 2012. Keanekaragaman Jenis Herpetofauna di Kawasan Ekowisata Goa Kiskendo, Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Biota 17 (2)

Riyanto, Awal. 2008. Komunitas Herpetofauna di Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat. Jurnal Biologi Indonesia 4 (5): 349-358.

Rusila Noor, Y., M. Khazali, dan I N.N. Suryadiputra. 1999. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. PHKA/WI-IP, Bogor.

Rusli, Nathan. 2020. Panduan Bergambar Ular Jawa. Bogor: Indonesia Herpetofauna Foundation.

Sardi, Muhammad, Eri anto, dan Sarma Siahaan. 2014. Keanekaragaman Herpetofauna di Resort Lekawai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari 2 (1): 126-133.

Second Edition. San Fransisco and London: W. H. Freeman and Company.

Soerianegara, I & Indrawan, A. 1978. Ekologi Hutan Indonesia. Departemen Manajemen Hutan. Bogor: Fakultas Kehutanan IPB.

Solsky M., D Smolova, J. Dolezalova, K. Sebkova, and J. Vojar. 2014. Clutch size variation in Agile Frog Rana dalmatina on post-mining areas. Polish Journal of Ecology. Pol. J. Ecol. 62: 679–677.

Tarekat. 2014. Keanekaragaman Jenis Katak dan Kodok (Ordo Anura) di Sepanjang Sungai Opak Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Biologi 18 (2): 52-59.

Tony F. Qurniawan, Kukus I. Kusuma, dan Chomsun H.K. 2010. Studi Awal Keanekaragaman Herpetofauna di Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Zoo Indonesia 19 (1): 19-30.

Vitt L.J., Shepard D.B., Vieira G.H.C., Caldwell J.P., Colli G.R., Mesquita D.O. 2008. Ecology of Anolis nitens brasiliensis in cerrado woodlands of Cantão. Copeia. 2008; 142–151.

Walton JL. 2012. The Effects of Mine Land Reclamation on Herpetofaunal Communities. University of Texas, Arlington.

Widodo, Agus, Yusfiati, dan Defri Yoza. 2013. Keanekaragaman Jenis Herpetofauna di Kawasan Universitas Riau Panam Pekanbaru. Karya Tulis Ilmiah. Universitas Riau: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Yanuarefa, M.F, G, Heriyanto dan U. Joko .2012. Panduan Lapang Herpetofauna (Amfibi dan Reptil) Taman Nasional Alas Purwo. Balai Taman Nasional Alas Purwo.

Yudha, D. S., Rury Eprilurahman, Trijoko, Muhammad Faisal Alwi, dan Asmaa’anugerah

Zug, G. R. 1993. Herpetology: An Introductory Biology of Amphibians and Reptiles. Academic Press. San Diego California.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats