Model Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit Swadaya

Syaiful Hadi, Novia Dewi, Rosnita Rosnita

Sari


Pembangunan perkebunan kelapa sawit rakyat yang dimulai dengan pola PIR telah berhasil menjadikan perkebunan kelapa sawit sebagai sumber pekerjaan, pendapatan dan penanggulangan kemiskinan serta sumber devisa negara. Setelah lebih dari 25 tahun, perkebunan kelapa sawit rakyat sudah mulai tidak produktif lagi sehingga perlu diremajakan namun kinerja program peremajaan kelapa sawit rakyat (PSR) relatif sangat rendah, hanya pekebun plasma yang ‘dapat’ berpartisipasi dalam peremajaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model peremajaan kelapa sawit pekebun swadaya yang sesuai dengan kharakteristik pekebun dengan menggerakan para pihak terkait secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode survei. Responden dalam penelitian ini adalah petani kelapa sawit pola swadaya sebanyak 275 orang dan  11 responden ahli Model prioritas dianalisis menggunakan analisis AHP (Analytical Hierarchy Process). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Kemitraan Penuh adalah model terbaik untuk meremajakan kebun kelapa sawit pekebun swadaya, namun daya jangkau model ini sangat terbatas. Model yang lebih berpihak dan sesuai dengan karakteristik pekebun swadaya untuk dikembangkan adalah Model Offtaker Pekebun Swadaya yang dalam pelaksanaannya dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan.


Kata Kunci


kelapa sawit, model, pekebun swadaya, peremajaan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dirjenbun. (2019). Statistik Perkebunan Indonesia 2017 – 2019 – Kelapa Sawit. Available at https://drive.google.com/ file/d/1rlmMNUbPPM99DA-Ywo-Prv3cmPnWo FUUp/ wiew.

Forman, E.H. (2006). Decision by Objectives. Department of Decision Science, School of Business, The George Washinton University. Available at http://mdm.gwu.edu/forman/DBO

Hadi, S., Rosnita & Dewi, N. (2019). Pengembangan Model Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Pola Swadaya. Laporan Penelitian Kerjasama Antara LPPM Universitas Riau Dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) kementerian Keuangan. Pekanbaru, Riau, Indonesia: LPPM Universitas Riau

Hadi, S & Tarumun, S. (2011). The Future and The Sustainable of Smallholder Oil Palm Plantation Development as an Engine of Regional Economic Growth. The 3rd IRSA International Institute “Regional Development and Finances Challenges for Expanding and Financing Public Service in The Decenteralized Era. Padang, Sumatera Barat: Andalas University. Diakses dari http://irsa.or.id.past-irsa-annual-conferences/the-3rd-irsa-international- institute/.

Saaty, T.L & Niera, M. P (2006). A Framework for Making a Better Decision: How to Make More Efefective Site Selection, Store Closing and Other Real Estate Decision. Research Review, Vo. 13, No. 1, pp. 4. Diakses dari http://mdm.gwu.edu/ forman/Saaty_Niemira_paper.

Sitohang, H. Y. (2019). Pengelolaan Kebun Swadaya Dengan Pola Kemitraan Usaha Strategis – Sinar Mas ‘Agribusiness and Food. Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Model Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Pola Swadaya, 15 Juli 2019. Pekanbaru, Riau-Indonesia: LPPM Universitas Riau.

Utami, R., Putri, E.I.K & Ekayani, M. (2017). Dampak Ekonomi dan Lingkungan Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus: Desa Penyabungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi). Indonesia Journal of Agricultral Sciences. Vol 22, No. 2, pp. 115 – 126. Diakses dari https://journal.ipb.ac.id/index.php/JIPI/article/view/15688/12695

Zikmun, W. G. (1997). Business Research Methods (5th Ed.) Orlando, Florida: The Dryden Press.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats