Analisis Daya Saing Minyak Kelapa Sawit di Pasar Tujuan Alternatif Ekspor Tahun 2001-2020

Prima Riska Oktaviana, Darsono Darsono, Umi Barokah

Sari


Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia selama dua dekade terakhir, terus mengalami pertumbuhan yang didasari pada meningkatnya kuantitas serta nilai ekspornya. Posisi Indonesia sebagai negara eksportir utama minyak kelapa sawit dunia perlu dipertahankan. Salah satunya adalah dengan mencari negara tujuan alternatif ekspor yang lain. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap negara tujuan utama. Sebuah analisa untuk mengetahui alternatif negara tujuan ekspor yang memiliki daya saing ekspor tinggi tentu diperlukan. Penelitian daya saing produk minyak kelapa sawit  Indonesia di analisa berdasarkan negara tujuan alternatif ekspor (Belanda, Amerika Serikat, dan Mesir). Metode yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana ekspor minyak kelapa sawit Indonesia mampu berdaya saing di pasar internasional adalah analisis RCA (Revealed Comparative Advantage) dan untuk mengetahui apakah suatu produk dalam performa yang dinamis atau tidak digunakan alat analisis EPD (Export Product Dynamics). Hasil analisis menunjukkan bahwa ekspor minyak kelapa sawit Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar tujuan alternatif ekspor Belanda, Amerika Serikat dan Mesir dengan nilai rata-rata RCA sebesar 55,37, 26.49, dan 48,83. Hasil analisis EPD menunjukkan bahwa perdagangan minyak kelapa sawit  Indonesia ke Belanda, Amerika Serikat dan Mesir masing-masing berada pada kuadran retreat, falling star dan rising star. Pemerintah dapat memberikan kebijakan yang sesuai untuk mendukung Mesir yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif sebagai salah satu alternatif tujuan ekspor minyak kelapa sawit yang menjanjikan.


Kata Kunci


ekspor, EPD, minyak kelapa sawit, RCA

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Balassa, B. 1977. Revealed comparative advantage revisited: an analysis of relative export shares of the industrial countries. Manchester School, Vol. 45, pp. 327-44.

BPDPKS, 2021. Industri Kelapa Sawit Mampu Bangkitkan Ekonomi Nasional. https://www.bpdp.or.id/industri-kelapa-sawit-mampu-bangkitkan-ekonomi-nasional-dan-media Industri kelapa sawit nasional/ Diakses pada tanggal 10 Januari 2022.

Ditjen Industri Agro Kemenperin, 2020. Lebih Dari 75 Persen Ekspor Indonesia Berupa Produk Manufaktur https://kemenperin.go.id/artikel/22613/Lebih-Dari-75-Persen-Ekspor-Indonesia-Berupa-Produk-Manufaktur. Diakses pada tanggal 10 Januari 2022.

Estherhuizen D. 2006. Measuring and Analyzing Competitiveness in the Agribusiness Sector: Methodological and Analytical Framework. University of Pretoria

Ferto, I. and Hubbard, L.J. 2003. Revealed comparative advantage and competitiveness in Hungarian agri-food sectors. World Economy, Vol. 26, pp. 247-59.

Immanuel, Suharno, and Amzul Rifin. 2019. “The Progressive Export Tax and Indonesia’S Palm Oil Product Export Competitiveness.” Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan 13(2): 211–32.

Manta, A. P. (2018). Analisis Daya Saing Komoditas Crude Palm Oil (CPO) Indonesia Ke Enam Negara Tujuan Utama di Pasar Asia dan Eropa Periode 2010-2016 (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).

Patone, C. D., Kumaat, R. J., & Mandeij, D. 2020. Analisis Daya Saing Ekspor Sawit Indonesia ke Negara Tujuan Ekspor Tiongkok dan India. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 20(03).

Porter, Michael E. 1990. The Competitive Advantage of Nations. The Free Press. New York.

Saptanto, Subhecanis. 2011. Daya Saing Ekspor Produk Perikanan Indonesia Di Lingkup ASEAN-China. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Vol 6 No 1. Hal 51-60.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats