Model Rooftop yang Memanfaatkan Botol Bekas untuk Penanaman Kangkung Darat (Ipomea Reptans Poir) dengan Komposisi Media Tanam dan Dosis Pupuk Npk yang Berbeda

Agus Sugianto, Annis Sholihah

Sari


Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam  dengan dosis pupuk NPK pada model rooftop. Penelitian di laksanakan di atap green house lantai  ke-3, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Malang. Penelitian dilakukan 02 Oktober sampai dengan 08 Nopember 2021. Percobaan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor. Faktor I adalah komposisi media tanam (M) yang terdiri dari 3 level yaitu : M1 : tanah = 50 %, pasir = 25 %, kompos = 25 %; M2 : tanah = 25 %, pasir = 50 %, dan kompos = 25 %; dan  M3 = tanah = 25 %, pasir = 25 %, dan kompos = 50 %. Faktor II dosis pupuk NPK (D) terdiri dari 5 level yaitu D0 = tanpa pupuk (kontrol), D1 = 1,5 g, D2 = 3 g, D3 = 2,25 g, dan D4= 4,5 g. Hasil Penelitian disimpulkan: 1). Model rooftop dengan pengaruh interaksi antara komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK pada variabel jumlah daun umur 21, 28, dan 31 hst; serta luas daun umur 31 hst. Kombinasi perlakuan yang direkomendasikan adalah M3D3. 2). Pada variable  bobot segar total dan bobot kering total tanaman secara terpisah tanpa pemberian pupuk NPK masih mampu memberikan pengaruh yang baik.


Kata Kunci


rooftop; kangkung darat; botol bekas; komposisi media; dosis NPK

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Edi, R dan Syafri. (2014). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kavngkung Darat (Ipomoea Reptans Poir). Jurnal Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. III (1): 6-11.

Fauzi, A. R., (2014). Pengaruh Penyiraman dan Dosis Pemupukan Terhadap Pertumbuhan Kangkung (Ipomoea reptans Poir) pada Komposisi Media Tanam Tanah danPasir. Jurnal Agrotrop IV (2): 104-111.

Hardiyatmo, H.C. (2002). Mekanika Tanah I. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Haryoto. (2009). Bertanam Kangkung Raksasa di Pekarangan. Kanisius, Yogyakarta.

Luther, K. (2012). Panen dan Menyimpan Benih Sayur-sayuran : Buku Panduan Untuk Petani. The World Vegetable Center Publication. Shanhua, Tainan, Taiwan.

Morgan, L dan S. Lennard. (2000). Hydroponic Capsicum production. a comprehensive, practical and scientific guide to commercial hydroponic capsicum production, Casper Publications Pty Ltd, Narrabeen, Australia.

Muntashilah, H. Ummi, T. Islami, dan H. Sebayang. (2015). Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir). Jurnal Produksi Tanaman, III (5): 11-16.

Parawansa dan Ismaya. (2014). Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair Urin Sapi Pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir). Jurnal Agrisistem. II (3): 8-15

Purwandari, A. W. (2006). Budidaya Tanaman Kangkung. Jakarta: Ganeca Exact.

Sofiari, E. 2009. Karakterisasi Kangkung Varietas Sutera Berdasarkan Panduan. Yogyakarta. Kanisius.

Supriyanto QD, Erwanto, Setiono. (2006). Pengaruh Macam Bahan Organik Media Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Semai Batang Bawah Jeruk Citroen (JC.) Bul Penel Hort (1): 45–48.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats