Model Pengembangan Ekowisata Pulau Bayur Kabupaten Kampar dengan Pendekatan Riverfront Landscape

Muhd. Arief Al Husaini, Wahyu Hidayat, Mashuri Mashuri, Indra Kuswoyo

Sari


Pulau Bayur adalah salah satu dusun di Desa Padang Luas Kabupaten Kampar yang memiliki potensi wisata sungai Kampar. Potensi kawasan ini adalah panorama sungai kampar, festival, dan kuliner tradisional. Saat ini kawasan tidak dikelola dengan baik sehingga kegiatan wisata tidak maksimal. Permasalahan pada kawasan seperti kekurangan fasilitas pengelola dan publik, sampah, semak belukar, dan banjir. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menghasilkan rancangan yang dijadikan sebagai model pengembangan kawasan menjadi kawasan ekowisata. Metode pelaksanaan kegiatan adalah bottom-up approach yaitu merancang berdasarkan minat dan kebutuhan yang dipaparkan oleh masyarakat yang selanjutnya mengedepankan pendekatan adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui syncronic reading dengan cara observasi dan diskusi. Hasil kegiatan ini adalah model rancangan pengembangan ekowisata melalui pendekatan Riverfront Landscape yang mengintegrasikan kebutuhan wisata dan menjaga kondisi lingkungan. Konsep yang diterapkan adalah dengan membagi zonasi kawasan menjadi lima zona yaitu kuliner, festival, pantai, plaza, dan dermaga.

Kata Kunci


Pulau Bayur, Ekowisa, Riverfront Landscape

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Chen, C. (2011). A Study On Sustainable Riverfront Landscape Design: On Design Strategy Based On Ecological Recovery And Context Protection. University of Florida.

Darjosanjoto, E. T. S. (2012). Penelitian Arsitektur Dibidang Perumahan dan Permukiman. ITS Press, Surabaya.

Marpaung, H. (2002). Pengantar Pariwisata. Alfabeta, Bandung.

Muntasib, EKSH. (2007). Prinsip Dasar Rekreasi Alam dan Ekowisata. IPB, Bogor.

Suwantoro, Gamal. 2004. Dasar-dasar Pariwisata. Penerbit Andi, Yogyakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats