Penggunaan Bahan Organik untuk Mengurangi Cekaman Salinitas pada Tanaman Bawang Merah

Usman Kris Joko Suharjo, Marlin Marlin, Dita S. Purnama

Sari


Produksi bawang merah di propinsi Bengkulu masih sangat rendah karena lahan produktif yang ada sudah digunakan untuk memproduksi komoditas hortikultura lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Perluasan lahan produksi bawang merah dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan pesisir. Terkait dengan hal ini, maka sebuah penelitian untuk menguji ketahanan tanaman bawang merah terhadap cekaman salinitas perlu dilakukan. Tujuan akhir penelitian ini adalah mengurangi dampak negatif salinitas pada tanaman bawang merah dengan aplikasi bahan organik kotoran sapi. Rancangan yang digunakan adalah acak lengkap (RAL), yang disusun secara faktorial (2 faktor; 5 ulangan). Faktor pertama yang diuji adalah kadar garam (G) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: G0 = 0 mM NaCl dan G1 = 150 mM NaCl. Faktor kedua adalah bahan organik (B) yang terdiri dari 2 taraf, yaitu : B0 = 0 ton ha-1, B1 = 10 ton ha-1, dan B2 = 20 ton ha-1. Benih bawang merah (2 umbi) ditanam pada polibeg berisi 5 kg pasir air tawar. Perlakuan yang diuji adalah konsentrasi larutan garam, yaitu (0, 50, 75, 100, dan 150 ppm. Larutan garam diaplikasikan secara hidroponik dengan sistem Wick sejak tanam sampai dengan panen. Variabel yang diukur meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, jumlah daun, bobot tanaman, bobot akar, diameter umbi, panjang umbi, jumlah umbi per rumpun, dan bobot basag dan kering umbi. Data dianalisis dengan analisis varian pada taraf 5% dilakukan uji nilai tengah dengan DMRT 5%. Salinitas menurunkan pertumbuan dan hasil bawang merah, di mana semakin tinggi konsenrtasi larutan garam, semakin negatif pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanama dan hasil umbi bawang merah.

Kata Kunci


bawang merah, salinitas, bahan organik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ali, A., S.M.A. Basra, S. Hussain, & J. Iqbal. (2012). Salt stress alleviation in field crops through nutritional supplementation of silicon. Pakistan Journal of Nutrition 11(8), 637-655. Arifiani F.N., B. Kurniasih, & R. Rogomulyo. (2018). Pengaruh bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil padi (Oryza sativa L.) tercekam salinitas. Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada, Jogyakarta. Altey, D.K.A. (2017). Mitigation of salt stress by organic matter dan GA3 on growth and peroxidase activity in pepper (Capsicum annum L.). Advances in Natural and Applied Sciences, 11(10), 1-11. Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Bengkulu. (2017). Rencana aksi daerah pengembangan ekonomi kemaritiman di provinsi bengkulu tahun 2017, Bengkulu. Beinsen C., R. Sumalan, & S. Vacta. (2015). Pengaruh stres garam terhadap kualitas beberapa landraces lokal bawang merah (Allium cepa L.). Ilmu Pengetahuan Pertanian dan Kedokteran Hewan Timisoara Calea. Fakultas Hortikultura dan Kehutanan. Universitas Banat. Deshandayani, D. (2019). Respon lima varietas tanaman melon (Cucumis melo L.) terhadap cekaman salinitas. Skripsi Fakultas Pertanian UNIB (tidak dipublikasikan). Evelin, H., T.S. Devi, S. Gupta, & R. Kappor. (2019). Mitigation of salinity stress in plants by arbuscular mycorrhizal symbiosis: current understanding and new challenges. Frontier in Plant Sciences, 10, 1-21. Ferdous, J., M.A. Mannan, M.M. Haque, M.S. Alam, & S. Takujder. (2018). Mitigation of salinity stress in soybean using organic amendments. Bangladesh Agron. J., 21(1), 39-50. Hanci, A, E. Cebeci1, E. Uysal & H.Y. Dasgan. (2016). Pengaruh stres garam pada beberapa parameter fisiologis dan kandungan elemen mineral tanaman bawang (Allium cepa L.) F.

Ismail S. (2017). Uji viabilitas bibit bawang merah pada cekaman salinitas. Fakultas Pertanian.Universitas Swadaya Gunung Jati Kusmiyati, E.D. Purbajanti & B.A. Kristanto. (2009). Karakter fisiologis pertumbuhan dan produksi legum pakan pada kondisi salin. Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro, Semarang.

Mayun, I. A. (2007). Efek mulsa jerami padi dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di daerah pesisir. Agritrop., 26(1), 33-40. Pranasari R.A., T. Nurhidayati, & K.I. Purwani. (2012). Persaingan tanaman jagung (Zea mays) dan rumput teki (Cyperus rotundus) pada pengaruh cekaman garam (NaCl). Jurusan Biologi Fakultas MIPA. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. Sopandie, D. (2013). Fisiologi adaptasi tanaman terhadap cekaman abiotik pada agroekosistem Tropika. IPB Pres, Bogor.

Suharjo, U.K.J., P. Prasetyo, & D.R. Arsela. (2019). Use of soil amendments to reduce salinity stress in red spinach. Biogenesis.

Swasono, F.D.H. (2012). Karakteristtik fisiologi toleransi tanaman bawang merah terhadap cekaman kekeringan di tanah pasir pantai. Jurnal AgriSains, 3(4), 88-102.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats