Pertumbuhan Sawi Hijau (Brassica juncea l) dengan Bokashi sebagai Substitusi Pupuk N-P-K di Tanah Ultisol

Rosi Widarawati, Hana Hanifa

Sari


Penelitian menggunakan aplikasi bokashi dan pengurangan dosis anjuran pupuk N-P-K (Urea, SP36 dan KCl) untuk 1)Mengkaji pengaruh pemberian bokashi dan pengurangan pupuk N-P-K (Urea, SP36 dan KCl) terhadap pertumbuhan sawi hijau, 2) Mengetahui dosis optimal dari bokashi dan pupuk N-P-K (Urea, SP36 dan KCl) terhadap pertumbuhan sawi hijau dan 3) Mengetahui pengaruh dosis bokashi untuk mengurangi penggunaan dosis pupuk N-P-K (Urea, SP36 dan KCl) dari dosis anjuran. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2020 sampai Juli 2020 di experimental farm Fakultas Pertanian UNSOED. Percobaan faktorial menggunakan RAKL, 3x3 diulang sebanyak tiga (3) kali. Faktor pertama yaitu dosis bokashi 20 ton/ha, 40 ton/ha dan 60 ton/ha. Faktor kedua yaitu pengurangan dosis pupuk N-P-K (Urea, SP36 dan KCl) pengurangan 25%, 50% dan 75% dosis anjuran. Variabel yang diamati adalah sifat kimia terpilih Ultisol (pH H2O, Al dd, C organik dan P tersedia), pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, bobot tajuk segar, jumlah daun, luas daun, panjang akar, bobot akar segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi sebagai subtitusi pupuk N-P-K (Urea, SP36 dan KCl) dapat mendukung pertumbuhan sawi hijau pada Ultisol. Kombinasi perlakuan menunjukan terdapat interaksi pada semua variabel pengukuran kecuali luas daun, maka dapat disimpulkan bahwa bokashi 60 ton/ha mampu mensubtitusi pupuk N-P-K (Urea, SP36 dan KCl) 50% dari dosis anjuran.

Kata Kunci


Bokashi, N-P-K (Urea, SP36 dan KCl), Ultisol, Sawi hijau

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Afif, E., A. Matam & J. Torrent (2003) Availabity of phosphate applied to calcareous soil of West Asia and North Africa. Soil Sci. Soc. Am. J. 57, 756-760.

Dahlan D, Musa Y, & Ardah MI. (2017). Pertumbuhan dan produksi dua varietas padi sawah pada berbagai perlakuan anjuran pemupukan. J Agrivigor.11(2), 262-274.

Gardner FP, Pearce RB, & Mitchell RL. (1991). Physiology of crop plants. Diterjemahkan oleh H.Susilo. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Harjoso, T. S. Nurchasanah & A.Y. Rahayu. 2011. Karakter morfologi padi pada pertanaman dengan pendekatan SRI (System of Rice Intensification). Jurnal Agrin., 15(2).

Indriani, Y. H. (2007). Membuat kompos secara kilat. Penebar Swadaya, Jakarta.

Kaya, Elizabeth. (2009). Ketersediaan fosfat, serapan fosfat dan hasil tanaman jagung (Zea mays L) akibat pemberian bokashi ela sagu dengan pupuk fosfat pada ultisols. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 9(1), 30-36.

Mardin, S & A.H. Syaeful Anwar. (2017). Upaya peningkatan produktivitas wortel (Daucus carota L) pada tanah ultisol dengan biochar dan POC di dataran rendah. Prosiding Seminar Nasional.

Marschner, P. (2012). Marschner’s mineral nutrition of higher plant (Third Edition). School of Agriculture, Food and Wine. The University of Adelaide, Australia.

Pasaribu, E.A. (2009). Pengaruh waktu aplikasi dan pemberian berbagai dosis kompos azolla (Azolloa Sp) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kailan (Brassica oleracea Var. Achephala DC). Skripsi. Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Univeritas Sumatra Utara, Medan.

Perwita, D.A. (2011). Pengaruh pembenaman jerami serta aplikasi pupuk organik dan hayati untuk mereduksi penggunaan pupuk N-P-K pada padi sawah (Oryza sativa L.) Skripsi. Institut Petanian Bogor, Bogor (ID).

Prasetyo, B.H. D. Subardja, & B. Kaslan. (2005). Ultisols dari bahan volkan andesitic di lereng bawah G. Ungaran. Jurnal Tanah dan Iklim, 23, 1−12.

Simarmata, T. (2005). Itegrated ecological farming system for a suistanable agricultural practies in Indonesia. Pp. 150-162. In: T. Sembiring and D. Prinz (Eds.), Proceding International Seminar on Sustainable Resources Development, Bandung

Sirappa, Kasman & Bustaman. (2004). Tanggapan tanaman padi dan kedelai terhadap pemberian pupuk organik yang dikombinasikan denan pupuk anorganik pada pola tanam pai- kedelai di lahan sawah irigasi. Jurnal Agrotopi, 1(1).

Syam`un E, Kaimuddin, & Dachlan A. (2016). Pertumbuhan vegetatif dan serapan n tanaman yang diaplikasi pupuk n anorganik dan mikroba penambat n non-simbiotik. J Agrivigor. 11(2), 251-261.

Triwarsana, L.R.D. (2009). Pengaruh dosis pupuk urea dan urine sapi pada tanaman kacang hijau (Vigna radiate L). J. Produksi Tanaman, 2(2), 7-11.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats