Perbaikan Teknologi Budidaya Tanaman Jagung Bersari Bebas sebagai Upaya Peningkatan Produksi dan Pendapatan Petani

I Wayan Sutresna, I Wayan Sudika, Dwi Ratna Anugrahwati

Sari


Rendahnya produksi akibat penguasaan terhadap teknologi budidaya jagung yang kurang memadai, pendapatan per kapita relatif rendah, pendidikan juga rendah dan sebagian besar berpendidikan Sekolah dasar ; Kesenjangan antara peneliti dengan penyuluh, sehingga menyebabkan informasi yang diterima petani terasa masih kurang; Pendapatan kelompoktani masih rendah akibat kualitas sumberdaya manusianya seperti pengetahuan, ketrampilan dan penerapan teknologi budidaya jagung rendah menyebabkan tingkat produksi pertanian relatif rendah; Peranan kelembagaan kelompoktani tidak efektif untuk aktifitas usaha tani dan rendahnya motivasi petani untuk berusahatani. Tujuan dari kegiatan ini yaitu: Memberikan bekal pengetahuan tentang dasar teori perbaikan teknologi budidaya dan pelaksanaanya di lapangan dalam bentuk Demontrasi Plot. Metode yang digunakan dalam penerapan program pengabdian kemiteraan ini adalah metode Pendidikan Orang Dewasa (POD) atau Androgogi dengan menekankan pada partisipasi aktif dari peserta diskusi dan demontrasi lapang (Demplot). Hasil yang dicapai adalah: Pengetahuan petani tentang teknologi budidaya tanaman jagung bersari bebas telah bertambah dan Petani dapat mengenal serta membedakan produksi hasil tanaman jagung varietas Lamuru 7,475 ton/ha dengan Sukmaraga 7,247 ton/ha pada lingkungan tumbuh (Urea 150 kg/ha, Posnka 250 kg/ha dan pupuk organik 2000 kg/ha dengan jarak tanam (50x20)x100)

Kata Kunci


Teknik budidaya, jagung bersari bebas, pendidikan orang dewasa, demplot

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Pusat Statistik Propinsi NTB. (2007). Nusa Tenggara Barat Dalam Angka. Mataram: Badan Pusat Statistik Propinsi NTB.

Dwiani, Sutresna dan Sudika. (2009). Pengembangan Agroteknologi Tanaman Jagung pada Tiga Tipe Agroekosistem Lahan Kering di Pulau Lombok. Laporan Penelitian (DP2M)

Sutresna, I W. 2008. Efektivitas Seleksi Simultan Dalam Perbaikan Hasil, Umur dan Biomassa Populasi Jagung (Zea mays L.). AGRIVITA. 30 (2): 118-125

Sutresna, I W. Sanisah dan A. Muliarta. 2003. Evaluasi Plasma Nutfah Tanaman Tagung Dalam Tumpangsari Dengan Kacang Tanah Pada Tiga Tipe Agroekosistem Lahan Kering Di Pupalau Lombok NTB. Laporan Penelitian (DP2M)

Sutresna, I W. Sudika, I.W. Awaludin. 2007. Seleksi Simultan pada Populasi Jagung untuk Mendapatkan Daya Hasil Tinggi dan Berumur Genjah pada Lahan Kering di NTB. Laporan Penelitian (KKP3T)

Sutresna, I W. Sudika, I.W. Awaludin. 2008. Seleksi Simultan pada Populasi Jagung untuk Mendapatkan Daya Hasil Tinggi dan Berumur Genjah pada Lahan Kering di NTB. Laporan Penelitian (KKP3T)

Sutresna., I W., Aryana, I.G.P.M., and Gunartha. (2018). Evaluation Of Superior On Growth Environment With Improved Cultivation Technology. IOSJR Journal of Agriculture and Veterinary Science, 11(6): 1-4.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats