Pengaruh Arang Aktif (Charcoal) pada Media MS untuk Meningkatkan Pertumbuhan Anggrek pada Kultur In Vitro

Lely Zulhaida Nasution, Erpina Delina Manurung, Muainah Hasibuan, Mieke Afni Hardayani

Sari


Media MS (Murashige and Skoog) merupakan media dasar yang paling banyak digunakan dalam perbanyakan secara kultur in vitro dengan modifikasi komposisi atau penambahan bahan lain di dalamnya. Salah satu bahan adenda yang berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman in vitro adalah arang aktif karena kemampuannya sebagai penyedia unsur hara bagi tanaman, adsorbsi zat toksik serta menghambat penggelapan media. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan arang aktif pada komposisi media MS yang berbeda terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium secara in vitro ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan BPTP Sumatera Utara pada bulan April – September 2017. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 taraf perlakuan meliputi media 1 MS (M0), media ½ MS (M1), media MS + charcoal (M2), dan media ½ MS + charcoal (M3) yang diulang sebanyak 5 kali. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA diikuti uji lanjut DMRT 95 %. Pemberian arang aktif pada media kultur mendukung pertumbuhan tinggi planlet, berat planlet, dan pertambahan tunas namun tidak mendukung pertumbuhan lebar daun dan panjang daun

Kata Kunci


arang aktif, media MS, pertumbuhan, anggrek, kultur in vitro

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akbar, M, A., Faridah, E., Indrioko, S., & Herawan, T. (2017). Induksi Tunas, Multiplikasi dan Perakaran Gyrinops versteegii (Gilg.) Domke Secara In Vitro. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan 11 (1):155-168.

Fandani, H.S., Mallomasang, S.N & Korja, I.N. (2018). Keanekaragaman Jenis Anggrek pada Beberapa Penangkaran di Desa Ampera dan Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Jurnal Warta Rimba 6 (3):14-20.

Ferziana. (2013). Pengaruh Pupuk Daun dan Arang Aktif pada Media Subkultur II terhadap Pertumbuhan Bibit Anggrek Phalaenopsis. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan 13 (3): 144-150.

Ferziana & Erfa, L. (2013). Pengaruh Tripton dan Arang Aktif pada Pembesaran Bibit Anggrek Phalaenopsis In Vitro. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol. 13 (1): 45-51.

Goerge, E.F. (1996). Plant Propagation by Tissue Culture Part 1 in Practice, 2nd Edition. Exegitics Limited. England. 574 pp.

Gunawan, E & Pasaribu, S. (2021). Berkah Bisnis Anggrek pada Masa Pandemi Covid-19. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Kementerian Pertanian. http://pse.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/covid-19/berita-covid19/698-berkah-bisnis-anggrek-pada-masa-pandemi-covid-19#!/ccomment.

Heriansyah, P., Sagiarti, T & Rover. (2014). Pengaruh Pemberian Myoinositol dan Arang Aktif pada Media Sub Kultur Jaringan Tanaman Anggrek (Dendrobium sp). Jurnal Agroteknologi 5 (1): 9 – 16.

Lempang, M. (2014). Pembuatan dan Kegunaan Arang Aktif. Info Teknis EBONI 11 (2): 65 – 80.

Mardhikasari, S., Yunus, A & Samanhudi. (2020). Modification of Media for Banana In Vitro Propagation with Foliar Fertilizer and Coconut Water in cv. Rajabulu. Journal of Sustainable Agriculture 35(1):23-32.

Nurfadilah, S. (2015). The Effect of Culture Media and Activated Charcoal on Asymbiotic Seed Germination And Seedling Development of A Threatened Orchid Dendrobium taurulinum J.J. Smith In Vitro. Berita Biologi 15(1): 49-57.

Pari, G., Santoso, A & Hendra, J. (2006). Pembuatan dan Pemanfaatan Arang Aktif Sebagai Reduktor Emisi Formaldehida Kayu Lapis. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 24 (5): 425-436.

Pratama, J & Nilahayati. (2018). Modifikasi Media MS dengan Penambahan Air Kelapa untuk Subkultur I Anggrek Cymbidium. Jurnal Agrium 15 (2):96-109.

Pusat Data & Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian (Pusdatin Kementan). (2015). Outlook Komoditas Pertanian Subsektor Hortikultura Anggrek. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. Jakarta Selatan. 27 halaman.

Setiawati, T., Zahra, A., Budiono, R., & Nurzaman, M. (2018). Perbanyakan In Vitro Tanaman Kentang (Solanum tuberosum [L.] cv. Granola) Dengan Penambahan Meta-Topolin Pada Media Modifikasi MS (Murashige & Skoog). Jurnal Metamorfosa V (1): 44-50.

Tuhuteru, S., Hehanussa, M.L., & Raharjo, S.H.T. (2012). Pertumbuhan dan Perkembangan Anggrek Dendrobium anosmum Pada Media Kultur In Vitro dengan Beberapa Konsentrasi Air Kelapa. Agrologia 1(1):1-12.

Thomas, T.D. (2008). The role of activated charcoal in plant tissue culture. Biotechnology Advances 26:618–631.

Yusnita & Handayani, Y. (2011). Pengecambahan Biji dan Pertumbuhan Seedling Phalaenopsis Hibrida In Vitro pada Dua Media Dasar dengan atau Tanpa Arang Aktif. Jurnal Agrotropika 16(2): 70-75.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats