Uji Kemampuan Ekstrak Kulit Jeruk dalam Menghambat Pertumbuhan Ralstonia solanacearum dari Tanaman Tomat secara In Vitro

Syafrina I. Ramadhani, Yusriadi Marsuni, Noor Aidawati

Sari


Infeksi Ralstonia solanacearum pada tanaman tomat mengakibatkan kerusakan pada pangkalbatang yang mengakibatkan layu tanaman dan kehilangan produksi dalam jumlah yang besar.Banyak cara untuk melakukan pencegahan serangan R. solanacearum ini, namun serangantetap ada. Perlu dilakukan pengendalian yang ramah lingkungan seperti memanfaatkan agenshayati maupun bahan bahan nabati seperti kulit buah jeruk yang dilaporkan mengandungsenyawa fitokimia yang bersifat antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuikemampuan ekstrak dari kulit dari jeruk (nipis, bali, sambal, siam banjar dan limau kuit) yangberpotensi dalam menghambat koloni R. solanacearum secara in vitro. Metode yangdigunakan menguji ekstrak dari kulit Jeruk dengan rancangan acak lengkap dengan 6 (enam) perlakuan yang diulang sebanyak 4 (empat) kali). Hasil yang didapatkan adalah ekstrak kulitjeruk mampu menekan/menghambat bakteri R. solanacearum pada cawan petri, dankesimpulannya adalah kulit jeruk nipis yang paling berpotensi dari lima ekstrak kulit jeruktersebut.

Kata Kunci


Ekstrak Kulit Jeruk, In Vitro, Ralstonia solanacearum

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Affan, I., Razali & Rastina. (2017). Jumlah cemaran total plate count (TPC) dan Escherichia coli susu kambing segar yang berasal dari usaha ternak kambing perah di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner, 2(1), 17-22.

Aldi, A. T. U. D. W. R. A. (2016). Efektivitas ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dengan NaOCl 5,25 % sebagai alternatif larutan irigasi saluran akar dalam menghambat bakteri Enterococcus faecalis. Skripsi. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanudin, Makassar.

Amalia, A., I. Sari & R. Nursanty. (2017). Aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat daun sembung (Blumea balsamifera (L.) DC.) terhadap pertumbuhan bakteri Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Prosiding Seminar Nasional Biotik, Banda Aceh.

Ariyani, H., Nazemi, M., Hamidah & Kurniati, M. (2018). The effectiveness of antibacterial the citrus lime peel extract (Citrus hystrix DC) of some bacteria. Journal of Current Pharmaceutical Sciences, 2(1), 136-141.

Arwiyanto, T. (2014). Ralstonia solanacearum: biologi, penyakit yang ditimbulkan dan pengelolaannya. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Asowata-Ayodele, M. A., Dabesor, P. A. & Afolabi, B. (2019). Phytochemical compositions and antimicrobial activities of Citrus sinensis and Citrus aurantifolia peels on selected pathogenic bacteria isolated from jollof rice. International Journal of Pathogen Research, 2(3), 1-7.

Atiqah, S. N. (2017). Optimasi dan uji pelepasan quercetin ekstrak daun kelor (Moringa oliefera) dalam sediaan gel-mikroemulsi. Skripsi. Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Base, N. H. (2018). Identifikasi kandungan senyawa flavonoid ekstrak kulit buah jeruk bali (Citrus maxima Merr.) secara kromatografi lapis tipis. Jurnal Yamasi, 2(1).

Choliq, F. A., Martosudiro, M., Istiqomah & Nijami, M. F. (2020). Isolasi dan uji kemampuan bakteriofag sebagai agens pengendali penyakit layu bakteri (Ralstonia solacearum) pada tanaman tomat. Jurnal Viabel Pertanian, 14(1), 8-20.

Chusine, T. P. T. & Lamb, A. J. (2005). Antimicrobial activity of flavonoids. International Journal of Antimicrobial Agents, 26(5), 343-356.

Costa, K. D. S., Dos Santos, P. R., Dos Santos, A. M. M., Silvia, A. M. F., Chagas, J. T. B., De Carvalho Filho, J. L. S., de L. Pereira, J. W., Silva, M. de O., Da Silva, J. R. & Menezes, D. (2019). Genetic control of tomato resistance to Ralstonia solanacearum. Euphytica, 215(136), 1-11.

Egra, S., Mhardiana, Rofin, M., Adiwena, M., Jannah, N., Kuspradini, H. & Mitsunaga, T. (2019a). Akivitas antimikroba ekstrak bakau (Rhizopora mucronata) dalam menghambat pertumbuhan Ralstonia solanacearum penyebab penyakit layu. AGROVIGOR: Jurnal Agroekoteknologi, 12(1), 26-31.

Egra, S. Mhardhiana, Patriawan, R., Kartinam S. Sitrait & Kusparidin, H. (2019b). Aktivitas antimikroba tanaman paku (Stenochlaena palustris dan Pteridium caudatum) terhadap bakteri (Ralstonia solanacearum dan Streptococcus sobnirus). Jurnal Jamu Indonesia. 4(1), 28-36.

Febrianti, D. R., Susanto, Y., Niah, R. & Latifah, S. (2019). Aktivitas antibakteri minyak atsiri kulit jeruk siam banjar (Citrus reticulata) terhadap pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Jurnal Pharmascience, 6(1), 10-17.

Genin, S. (2010). Molecular traits controlling host range and adaptation to plants in Ralstonia solanacearum. New Phytologis, 187, 920–928.

Goyal, P., Khanna, A., Chauhan, A., Chauhan, G. & Kaushik, P. (2008). In vitro evaluation of crude extracts of Catharanthus roseus for potential antibacterial activity. International Journal of Green Pharmacy, 2(3), 176-181.

Hidayat, R. (2018). Uji aktivitas antibakteri fraksi etanol kulit buah Citrus reticulata terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi cakram. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan UMM, Malang.

Husni, E., Ismed, F. & Afriyandi, D. (2020). Standarization study of simplicia and extract of calamondin (Citrus microcarpa Bunge) peel, quantification of hesperidin and antibacterial assay. Pharmacognosy Journal, 12(4), 777-783.

Jeffrey, M. H. Satari, Kurnia, D. & Sudigdoadi, S. (2020). Inhibition on Streptococcus mutans induced by the extract of Citrus aurantifolia peel. Journal of International and Medical, 13(1), 122-127.

Jones, J. B. & Harmon, C. (2010). R. solanacearum/culture media. The United States Department of Agriculture - National Reseach Intiative Program. 3–6.

Kasidal, N. Aidawati & Adriani, D. E. (2019). Uji efektifitas agensia hayati dalam mengendalikan penyakit layu bakteri Ralstonia solanacearum dan meningkatkan pertumbuhan serta hasil tanaman cabai (Capsicum annum). EnviroScienteae, 15(3), 349-356.

Manik, D. F., Hertiani, T. & Anshory, H. (2014). Analisis korelasi antara kadar flavonoid dengan aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan fraksi-fraksi daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap Staphylococcus aureus. Journal Khazanah, 6(2), 1-11.

Rudrappa, K. B., Suryawanshi, A. P., Punitkumar, N. D., Ganesh, J. K., Lambani, K. & Singh, R. (2016). Cultural and biochemical characterization of Ralstonia solanacearum causing bacterial wilt in tomato. Journal of Pure and Applied Microbiology, 10(4), 3111–3115.

Silvia, D. (2018). Uji aktivitas antifungi ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap jamur Candida albicans. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel, Surabaya.

Swamy, M. K., Akhtar, M. S. & Sinniah, U. R. (2016). Antimicrobial properties of plant essential oils against human pathogens and their mode of action: an update review. Evidence-Based Complementary and alternative medicine, 1-21.

Wana, N & Pagarra, H. (2018). Efektivitas ekstrak pektin dari kulit buah jeruk bali (Citrus maxima) sebagai antimikroba. Jurnal Ilmiah Bionature, 19(2), 140-151.

Wardani, R., Jekti, D. S. D. & Sedijani, P. (2018). Uji aktivitas antibakteri ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) terhadap pertumbuhan bakteri isolat klinis. Jurnal Penelitian Pendidikan Ipa, 5(1), 10-17.

Wiratama, I. P. R. S. (2014). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit jeruk bali (Citrrus grandis) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa secara In vitro. Abstrak Thesis. Fakultas Kedokteran UB, Malang.

Wulandari, M., Idawati, N. & Gusrizal. (2013). Aktivitas antioksidan ekstrak n-heksana, etil asetat dan metanol kulit buah jeruk sambal (Citrus microcarpa Bunge). Jurnal Kimia Khatulistiwa, 2(2), 90-94.

Yatin, F. A. K. (2016). Ketahanan beberapa genotipe tanaman tomat yang diberi irradiasi sinar gamma terhadap penyakit layu bakteri Ralstonia solanacearum. Skripsi. Fakultas Pertanian IPB, Bogor.

Yudha, P. A. & Ngadiani. (2018). Uji efektivitas antibakteri ekstrak kulit nanas (Ananas comosus L.) terhadap pertumbuhan Ralstonia solanacearum. Medical Technology and Public Heatlh Journal, 2(2), 109-114.

Zahro, L. & Agustini, R. (2013). Uji efektivitas antibakteri ekstrak kasar saponin jamur tiram putih (pleurotus ostreatus) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. UNESA Journal of Chemistry, 2(3), 120-129.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats