Tumbuhan Indonesia Potensial Sebagai Insektisida Nabati untuk Mengendalikan Hama Kutu Daun (Aphis gossypli) dan (Myzus pesicae) pada Tanaman Cabai Merah

Ika Purnamasari, Sri Endah Nurzannah

Sari


Cabai merah merupakan salah satu komoditas pertanian penting dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Penelitian ini berupa studi pustaka yang diperoleh dari beberapa sumber yaitu Perpustakaan Badan Penelitian dan Pengembangan, jurnal-jurnal di bidang pertanian, entomologi, dan teknologi pertanian serta sumber dari e-journal dan majalah ilmiah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui informasi terkait kerugian yang disebabkan hama kutu daun, potensi tumbuhan sebagai sumber insektisida nabati, mekanisme kerja insektisida nabati, perkembangan penelitian insektisida nabati terhadap kutu daun pada cabai merah, kendala dan strategi pengembangan pestisida nabati. Kerugian akibat serangan kutu daun mencapai 40 % pada musim kemarau, 10-30% selain musim kemarau, dan sebagai vektor menyebabkan kerugian sebesar 90%. Mekanisme kerja bahan nabati dikelompokkan dalam tiga kategori yakni, bahan alami dengan kandungan senyawa bersifat antifitopatogenik (antibiotika pertanian), senyawa bersifat fitotoksik atau mengatur tumbuh tanaman (fitotoksin, hormon tanaman dan sejenisnya) dan senyawa bersifat aktif terhadap serangga (hormon serangga, feromon, antifidan, repelen, atraktan dan insektisida). Tumbuhan yang digunakan untuk pengendalian kutu daun pada cabai merah yaitu: bawang putih, tembakau, kunyit, mimba, pepaya, jarak, brotowali, sirsak, dan cabai merah. Perlu dilakukan sosialisasi baik melalui penyuluhan maupun pelatihan dan demplot sebagai upaya untuk menyebarkan informasi tentang potensi suatu bahan ekstrak tumbuhan sebagai pestisida nabati.

Kata Kunci


Cabai merah, kutu daun, insektisida nabati

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anggraini, K., K. A. Yuliadhi, & Widaningsih, D. (2018). Pengaruh Populasi Kutu Daun pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum Annuum L.) terhadap Hasil Panen. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 7(1), 113-121.

Baharudin. (2016). Penggunaan Pestisida Nabati untuk Mengendalikan Hama dan Penyakit pada Tanaman Pangan, Industri dan Hortikultura. Prosiding Seminar Nasional Swasembada Pangan, 37-50.

Banjarnohor, I., Wibowo, L., Hariri, M.A., & Hasibuan, R. (2016). Pengaruh Pemberian Ekstrak Biji Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) terhadap Mortalitas Keong Emas (Pomacea sp.) di Rumah Kaca. Jurnal Agrotek, 4(2), 130-134.

Dermawan, E. P. (2010). Dynamicsof Vegetable Production, Distribution and Consumptionin Indonesia. Asia Vegetable Research and Development Center Publication. No. 00-489. 2000, 139-173.

Gunaeni, N. (2015). Pengelolaan Cabai Merah dengan Fokus Pengendalian Vektor dan Virus Mosaik. Agrin., 19(2), 125-140.

Hasyim. (2010). Efikasi dan Persistensi Minyak Serai Wangi sebagai Biopestisida terhadap Helicoverpa armigera. Balitsa Lembang Bandung.

Hodiyah, I & E. Hartini. (2015). Efikasi Beberapa Bahan Pestisida Nabati dalam Mengendalikan Hama Tanaman Cabai (Capsicum annum L.). Jurnal Untirta, 1-14.

Indiati, S.W. (2012). Pengaruh Insektisida Nabati dan Kimia Terhadap Hama Thrips Dan Hasil Kacang Hijau. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 31(3), 152–157.

Julaily, N., & Mukarlina, T.R.S. (2013). Pengendalian Hama pada Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) menggunakan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.). Protobiont, 2(3), 171-175.

Kardinan, A. (2011). Penggunaan Pestisida Nabati Sebagai Kearifan Lokal dalam Pengendalian Hama Tanaman Menuju System Pertanian Organik. Pengembangan Inovasi Pertanian, Vol 4(4): 262-278.

Khodijah. (2014). Kelimpahan Serangga Predator Kutu Daun Aphis Gossypii Di Sentra Tanaman Sayuran di Sumatera Selatan. Biosaintifika, 6(2): 76-84.

Moekasan, T. K., Suryaningsih, E., Sulastri, I., Gunadi, N., Adiyoga, W., Hendra, A., & Martono, M. A. (2019). Kelayakan Teknis dan Ekonomis Penerapan Teknologi Pengendalian Hama Terpadu pada Sistem Tanam Tumpanggilir BawangMerah dan Cabai. J. Hort., 14(3), 188 – 203.

Nechiyana. (2011). Penggunaan Ekstra Daun Pepaya (Carica papaya L) untuk Mengendalikan Hama Kutu Daun (Aphis gossypii) pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.). Skripsi: Universitas Riau.

Nindatu, M, Moniharapon, D. D., & S. Latuputty. (2016). Efektifitas Ekstrak Cabai Merah (Capsicum annum L) terhadap Mortalitas Kutu Daun (Aphis gossypli) pada Tanaman Cabai. Agrologia, 5(1), 10-14.

Rajab, A. M., Hayati, A., & Zayadi, H. (2018). Pengaruh Larutan Kombinasi Daun Mimba (Azadirachta indica) dengan Buah Cabai Rawit (Capsicum frutescens) terhadap Mortalitas Kutu Daun Hijau (Aphis gossypii) Secara In Vitro. Jurnal Ilmiah Sains Alami, 1(1),1-6.

Ramadhona, R., Djamilah, & Mukhtasar. (2018). Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya Dalam Pengendalian Kutu Daun Pada Fase Vegetatif Tanaman Terung. JIPI, 20(1), 1-7.

Saenong, M.S. (2016). Tumbuhan Indonesia Potensial sebagai Insetisida Nabati untuk Mengendalikan Hama Kumbang Bubuk Jagung (Sitophilus spp.). Jurnal Litbang Pertanian, 35(3), 131-142.

Simanjuntak, D., Wagiman, F.X., & Prabaningrum, L. (2011). Pengendalian Hayati Afid Pada Tanaman Cabai Merah Dengan Menochilus Sexmaculatus. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 17(2), 77–81.

Sudarmo. (2005). Pestisida Nabati. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sumartini. (2016). Biopestisida untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Iptek Tanaman Pangan, 11(2), 159-166.

Takahashi, N. (1981). Application of biologically natural products in agricultural fields. In M. Wirahadikusumah and A.S. Noer (Eds.). Proc. Regional Seminar on Recent Trend in Chemistry of Natural Product Research, 110–132.

Tigauw, S.M.I., Salaki, C. L., & Manueke, J. (2015). Efektivitas Ekstrak Bawang Putih Dan Tembakau Terhadap Kutu Daun (Myzus Persicae Sulz.) pada Tanaman Cabai (Capsicum Sp.). Eugenia, 21(3), 135-141.

Veronica, V. (2019). Identifikasi Serangga pada Tanaman Cabai (Capsicum Annum L.) di Kawasan Hortipark Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan. Skripsi: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Wiratno, Siswanto, & Trisawa, I.M. (2013). Perkembangan Penelitian, Formulasi, dan Pemanfaatan Pestisida Nabati. J. Litbang Pert, 32(4), 150-155.

Wulandari, M. (2013). Pemanfaatan Ekstrak Tanaman Tembakau (Nicotianae tobacum L) Sebagai Pestisida untuk Pengendalian Hama Ulat Grayak pada Tanaman Cabai. Prosiding Seminar Nasional, ISBN: 978-979-98438-8-3: 455-460.

Yennie, E., Elystia, S., Kalvin, A. & Irfhan, M. (2013). Pembuatan Pestisida Organik Menggunakan Metode Ekstraksi dari Sampah Daun Pepaya dan Umbi Bawang Putih. Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Riau. Jurnal Teknik Lingkungan UNAND, 10(1), 46-59.

Yesi, S. Z., & Achyani. (2019). Pengaruh Variasi Dosis Ekstrak Batang Brotowali (Trinospora crispa L.) terhadap Mortalitas Hama Kutu Daun (Aphis gossypii L.) Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) sebagai Sumber Belajar Biologi. Jurnal Pendidikan Biologi, 10(2), 162-170.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats