Perbandingan Jenis Atraktan dalam Memerangkap Lalat Buah Bactrocera spp. (Diptera: Tephritidae) pada Kebun Buah di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang

Dita Megasari, Dandy Prasetyo, Syaiful Khoiri

Sari


Lalat buah merupakan salah satu hama utama pada beberapa komoditas hortikultura. Sekitar 75% tanaman buah-buahan di Indonesia terserang lalat buah dengan persentase kerusakan mencapai 100%. Beberapa teknik pengendalian telah dikembangkan salah satunya adalah penggunaan atraktan, metil eugenol. Selasih telah dilaporkan memiliki kandungan atraktan, namun perbandingan preferensi antara ekstrak selasih dengan metil eugenol komersial belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas metil eugenol nabati dan sintetis dalam memerangkap lalat buah Bactrocera spp., mengetahui spesies lalat buah, dan kelimpahan relatifnya. Metode yang dilakukan dengan cara menggantungkan perangkap yang telah diisi dengan atraktan dengan ketinggian 1 m di atas permukaan tanah. Pengamatan dilakukan dua kali seminggu selama delapan kali pengamatan. Perangkap diganti setiap pengamatan. Peubah yang diamati adalah populasi lalat buah, nisbah kelamin, dan spesies lalat buah yang tertangkap. Hasil penelitian menunjukkan metil eugenol 1 paling efektif menarik lalat buah. Hasil identifikasi spesies lalat buah yang terperangkap menggunakan tiga jenis atraktan adalah B. umbrosa dan B. dorsalis. Hampir seluruhnya adalah lalat buah dengan jenis kelamin jantan. Dominasi spesies lalat buah di Lawang, Kabupaten Malang adalah B. dorsalis dengan kelimpahan relatif mencapai 99.4%.

Kata Kunci


B. dorsalis, B. umbrosa, ekstrak selasih, kelimpahan relatif, metil eugenol

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Begon, M., Townsend, C. R. (2020). Ecology: from individuals to ecosystems. John Wiley & Sons.

Dhillon, M. K., Singh, R., Naresh, J. S., & Sharma, H. C. (2005). The melon fruit fly, Bactrocera cucurbitae: A review of its biology and management. Journal of Insect Science, 5(1), 40.

Epsky, N. D., Heath, R. R., Guzman, A., & Meyer, W. L. (1995). Visual cue and chemical cue interactions in a dry trap with food–based synthetic attractant for Ceratitis capitata and Anastrepha ludens (Diptera: Tephritidae). Environmental Entomology, 24(6), 1387-1395.

Kardinan, A. (2019). Prospek insektisida nabati berbahan aktif metil eugenol (C12H24O2) sebagai pengendali hama lalat buah Bactrocera spp. (Diptera: Tephritidae) prospect of methyl eugenol (C12H24O2) as active ingredient of botanical insecticide for fruit flies control Bactrocera spp.. Perspektif, 18(1), 16-27.

Kardinan, A., Bintoro, M. H., Syakir, M., & Amin, A. A. (2009). Penggunaan selasih dalam pengendalian hama lalat buah pada mangga. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 15(3), 101-109.

Kardinan, I. A. (2003). Tanaman Pengendali Lalat Buah. AgroMedia.

Laskar, N., & Chatterjee, H. I. R. A. K. (2010). The effect of meteorological factors on the population dynamics of melon fly, Bactrocera cucurbitae (Coq.) (Diptera: Tephritidae) in the foot hills of Himalaya. Journal of Applied Sciences and Environmental Management, 14(3).

Liu, X., Zhang, L., Haack, R. A., Liu, J., & Ye, H. (2019). A noteworthy step on a vast continent: new expansion records of the guava fruit fly, Bactrocera correcta (Bezzi, 1916) (Diptera: Tephritidae), in mainland China. BioInvasions Records, 8(3), 530-539.

McQuate, G. T., Keum, Y. S., Sylva, C. D., Li, Q. X., & Jang, E. B. (2004). Active ingredients in cade oil that synergize attractiveness of α-ionol to male Bactrocera latifrons (Diptera: Tephritidae). Journal of Economic Entomology, 97(3), 862-870

McQuate, G. T., Royer, J. E., & Sylva, C. D. (2018). Field trapping Bactrocera latifrons (Diptera: Tephritidae) with select eugenol analogs that have been found to attract other ‘non-responsive’fruit fly species. Insects, 9(2), 50.

Patty, J. A. (2012). Efektivitas metil eugenol terhadap penangkapan lalat buah (Bactrocera dorsalis) pada pertanaman cabai. Agrologia, 1(1).

Rai, S., Shankar, U., Bhagat, R. M., & Gupta, S. P. (2008). 2 Population dynamics and succession of fruit fly on sub-tropical fruits under rainfed condition in Jammu region. Indian Journal of Entomology, 70(1), 12.

Siwi, S. S., & Hidayat, P. (2006). Taksonomi dan Bioekologi Lalat Buah Penting di Indonesia. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian, Bogor.

Siwi, Sri S, Purnama H, & Suputa. (2006). Taksonomi dan Bioekologi Lalat Buah Penting di Indonesia (Diptera: Tephritidae). Fakultas Pertanian UGM.

Sriyanto, A. (2013). Perencanaan dan Perancangan Survey Keanekaragaman Hayati. ICWRMIPCWMBC, Bandung.

Sutrisno, S. (1991). Current fruitfly problems in Indonesia. Kawasaki, O., K. Iwashi, and KY Kaneshiko, 72-78.

Wee, S. L., Munir, M. A., & Hee, A. K. W. (2018). Attraction and consumption of methyl eugenol by male Bactrocera umbrosa Fabricius (Diptera: Tephritidae) promotes conspecific sexual communication and mating performance. Bulletin of Entomological Research, 108(1), 116-124.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats