[Pengelolaan Ekowisata di Tengah Pandemi COVID-19] : Review

yuliana yuliana

Sari


Pandemi COVID-19 telah mengubah seluruh segi kehidupan masyarakat. Pengelolaan ekowisata harus beradaptasi seiring dengan kondisi pandemi COVID-19. Hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana cara mengelola ekowisata supaya tetap sesuai dengan protokol kesehatan. Tujuan tulisan ini adalah mengetahui strategi mitigasi yang tepat untuk dilaksanakan dalam beradaptasi mengatasi pandemi COVID-19 bagi kawasan ekowisata. Metode yang digunakan adalah mencari literatur yang sesuai melalui Science Direct dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah COVID-19, ekowisata, pengelolaan. Setelah diskrining berdasarkan judul, abstrak, dan isi teks, maka didapatkan 10 artikel berupa 8 jurnal, 1 prosiding, dan 1 web page. Artikel dipilih berdasarkan kesesuaian dengan isi topik paper ini. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa strategi adaptasi yang direkomendasikan adalah secara fisik, ekonomi, dan sosial. Strategi secara fisik artinya kondisi ekowisata harus dibenahi dengan memperbanyak sarana air bersih, toilet, sabun, dan hand sanitizer. Strategi ekonomi berupa memperbanyak dukungan dana dari pemerintah untuk menata kembali kawasan ekowisata dan berusaha memperbanyak iklan daring berupa video yang menarik. Strategi sosial artinya mensosialisasikan perubahan yang baik dari kondisi ekowisata kepada masyarakat serta menerapkan protokol kesehatan bagi masyarakat sekitar supaya menurunkan risiko penularan COVID-19.

Kata Kunci


COVID-19, ekowisata, pengelolaan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Cherkaoui, S. I., Boukherouk, M., Tarik, L., Aghzar, A., and El Youssfi, L. (2020). Conservation Amid COVID-19 Pandemic : Ecotourism Collapse Threatens Communities and Wildlife in Morocco Conservation Amid COVID-19 Pandemic : Ecotourism Collapse Threatens Communities and Wildlife in Morocco. E3S Web of Conferences, 183, 1–8.

Dewi, L. (2020). Resilience Ecotourism in Papua Amid Covid 19 Pandemic. E-Journal of Tourism, 7(2), 250–264.

Fletcher, R., Massarella, Ka., Buscher, B., and Koot, S. (2020). Ecotourism and conservation under COVID-19 and beyond. Atlas Tourism and Leisure Review, 2, 42–50.

Karlina, N., Muhafidin, D., Susanti, E., dan Padjadjaran, U. (2021). Penerapan Protokol COVID-19 dalam Pandemi. Sawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa Dan Masyarakat, 2(1), 28–36.

Oktavira, B. A. (2021). Langkah Pemerintah Atasi Dampak COVID-19 pada Sektor Pariwisata. Hukum Online. https://hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt5e8ef4a40a0ac/langkah-pemerintah-atasi-dampak- covid-19-pada-sektor-pariwisata/

Singgalen, Y. A., Sasongko, G., & Wiloso, P. G. (2019). Efforts to Achieve Environmental Sustainability through Ecotourism. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 7(2), 111–119.

Sitorus, Y. L. M., Rosyidie, A., & Suhirman. (2017). Challenges in Developing Ecotourism in The Region of Lake Sentani Papua challenges in Developing Ecotourism in The Region of Lake Sentani Papua. E-Journal of Tourism, 4(1), 28–38.

Syahroni, A. (2016). Dinamika Adaptif Masyarakat Wonorejo Terkait Ekowisata Mangrove Wonorejo Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. AntroUnairdotNet, V(3), 387–410.

Wahyuni, S., Sulardiono, B., dan Boedi, H. (2015). Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Wonorejo Kecamatan Rungkut Surabaya. Diponegoro Journal of Maquares Management of Aquatic Resources, 4(4), 66–70.

Wiranatha, A. S. (2015). Sustainable Development Strategy For Ecotourism at Tangkahan , North Sumatera. E-Journal of Tourism, 2(1), 1–8.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats