Strategi Bertahan Petani pada Usaha Pertanian dalam Mengatasi Dampak Covid-19 Di Kabupaten Wonogiri

Endang Siti Rahayu, Okid Parama Astirin, Suryanto Suryanto

Sari


Pandemi Covid memberikan dampak perubahan perekonomian secara signifikan, karena hampir semua sektor terdampak. FAO, dalam Early Warning Early Action: Report on Food Security and Agriculture yang dirilis April 2020, memperingatkan negara-negara di dunia untuk waspada terhadap potensi krisis pangan yang terjadi akibat pandemi COVID-19. Indonesia tidak berisiko mengalami krisis pangan selama April hingga Juni 2020 dengan asumsi pada tahun 2019, Ketahanan Pangan Indonesia menempati peringkat ke-62 dari 113 negara di dunia, dengan total sebesar 61,7 (The Economist 2019), tetapi data menunjukkan bahwa NTP (Nilai Tukar Petani)  Jan 2020 sebesar 104,16 dan pada April  2020 menjadi 100,32, sehingga terjadi penurunan 3,69% dan catatan BPS terjadi penurunan nilai NTP 1,73% yang menyebabkan tingkat kesejahteraan petani turun hampir disemua sektor (BPS, 2020). Tujuan penelitian untuk (1) identifikasi faktor-faktor internal dan eksternal dalam usaha pertanian selama pandemi COVID-19, (2) mengetahui posisi strategis pengembangan dalam upaya mengatasi Dampak COVID-19 berdasarkan EFE dan IFE bagi petani di Wonogiri, (3) merumuskan strategis bertahan pada usaha pertanian sebagai dampak pandemi COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei di Kabupaten Wonogiri dengan lokasi di 3 Kecamatan dengan 120 responden petani yang diwawancarai dengan panduan kuesener secara terstruktur, dan FGD,  metode analisis dengan menggunakan SWOT Analysis dengan pendekatan matrik IFE dan EFE.  Penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa posisi petani untuk bertahan dari dampak COVID-19 yaitu tumbuh dan membangun. Strategi yang dapat digunakan yaitu strategi intensif dan strategi integratif. Strategi tersebut meliputi menjaga meningkatkan kualitas dan kontiuitas produk dengan memperhatikan protokol kesehatan, mengoptimalkan kegiatan pemasaran dengan media online, pemanfaatan dukungan dari pemerintah dan peningkatan kualitas kelembagaan pertanian.

Kata Kunci


strategi bertahan, usaha pertanian, SWOT analysis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aidoo, R., Mesah, JO. & Tuffour, T. (2013). Determinants of Householdsfood Security in The Sekeyer-Afarm Plains District Ghana. European Scientfic Journal, 3.

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179-211.

Badan Litbang Kehutanan dan Fakultas Pertanian UNS, (1997). Kajian Strategi Pengembangan Hutan Rakyat di Jawa Tengah, tidak dipublikasikan.

Beebe, SA. & Masterson JT. (1989). Communicating in Small Groups: Principles and Practices. Coillins Publishers, Glenview, illinois, Harper.

David, R. Fred, (2009). Manajemen Strategi Konsep. Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Lin, HF. & Lee, GG. (2004). Perceptions of Senior Managers Toward Know1edge- Sharing Behavior, Management Decision, 42(1), 108-125.

Lynne GD & Leandro RR. (2010). Improving Attitude-Behavior Prediction Models with Economic Variables: Fanner Actions toward Soil Conservation. The Journal of Social Psychology, 128(1), l9-28.

Macgregor, CJ, & Warren, CR. (2006). Adopting Sustainable Farm Management Practices Within a Nitrate Vulnerable Zone in Scotland.’ The View From the Farm. Agriculture, Ecosystems & Environment, 113, 14.

Maholtra, N. (2004). Marketing Research. Prentice Hall, New Jersey

Michael, P. (2006). Peasant Prospect in the NeoliberalAge. New Political Economy, 11(3), 407-418.

Nakajima, C. (1986). Subjective Equilibrium Theory of tha Farm Household. Elsevier Science Publishers. Amsterdam.

Pearce, D., Atkinson, G. & Mouratou, S. (2006). Cost-Benefit Analysis and The Environment: Recent Developments. Organisation for Economic Cooperation and Development. OECD Publishing, France.

Rahayu, ES. (1997). Pembangunan Hutan Rakyat Implikasinya Terhadap Distribusi Pendapatan di DAS Solo Wonogiri, Fakultas Pertanian UNS, Surakarta.

…………... & Tim, (1997). Analisis Dampak Pembangunan DAM Wonogiri Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat dengan Pendekatan SEKI (Sosial Ekonomi Kehutanan Indonesia), Kerjasama Fakultas Pertanian UNS dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Dephut RI.

…………... (1998). Kajian Kelembagaan Ekonomi Bagi Pengembangan Hutan Rakyat di Jawa Tengah, Kerjasama Fakultas Pertanian UNS dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Dephut RI.

…………... (1988). Kajian Pembangunan Hutan Rakyat Dalam Pemberdayaan Kelembagaan Sosial Ekonomi di Jawa Tengah, Kerjasama Fakultas Pertanian UNS dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Dephut RI.

Roach, B., J. M. Harris and A. Williamson. 2010. The Gulf Oil Spill: Economics and Policy Issues. Global Development And Environment Institute. Tufts University. Medford.

Sayogyo, 1984. Memahami dan Menanggulangi Kemiskinan di Indonesia. Grasindo. Jakarta.

Sarwono, SW. 2002. Psikologi Sosial: Individu dan Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta: Balai Pustaka.

Singh, N. & Gupta, K. 2013. Environmental Attitude and Ecological Behaviour of

Indian Consumers, Social Responsibility Journal, 9(1), 4-18.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats