Analisis Usaha Tani Padi Inpari 30 pada Musim Tanam I di Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang

Endah Nurwahyuni, Forita Dyah Ariyanti

Sari


Adopsi dan penggunaan varietas Inpari 30 oleh petani padi di Kabupaten Pemalang masih rendah. Salah satu faktor yang menghambat adalah kebiasaan dan kesukaan petani pada varietas tertentu. Penggunaan varietas unggul baru (VUB) merupakan upaya untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memutus rantai kerentanan hama penyakit tumbuhan yang sering menimbulkan kerugian Hal ini memerlukan analisis usaha tani untuk mengetahui peluang penggunaan varietas unggul baru (VUB) dalam meningkatkan produksi sehingga dapat menambah pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha tani padi VUB Inpari 30 dibanding varietas eksisting (Situ Bagendit). Penelitian dilakukan di Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang di lahan seluas 6600 m2 pada bulan Maret – Juli 2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampling acak sederhana, yang melibatkan seluruh petani kooperator sebanyak 17 orang melalui wawancara dan observasi langsung. Tingkat keuntungan ekonomi dapat diketahui dengan menggunakan analisis Return Cost ratio (R/C ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada MT I faktor yang berpengaruh pada usaha tani adalah tingkat serangan OPT dan kerebahan karena cuaca ekstrim. Hasil analisis usaha tani menunjukkan bahwa rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk budidaya padi Inpari 30 sebesar Rp. 5.523.000,- dengan rerata produksi diperoleh sebesar  6.00 kg/ha. Sementara rerata biaya yang dikeluarkan untuk varietas Situ Bagendit sebesar Rp. 5.563.000,- dengan rerata produksi sebesar  5.097 kg/ha. Harga jual padi Inpari maupun Situ Bagendit di tingkat petani sebesar Rp. 3.300,- sehingga diperoleh rerata pendapatan petani Inpari 30 sebesar Rp.6.534.000 dan Situ Bagendit sebesar Rp 5.550.000. Analisis kelayakan R/C untuk usahatani padi Inpari 30 yaitu sebesar 1.18, sedangkan varietas Situ Bagendit sebesar 1.00. Usahatani padi Inpari 30 pada MT I di Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang lebih layak untuk diusahakan (R/C > 1) dibanding varietas eksisting di musim yang sama.

Kata Kunci


return cost ratio, Situ Bagendit, varietas

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Pusat Statistik Kabupaten Pemalang. (2016). Nilai Tukar Petani (NTP) Kabupaten Pemalang 2016. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pemalang. (2019a). Kabupaten Pemalang dalam angka 2019. BPS Kabupaten Pemalang.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pemalang. (2019b). Kecamatan Bodeh Dalam Angka 2019. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pemalang.

Damanik, T. R. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Jual Petani di Serdang Bedagai. Universitas Sumatera Utara.

Handayani, A. (2020). Identifikasi Sistem Tanam dan Varietas Padi yang Dikembangkan Petani Di Kabupaten Pemalang. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 18(1), 13–23.

Litbang Pertanian. 2021. https://www.litbang.pertanian.go.id/varietas/848/ diakses pada 10 April 2021

Nasution, Y. I., Lubis, Z., & Rahman, A. (2019). Analisis Usahatani Beberapa Varietas Unggul Padi Sawah Di Kabupaten Labuhanbatu. AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis, 1(2), 190–200.

Putra, S., & Haryati, Y. (2018). Kajian Produktivitas dan Respon Petani terhadap Padi Varietas Unggul Baru Di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 21(1), 1–10.

Soekartawi. (2002). Analisis Usahatani. Universitas Indonesia, Jakarta

Wulanjari, M. E., Sahara, D., Setiani, C., & Prasetyo, T. (2020). Analisis Preferensi dan Perkembangan Sebaran Varietas Unggul Baru Padi di Jawa Tengah. Prosiding Seminar Nasional Pertanian Peternakan Terpadu Ke-3 ISBN, 428–438.

Yahya, M. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi terhadap Adopsi Petani dalam Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah Di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Agrica Ekstensia, 10(2), 1–7.

Yuliani, D., & Rohaeni, W. R. (2017). Heritabilitas, Sumber Gen, dan Durabilitas Ketahanan Varietas Padi Terhadap Penyakit Hawar Daun Bakteri/ Heritability, Gene Resource, and Durability of Rice Varieties Resistance To Bacterial Leaf Blight Disease. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 36(2), 99.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats