Pengaruh Kapur, Pupuk P dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah Masam dan Hasil Umbi Bawang Merah

Gina Aliya Sopha

Sari


Kemasaman tanah dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan bawang merah rentan terhadap kemasaman tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kapur, pupuk fosfat dan pupuk kandang ayam terhadap sifat kimia tanah dan hasil umbi bawang merah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap kelompok dengan 4 perlakuan yaitu: (P1) 0 t ha-1 kapur + 0 kg P ha-1 + 0 t ha-1 pupuk kandang ayam, (P2) 0 t ha-1 kapur + 0 kg P ha-1 + 10 t ha-1 pupuk kandang ayam, (P3) 1 t ha-1 kapur + 120 kg P Ha-1 + 0 t ha-1 pupuk kandang ayam, (P4) 1 t ha-1 kapur + 120 kg P Ha-1 + 10 t ha-1 pupuk kandang ayam dan diulang 4 kali di 3 lokasi dengan derajat kemasaman yang berbeda. Parameter yang diamati adalah beberapa sifat kimia tanah dan hasil umbi bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi 1 t ha-1 kapur dapat meningkatkan pH tanah di tanah very strongly acidic dari 4,0 menjadi 4,5 dan aplikasi pupuk P meningkatkan P-tersedia di tanah dengan status P-tersedia rendah. Aplikasi 1 t ha-1 + 120 kg P ha-1 + 10 t ha-1 pupuk kandang ayam meningkatkan hasil umbi sebesar 11% di tanah extremely acidic dan aplikasi 1 t ha-1 + 120 kg P ha-1 tanpa pupuk kandang meningkatkan umbi panen sebesar 53% dan 11% di tanah very strongly acidic and strongly acidic. Rataan hasil panen di extremely acidic jauh lebih rendah dibandingkan di lokasi lainnya.

Kata Kunci


bawang merah, kapur, pH rendah

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Baquy, M., Li, J.-Y., Xu, C.-Y., Mehmood, K., & Xu, R.-K. (2017). Determination of Critical pH and Al Concentration of Acidic Ultisols for Wheat and Canola Crops. Solid Earth, 8(1), 149-159. https://doi.org/10.5194/se-8-149-2017

Hamdani, J. S. (2008). Pertumbuhan dan Hasil Bawnag Merah Kultivar Kuning Oada Status Hara P Total Tanah dan Dosis Pupuk Fospat yang Berbeda. Jurnal Agrikultura, 19(1), 42-49.

Ilham, F., Prasetyo, T. B., & Prima, S. (2019). Pengaruh Pemberian Dolomit Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah Gambut dan Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L). Jurnal Solum, 16(1), 29-39.

Kasno, A. (2019). Perbaikan Tanah untuk Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Pemupukan Berimbang dan Produktivitas Lahan Kering Masam. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(1), 27-40. https://doi.org/10.21082/jsdl.v13n1.2019.27-40

Nelson, P. N., & Su, N. (2010). Soil pH Buffering Capacity: A Descriptive Function and Its Application to Some Acidic Tropical Soils. Soil Research, 48(3), 201-207. https://doi.org/10.1071/SR09150

Sumarni, N., Rosliani, R., Basuki, R., & Hilman, Y. (2012). Respons Tanaman Bawang Merah Terhadap Pemupukan Fosfat pada Beberapa Tingkat Kesuburan Lahan (Status P-Tanah) Jurnal Hortikultura, 22(2), 129-137.

USDA. (1993). Soil Survey Manual. USDA Government Printing Office.

Wheeler, D., & Follett, J. (1991). Effect of Aluminium on Onions, Asparagus and Squash. Journal of Plant Nutrition, 14(9), 897-912.

Wong, M., & Swift, R. (1995). Amelioration of Aluminium Phytotoxicity with Organic Matter. In Plant-soil interactions at low pH: Principles and management (pp. 41-45). Springer.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats