Respon Beberapa Varietas Padi pada Lahan Rawa Pasang Surut di Kabupaten Serdang Bedagai dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Sri Endah Nurzannah, Musfal Musfal, Khadijah EL Ramija

Sari


Abstrak

Lahan rawa pasang surut mempunyai masalah dan kendala yang cukup berat untuk dijadikan lahan pertanian yang produktif khususnya tanaman padi sawah. Tingkat salinitas yang tinggi dapat menyebabkan gagal panen. Salah satu upaya untuk pengembangan lahan rawa pasang surut adalah menggunakan varietas padi yang tahan terhadap perubahan salinitas dan perbaikan kesuburan lahan. Kegiatan ini bertujuan melihat respon beberapa varietas padi pada lahan pasang surut Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan dilaksanakan di Desa Lubuk Saban, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan April hingga Agustus 2020. Varietas yang diuji terdiri atas Inpara 3, 10, Inpari 32 dan 34 Salin Agritan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode survey. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa varietas Inpara mampu beradaptasi baik pada lokasi pengkajian. Hasil gabah terbanyak diperoleh dari varietas Inpara 10, selanjutnya Inpara 3, Inpari 34 salin agritan dan yang terendah oleh varietas Inpari 32. Varietas Inpari 34 memiliki penampilan yang tertinggi dan umur panen yang tercepat atau genjah dibandingkan varietas Inpari 32, Inpara 3 dan 10. Umur panen yang terdalam adalah varietas Inpara 10. Hasil gabah kering panen terbanyak diperoleh dari varietas Inpara 10 sebanyak 6,90 t/ha.



Kata Kunci


respon, varietas, padi, pasang surut

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alavan, A., Hayati, R., & Hayati, E. (2015). Pengaruh pemupukan terhadap pertumbuhan beberapa varietas padi gogo (Oryza sativa L.). Jurnal Floratek, 10, 61-68.

Alwi, M. (2014). Prospek lahan rawa pasang surut untuk tanaman padi. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi. Banjarbaru 6-7 Agustus 2014.

Arsyad, D.M., Saidi, B.B., & Enrizal. (2014). Pengembangan inovasi pertanian di lahan rawa pasang surut mendukung kedaulatan pangan. Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian 7, 169-176.

Badan Litbang Pertanian. (2016). Deskripsi varietas unggul baru padi. BB padi Sukamandi, Badan Litbang Pertanian, Sukamandi 82 hal

BBSDLP. (2014). Sumberdaya lahan pertanian Indonesia : Luas, penyebaran dan potensi ketersediaan. Bogor 62 hlm.

BB Padi. (2016). Klasifikasi umur tanaman padi. Balai Besar Padi, Subang Jawa Barat.

BB Padi. (2018). BB Padi luncurkan 11 varietas padi lahan rawa. Republika.co.id, Sabtu 08 Desember 2018. Subang Jawa Barat.

Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara. (2015). Luas baku sawah di Provinsi Sumatera Utara. Medan

Husnain, Kasno, A., & Rochayati, S. (2016). Pengelolaan hara dan teknologi pemupukan mendukung swasembada pangan di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 10(1), 25-36.

Indrayati, L., Supriyo, A., & Umar, S. (2011). Integrasi teknologi tata air, amelioran dan pupuk dalam budidaya padi pada tanah sulfat masam Kalimantan Selatan. Jurnal Tanah dan Iklim, Edisi Khusus Rawa, Juli 2011.

Krismiratsih, F., Winarso, S., & Slamerto. (2020). Cekaman garam NaCl dan teknik aplikasi azolla pada tanaman padi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 25(3), 349-355.

Koesrini, Saleh, M., & Nursyamsi, D. (2013). Keragaan varietas Inpara pada lahan rawa pasang surut. Jurnal Pangan, 22(3), 221-228.

Lakitan, B & Ghofar, N. (2013). Kebijakan inovasi teknologi untuk pengelolaan lahan suboptimal berkelanjutan. Hal. 5-14. Dalam S. Herlinda, B. Lakitan, Sobir, Koesnandar, Suwandi, Puspitahati, M.I. Syafutri, D. Meidalima (Eds.). Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Intensifikasi Pengelolaan Lahan Suboptimal dalam Rangka Mendukung Kemandirian Pangan Nasional, Palembang 20-21 September 2013.

Musfal, Handayani, T., & Helmi. (2016). Adaptasi beberapa varietas padi dilahan pasang surut Serdang Bedagai. Prosiding Seminar Nasional Padi. Medan 2 Desember 2015, hal 216-222.

Nazemi, D., Haerani, A., & Indrayati, L. (2012). Prospek pengembangan penataan lahan sistem surjan di lahan rawa pasang surut. Grovigor, 5(2), 113-118.

Noor, M., Supriyo, A., Hairani, A. Thamrin, M., Rina, Y., & Nurzakiah, S. (2010). Efektivitas bahan amelioran dan pupuk berdasarkan status hara pada IP 300 di lahan rawa pasang surut. Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kementerian Pertanian.

Safrida, Ariska, N., & Yusrizal. (2019). Respon beberapa varietas padi lokal (oryza sativa l.) Terhadap amelioran abu janjang sawit pada lahan gambut. Jurnal Agrotek Lestari, 5(1), 28-38.

Saidah, A., Irmadamayanti, Syafrudin. (2015). Pertumbuhan dan produktivitas beberapa varietas unggul baru dan lokal padi rawa melalui pengelolaan tanaman terpadu di Sulawesi Tengah. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiv Indon, 1:935-940.

Suwanda, M.H & Noor, M. (2014). Kebijakan pemanfaatan lahan rawa pasang surut untuk mendukung kedaulatan pangan nasional. Jurnal Sumberdaya Lahan Edisi Khusus, 31-40

Zein, S. (2012). Parameter genetik padi sawah dataran tinggi. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 12(3), 196-201


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats