Adopsi Teknologi Vertical Dryer dalam Penanganan Pascapanen Padi di Jawa Tengah

Sinta Widayani, Roostian Moordiani, Christiana Noviani I

Sari


Teknologi pertanian di Indonesia semakin maju dan modern, salah satunya ada pada proses pascapanen budidaya padi. Salah satu jenis alsintan yang berperan dalam meningkatkan produksi padi melalui penanganan pascapanen secara lebih baik dan mengurangi kehilangan hasil adalah vertical dryer. Pengkajian kuantitatif dengan metode deskriptif, bertujuan mengetahui pengaruh volume gabah saat musim kering, musim penghujan, lama pengeringan terhadap biaya operasional pengeringan gabah dan dan dampak adopsi teknologi pengeringan gabah menggunakan vertical dryer. Volume gabah saat musim kemarau tidak berpengaruh terhadap biaya operasional. Volume gabah yang dikeringkan saat musim penghujan berpengaruh nyata terhadap biaya operasional pengeringan per kilogram. Biaya operasional pengeringan gabah menggunakan vertical dryer dipengaruhi oleh lamanya waktu pengeringan. Penggunaan vertical dryer sebagai alat mesin pengeringan pada musim penghujan berpengaruh pada biaya operasional yang dikeluarkan oleh petani. Semakin lama pengeringan menggunakan vertical dryer juga semakin mahal biaya pengeringan. Penggunaan vertical dryer sebagai alat pengering gabah mendapatkan gabah dengan kualitas lebih baik dan mengurangi resiko kerusakan yang terjadi akibat keterlambatan dalam proses pengeringan. Penggunaan vertical dryer direkomendasikan kepada petani sehingga menekan kerugian dalam usaha tani padi.

Kata Kunci


pascapanen padi, mekanisasi pengeringan, vertical dryer

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Panjaitan, H., Lubis, Z., & Syaifuddin. (2014). Analisis Biaya Pengeringan Benih Padi (oryza sativa) Di PT. Sang Hyang Seri (persero) kantor Cabang Asahan. Agrica l.7 (2) : 82 – 94.

Ramli, I. A., Jamaluddin, & Yanto, S. (2017). Laju pengeringan gabah menggunakan pengering tipe efek rumah kaca (ERK). Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian 3: 158-164.

Ishak, A., Firison, J., & Rokhani. (2018). Keragaman perilaku petani padi dalam penjualan gabah (Kasus di Kecamatan Air Manjunto, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu). Prosiding Seminar Nasional Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember 03 November 2018.

Manalu, L. P. (2009). Menghitung kebutuhan pengering gabah di Kecamatan Ciomas Bogor dengan metode monte carlo. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia 11 (3) : 151 - 156.

Novrinaldi & Setya, A. P. (2019). Pengaruh kapasitas pengeringan terhadap karakteristik gabah menggunakan Swirling Fluidized Bed Dryer (SFBD). Jurnal Riset Teknologi Industri 13 (2) : 111 –124.

Figiarto, R., Galvani, S. L., Djaeni, M. (2012). Peningkatan kualitas gabah dengan proses pengeringan menggunakan zeolit alam pada unggun terfluidisasi. Jurnal Teknologi Kimia dan Industri 1 (1) : 206-212

Sahana, Shashikiran & Gayathri. (2018). Attitude and factors affecting the attitude of farmers towards farm mechanization in paddy. An International Refereed, Peer Reviewed & Indexed Quarterly Journal in Science, Agriculture & Engineering.

Setyono, A. (2010). Perbaikan teknologi pascapanen dalam upaya menekan kehilangan hasil padi. J. Pengembangan Inovasi Pertanian 3(3) : 212 – 226 .

Setyono, A., Nugraha, S., & Sutrisno. (2008). Prinsip penanganan pascapanen padi. dalam padi: introduksi teknologi dan ketahanan pangan buku I. Balai Besar Penelitian Padi. Sukamandi.

Setyono, A. & Sutrisno. (2003). Perawatan gabah pada musim hujan. Berita Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan No. 26: 8-9.

Singgih S. (2000). Buku latihan SPSS statistik parametrik. Elex Media Komputindo. Jakarta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Manajemen. Penerbit Alfabeta. Bandung.

Sutrisno, & Ananto E. E. (2000). Strategi Pengembangan Mesin Pengering ”Flat Bed Dryer” di Lahan Pasang Surut Sumatera Selatan. Prosiding Lokakarya/Seminar Hasil Penelitian Dan Pengkajian Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi Sumatera Selatan. Palembang 1 – 2 Maret. p: 215-223.

Wiguna, I, A, Ketut B, S, & Putu U, W. (2016). analisis kelayakan usaha penyosohan padi menggunakan mesin pengering berbahan bakar sekam di UD Sari Uma Bali. E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata 5 (1).


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats