Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang (Musa sp.)

Josina Irene Brigetha Hutubessy, Kristono Y Fowo, Martinus D Waju

Sari


Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap pemberian pupuk organik cair (POC) bonggol pisang (Musa sp.) dan untuk mengetahui dosis POC bonggol pisang yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktor tunggal yang terdiri dari 6 (enam) perlakuan dosis P0 : 0 ml Tanpa perlakuan (kontrol); P1 : 45 ml POC bonggol pisang/200 ml air; P2 : 60 ml POC bonggol pisang/200 ml air; P3 : 75 ml POC bonggol pisang/200 ml air; P4 : 90 ml POC bonggol pisang/200 ml air; P5 : 105 ml POC bonggol pisang/200 ml air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah :panjang tanaman perumpun, jumlah daun perumpun, luas daun perumpun, jumlah umbi perumpun, berat umbi basah perumpun, berat umbi kering perumpun dan berat umbi perhektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan perlakuan dosis POC bonggol pisang meningkatan panjang tanaman perumpun sebesar 22.19%, jumlah daun perumpun sebesar 34.30 %, luas daun perumpun sebesar 48.84%, jumlah umbi perumpun sebesar 22.84%, berat umbi basah perumpun sebesar 69.68 %, berat umbi kering perumpun sebesar 56.21%,dan berat umbi perhektar sebesar 56.21%.

Kata Kunci


dosis, POC bonggol pisang, tanaman bawang merah

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adiningsih, J. S. & Agus, F. (2005). Penggunaan pupuk organik dan sumber daya lahan pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian.

Estu, R., & Berlian, V.A. (2007). Bawang merah. Penebar Swadaya. Jakarta.

Nasution, F.J., Mawarni, L., & Meiriani. (2014) Aplikasi pupuk organik padat dan cair dari kulit pisang kepik untuk pertumbuhan dan produksi sawi (Brassica juncea L.) Jurnal Online Agroekoteknologi . 2(3): 1029 – 1037.

Gomez, K.C., & Gomez, A. (1995). Prosedur statistik untuk penelitian pertanian. Edisi Kedua. Universitas Indonesia. Jakarta.

Hadisuwito, S. (2012). Membuat pupuk organik cair. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Lakitan, B. (1996). Fisiologi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Lakitan, (2012). Dasar-dasar fisiologi tumbuhan. Rajawali Press. Jakarta.

Lingga, & Marsono, (2000). Kelebihan dan kekurangan pupuk anorganik. Azka press. Jakarta.

Lingga, P., & Marsono. (2001). Petunjuk penggunaan pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sultan, A.B, Amir , Lutfi, Jefri, Cindy, & Miswar, (2016). Kandungan unsur hara bonggol pisang. https://www.neliti.com/id/publications.

Sumarni, N. Hidayat A. (2005). Budidaya bawang merah. http//litbangdapten.go.id.

Sutejo M.M. (2002). Pupuk dan cara pemupukan. Reinka Cipta. Jakarta.

Hairuddin, R., Ariani, N. P. (2017). Pengaruh pemberian POC batang pisang terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman bawang merah. Universitas Cokroaminoto Palopo.Volume 5 No. 3 Oktober 2017ISSN 2302-6944, e-ISSN 2581-1649

Wijaya, K. A. (2008). Nutrisi tanaman. Prestasi Pustaka Publisher. Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats