Pengaruh Skarifikasi dan Perendaman terhadap Perkecambahan Benih Pronojiwo (Sterculia javanica R. Br)

Heru Sudrajat, Nur Rahmawati Wijaya

Sari


Pemanfaatan tanaman obat sebagai obat herbal saat ini semakin meningkat. Peningkatan penggunaan tanaman obat antara lain adanya tren kembali ke alam (back to nature) sebagai bentuk kesadaran akan hidup sehat. Bibit merupakan penentu keberhasilan pada tanaman karena bibit bagian dari objek utama yang akan dikembangkan dalam proses budidaya. Hal utama yang harus di perhatikan dalam pembibitan adalah persiapan bibit hingga siap tanam. Permasalahan dalam proses pembibitan tanaman Sterculia javanica R adalah pematahan dormansi biji. Sterculia javanica R. Br memiliki kulit biji yang tebal, keras dan kedap yang menjadi penghalang mekanis masuknya air atau gas sehingga proses imbibisi sulit terjadi. Pematahan dormansi pada biji Sterculia javanica R. Br bertujuan untuk meningkatkan daya kecambah benih serta mengevaluasi pertumbuhan awal di pembibitan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh teknik mempercepat perkecambahan biji dan meningkatkan pertumbuhan bibit Sterculia javanica R. Br). Penelitian dilakukan di rumah pembibitanBalai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Karangpandan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Acak Lengkap Pola Faktorial. Faktor pertama adalah  perlakuan fisik yaitu tidak diskarifikasi (D0) dan diskarifikasi (D1) sedangkan faktor kedua adalah perendaman dalam air (P) yaitu meliput (P0) tanpa perendaman, (P1) perendaman 12 jam  dan (P2) perendaman 24 jam. Benih yang telah diperlakukan di semaikan dalam polibag dengan media tanam dan pupuk kandang (1:1). Pengamatan dilakukan terhadap saat awal tumbuh, persentase perkecambahan, tinggi bibit, jumlah daun dan panjang akar pada umur 2 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh skarifikasi dan perendaman selama 24 jam terhadap perkecambahan benih pronojiwo (Sterculia javanica R. Br) memberikan hasil lebih baik yaitu saat awal tumbuh 20 hari, persentase perkecambahan 100%, tinggi bibit 14,0 cm, jumlah daun 8 dan panjang akar 7,0 cm

Kata Kunci


Sterculia javanica, pronojiwo, skarifikasi, perendaman

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdullah, A. A. (1986). Pembudidayaan tanaman obat. warta penelitian dan pengembangan penelitian. Jakarta.

Abidin, Z. (1982). Dasar-dasar pengetahuan tentang zat pengatur tumbuh. PT. Angkasa. Bandung

Ambariyanto, (2019). Pojok tanaman langka, Universitas Diponegoro. Semarang

Arda, M., Suwirmen & Noli, Z. A. (2014). Pengurangan masa stratifikasi dengan penambahan hormon ga3 pada perkecambahan benih stroberi. Jurnal Biologi Universitas Andalas

Dharma, I. P. E. S., Samudin, S., & Adrianton. (2015). Perkecambahan benih pala (Myrista fragrans Houtt) dengan metode skarifikasi dan perendaman ZPT alami. e-Jurnal Agrotekbis. 3(2): 158-167

Fahmi, Z.I. 2013. Studi perlakuan pematahan dormansi benih dengan skarifikasi mekanik dan kimiawi. Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan, Surabaya

Fauzi, M. A. (2001), Teknik Genetatif Tanaman Hutan. http://wajahijau.org/index.php?option=con_content&view=article&id=497.Diakses pada tanggal 9 Maret 2020

Hastuti EY, Purwanti, S., & Ambarwati, E. (2015). Pengaruh skarifikasi dan lama perendaman air terhadap perkecambahan benih dan pertumbuhan bibit sawo (Manilkara zapota (L.) van Royen) Vegetalika 4(2): 30-38

Heyne, K. (1987). Tumbuhan berguna Indonesia, Volume II, Yayasan Sarana Wana Jaya : Diedarkan oleh Koperasi Karyawan, Badan Litbang Kehutanan, Jakarta

Hidayat R. S. T., & Marjani, M. (2017) Teknik pematahan dormansi untuk meningkatkan daya berkecambah dua aksesi benih yute (Corchorus ilotorius L.) Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri, 9(2) 73-81.

Idris, H. (2019). Back to Nature, Memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) (1st ed.) Palembang: UPT. Penerbit dan Percetakan Universitas Sriwijaya

Natawijaya, D., & Sunarya, Y. (2018). Percepatan pertumbuhan benih aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.) melalui perendaman dan pelukaan biji. Jurnal Siliwangi Seri Sains dan Teknologi 4(1).

Siagian, N. & Tistama, R. (2005). Perbanyakan tanaman penutup tanah Mucuna bracteata. Warta perkaretan. 24(1): 25-36


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats