Pengaruh Aplikasi Bacillus sp. terhadap Pertumbuhan TBM 1 beberapa Klon Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre)

Bawafi Subakti, Muhammad Ghufron Rosyady, Setiyono Setiyono

Sari


Fase penting dalam budidaya tanaman kopi yaitu pada saat memasuki fase tanaman muda atau tanaman belum menghasilkan tahun 1 (TBM 1). Pada fase TBM ini diperlukan pemeliharaan dengan baik untuk mempersiapkan pertumbuhan tanaman tersebut secara optimal agar pada saat tanaman memasuki masa produktif atau tanaman menghasilkan (TM) mampu memberikan hasil yang optimal. Penerapan teknologi inovasi dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman kopi TBM 1 perlu dikembangkan dan diteliti. Penerapan teknologi tersebut dapat dengan melakukan aplikasi mikroba Bacillus sp. yang dapat diaplikasikan secara foliar pada daun. Bacillus sp dapat berfungsi sebagai bakteri yang mampu memacu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh aplikasi Bacillus sp. terhadap pertumbuhan tanaman kopi belum menghasilkan tahun 1. Penelitian ini dilaksanakan di kebun kopi milik rakyat di Desa Curahpo Kecamatan Curahdami Kabupaten Bondowoso dari bulan Maret sampai dengan bulan april 2021. Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan pola dasar RAK yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama sebagai petak utama yaitu beberapa klon kopi (klon cabutan, klon BP 409, klon BP 936 dan klon BP 939). Faktor kedua sebagai anak petak yaitu konsentrasi Bacillus sp. (0 gr/l air, 30 gr/l air dan 60 gr/l air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mikroba Bacillus sp. dapat meningkatkan kandungan klorofil daun dan tinggi tanaman kopi. Secara umum semakin tinggi konsentrasi Bacillus sp. yang diaplikasikan maka akan semakin tinggi kandungan klorofil daun dan semakin cepat penambahan tinggi tanaman kopi.

Kata Kunci


TMB 1, konsentrasi, klorofil

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Asmak, A. 2018. Teknologi pengolahan kopi terkini. DEEPUBLISH : Yogyakarta.

Badan Pusat Statistik. 2018. Statistik kopi Indonesia. Badan Pusat Statistik : Jakarta.

Eviza, R., & Prasmatiwi, F. E. 2020. Agroteknologi kopi grafting untuk peningkatan produksi. Jurnal Agrotek Tropika. Vol. 8 (3) Hal 423-434.

Gusmaini, Sandra, A. A., Abdul, M., Didy, S., & Nurliani, B. 2013. Potensi bakteri endofit dalam upaya meningkatkan pertumbuhan, produksi dan kandungan andrografolid pada tanaman sambiloto. Jurnal Littri. Vol 19 (4) Hal. 167-177.

Husna, M., Sugiyanta, & Etty, P. 2019. Kemampuan konsorsium bacillus pada pupuk hayati dalam memfiksasi N2, melarutkan fosfat dan mensintesis fitohormon indole 3-Acetic-Acid. Jurnal Tanah dan Iklim. Vol 43 (2) Hal 117-125.

Junaedi, A., Ade, W., & Achirul R. 1999. Pengaruh penggunaan pupuk hayati terhadap pertumbuhan tanaman belum menghasilkan (TBM 1) kopi robusta (Coffea canephora Pierre ex Froehner). Jurnal Bul. Agron. Vol 27 (2) Hal. 12-17.

Kalay, A. M., Henry, K., Abraham, T., Herman, R., & Reginawanti, H. 2020. Aplikasi pupuk hayati konsorsium strain Bacillus sp dengan berbeda konsentrasi dan cara pemberian terhadap pertumbuhan bibit pala (Myristica fragrans Houtt). Jurnal Agrologia. 9 (1):30-38.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao. 2006. Pedoman teknis budidaya kopi. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao : Jember.

Puspita, F., Sukemi, I, S & Jenny, M. 2018. Uji beberapa konsentrasi bakteri Bacillus sp. endofit untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agron Indonesia. Vol 46 (3) Hal. 322-327.

Rusli., Sakiroh, & Edi, W. 2015. Pengaruh pemupukan terhadap pertumbuhan, hasil dan kualitas biji empat klon kopi robusta di tanah podsolik merah kuning, Lampung Utara. Jurnal TIDP. Vol 2 (2) Hal. 107-112.

Sutariati, G. A. K., Widodo., Sudarsono., & Satriyas I. 2006. Pengaruh perlakuan rizo-bakteri pemacu pertumbuhan tanaman terhadap viabilitas benih serta pertumbuhan bibit tanaman cabai. Jurnal Bul. Agron. Vol 34 (1):46-54.

Sugiyanta & Octafiani, S. 2019. Pupuk hayati Bacillus sp. meningkatkan produktifitas tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.). Jurnal Bul. Agrohorti. 7 (1): 76-83.

Zulkifli, L., Dwi, S. D. J., Mahrus., Nur, L., & Dewa, A. C. R. 2016. Isolat bakteri endofit dari sea grass yang tumbuh di kawasan pantai Pulau Lombok dan potensinya sebagai sumber antimikroba terhadap bakteri patogen. Jurnal Biologi Tropis. 12 (2): 80-93.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats