[Peran Teknologi Pascapanen dalam Menjamin Keamanan Produk Hortikultura] : Review

Awanis Awanis, Retna Qomariyah, Susi Lesmayati

Sari


Produk hortikultura merupakan sumber pangan yang mengandung banyak vitamin dan mineral yang secara langsung berperan meningkatkan kesehatan. Oleh karena itu, menjaga kehigienitasan dan keamanan produk yang dikonsumsi menjadi sangat penting agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan. Mengkonsumsi pangan yang aman merupakan hal penting dan merupakan bagian dari hak asasi manusia. Salah satu tujuan penerapan teknologi pascapanen adalah dalam rangka meningkatkan keamanan produk. Dalam tulisan ini diulas mengenai peran berbagai jenis teknologi penanganan pascapanen dalam menjamin keamanan produk, khususnya produk hortikultura. Beberapa teknologi penanganan pascapanen yang tepat terbukti dapat mengurangi residu ataupun cemaran yang mengkontaminasi produk-produk hortikultura


Kata Kunci


Keamanan pangan, Produk hortikultura, Teknologi pascapanen

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahmad & Usman. (2013). Teknologi Penanganan Pascapanen Buahan dan Sayuran. Graha Ilmu: Yogyakarta.

Abdel-Rahman, G.N., Ahmed, M.B.M., & Marrez, D.A. (2018). Reduction of heavy metals content in contaminated vegetables due to the post-harvest treatments. Egypt J Chem. 61(6):1031–1037.

Alen, Y., Zulhidayati, Z., & Suharti, N. (2015). Pemeriksaan Residu Pestisida Profenofos pada Selada (Lactuca sativa L.) dengan Metode Kromatografi Gas. J Sains Farm Klin. 1(2):140.

Amir, R.M., Randhawa, M.A, Nadeem M M., Ahmed, A., Ahmad, A., Khan, M.R., Khan, M.A., & Kausar, R. (2019). Assessing and Reporting Household Chemicals as a Novel Tool to Mitigate Pesticide Residues in Spinach ( Spinacia oleracea ). Sci Rep.1–6.

Asgar, A., Musaddad, D., & Sutarya, R. (2017). Pengaruh Ozonisasi dan Kemasan untuk Mereduksi Residu Pestisida dan Mempertahankan Karakteristik Kesegaran Cabai Merah dalam Penyimpanan ( The Effect of Ozone and Packaging in Storage for Decreasing in Pesticide Residue and Keeping the Freshness of Red Ch. Hort. 27(2):241–252.

Asgar, A, Sugiarto, A.T, Sumartini, & Ariani D. (2011). Kajian Ozonisasi (O3) Terhadap Karakteristik Kubis Bunga {Brassica Oleracea Var. Botrytis) Segar Selama Penyimpanan Pada Suhu Dingin. Ber Biol. 10(6):787–795.

Atmawidjaja, S., Tjahjono, D. H., & Rudiyanto, R. (2004). Pengaruh Perlakuan terhadap Kadar Residu Pestisida Metidation pada Tomat. Acta Pharm Indones. 29 (2):72–82.

Balai Besar Pascapanen P. (2008). Menurunkan Kontaminasi Mikroba pada Buah dan Sayuran Segar. War dan Pengemb Pertan. 30 (6):3–5.

Budiono, M. I. (2015). Perubahan Kualitas Sawi Hijau ( Brasicca juncea. L) Segar yang Disimpan Pada Suhu Dingin dan Ruang. Institut Pertanian Bogor.

Dinas Tanaman Pangan Provinsi Yogyakarta. (2016). Residu Pestisida pada Produk Pertanian. [website] http://distan.jogjaprov.go.id/residu-pestisida-pada-produk-pertanian/ (Diakses 12 April 2021)

Fitriadi, B.R, Putri, A.C. (2016). Metode-Metode Pengurangan Residu Pestisida pada Hasil Pertanian. J Rekayasa Kim dan Lingkung. 11(2):61–71.

Guntarti, A., & Akmal, Z. (2008). Pengaruh Ketebalan Kulit, Waktu Serta Lokasi Penjualan Terhadap Kadar Pb Dalam Buah Jambu Air. In: Seminar Nasional IV SDM Teknologi Nuklir. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir - BATAN. p. 377–384.

Harsojo, H., & Mellawati, J. (2009). Uji Kandungan Mineral dan Cemaran Bakteri Pada Sayuran Segar Organik dan Non-Organik. Indones J Chem. 9(2):226–230.

Hartono, N.A.D., Sutrisno, & Darmawati E. (2018). Pengemasan Untuk Mengurangi Resiko Cemaran Timbal (Pb) Dan Dan Penurunan Mutu Pada Sistem Penjualan Buah Pedagang Kaki Lima. J Penelit Pascapanen Pertan. 15(1):52–62.

Herdariani, E. (2014). Identifikasi Residu Pestisida Klorpirifos dalam Sayuran Kol Mentah dan Kol Siap Santap. J MKMI.:154–159.

Ikeura, H., Kobayashi, F., & Tamaki, M. (2011). Removal of residual pesticides in vegetables using ozone microbubbles. J Hazard Mater. 186 (1):956–959.

Lestari, T.R.P. (2020). Keamanan Pangan Sebagai Salah Satu Upaya Perlindungan Hak Masyarakat Sebagai Konsumen. Aspir J Masal Sos. 11(1):57–72.

Mandana, G.O., Utama, I.M.S, & Yulianti N.L. (2013). Pengaruh Larutan Disinfektan Dan Pengemasan Atmosfer Termodifikasi Menggunakan Film Plastik Terperforasi Terhadap Susut Bobot Dan Mutu Buah Cabai Merah Besar (Capsicum Annuum L.) Selama Penyimpanan. beta (Biosistem dan Tek Pertanian). 1(1):1–10.

Martona, E. (2015). Pestisida Profenofos Pada Buah Tomat Dengan Kromatografi Gas. Universitas Sumatera Utara.

Maruli, A., Santi, D.N., & Naria, E. (2012). Analisa kadar residu insektisida golongan organofosfat pada kubis (Brassica oleracea) setelah pencucian dan pemasakan di Desa Dolat Rakyat Kabupaten Karo Tahun 2012. J Lingkung Kesehat Kerja. 1(2):1–9.

Priandoko, D.A., Parwanayoni, N.M.S., & Sundra, I.K. (2013). Kandungan Logam Berat (Pb dan Cd) Pada Sawi Hijau (Brassica rapa l. Subsp. Perviridis Bailey) Dan Wortel (Daucus Carrota L. Var. Sativa Hoffm ) Yang Beredar Di Pasar Kota Denpasar. Simbiosis J Biol Sci. 0(1).

Rinawati, D., & Sofiatun. (2018). Kandungan Logam Berat dan Pestisida pada Sayuran Segar di Kota Tangerang. Higiene. 4(3):169–176.

Samad, M.Y. (2006). Pengaruh Penanganan Pasca Panen Terhadap Mutu Komoditas Hortikultura. J Sains dan Teknol Indones. 8(1):31–36.

Santos, Y., Comastri, R., Almeida, D.C., Guimarães, A.G., & Almeida, P.F. (2010). Hygienic-sanitary quality of vegetables and evaluation of treatments for the elimination of indigenous E . coli and E . coli O157 : H7 from the surface of leaves of lettuce ( Lactuca sativa L .). Ciência e Tecnol Aliment. 30(4):1083–1089.

Sunoko, H.R., Hadiyarto, A., & Santoso, B. (2011). Dampak Aktivitas Transportasi Terhadap Kandungan Timbal ( Pb ) Dalam Udara Ambient Di Kota Semarang. J Ilm Biol. 1(2):105–112.

Tuhumury, G.N.C., Leatemia, J.A., & Hasinu, R.Y.R.J.V. (2012). Residu Pestisida Produk Sayuran Segar di Kota Ambon. Agrologia. 1(2):99–105.

Waryat, Yanis, M., & Purnamayani, R. (2016). Kajian Pengaruh Jenis Kemasan Terhadap Kehilangan Hasil Kubis Selama Penyimpanan. In: Teknologi Inovasi Pertanian. Bogor: BB Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. p. 1402–1408.

Waryat, & Yosi, H. (2020). Implementasi Jenis Kemasan Untuk Memperpanjang Umur Simpan Sayuran Pakcoy. J Ilm Respati. 11(1):33–45.

Widaningrum, Miskiyah, & Suismono. (2007). Bahaya Kontaminasi Logam Berat Dalam Sayuran Dan Alternatif Pencegahan Cemarannya. Bul Teknol Pascapanen Pertan. 3(1):17–27.

Winarti C, & Miskiyah. (2010). Status Kontaminan Pada Sayuran dan Upaya Pengendaliannya di Indonesia. Pengemb Inov Pertan. 3(3):227–237.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats