Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Asal Pupuk Hijau pada Budidaya Sayuran Kubis di Karo, Sumatera Utara

Agustina E Marpaung, Gina Aliya Sopha

Sari


Bahan-bahan alami lokal, termasuk pupuk hijau dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik dan dapat mereduksi penggunaan pupuk kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair (POC) asal pupuk hijau untuk budidaya kubis. Kegiatan dilaksanakan dari bulan Maret - Desember 2016 di Kebun Percobaan Berastagi, Medan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok yang terdiri atas 7  konsentrasi POC yaitu: 0 ml/l (kontrol), 25 ml/l, 50 ml/l, 75 ml/l, 100 ml/l, 125 ml/l dan  150 ml/l, dengan 4 ulangan. Hasil yang diperoleh adalah : Pemberian POC dengan berbagai konsentrasi tidak berbeda nyata dengan tanpa pemberian POC. Penggunaan pupuk organik cair konsentrasi 25 ml/l air dapat meningkatkan serapan N sebesar 20,13% dari perlakuan tanpa POC. Penggunaan POC konsentrasi 125 ml/l air meningkatkan serapan P dan K masing-masing  sebesar 21,28% dan 9,38% dari perlakuan tanpa POC. Penggunaan pupuk organik cair dengan konsentrasi 125 ml/l air dapat meningkatkan bobot kubis per krop dan per petak sebesar 3,53% dan 4,55% dari perlakuan tanpa POC. Kualitas krop kubis yang dihasilkan dengan pemberian POC menghasilkan kekerasan yang lebih rendah dari perlakuan tanpa POC, namun daya simpannya lebih lama.

Kata Kunci


kubis, POC, pemupukan, hasil

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Gomies, L., Rehatta, H., & Nendissa, J. J. (2018). Pengaruh pupuk organik cair ri1 terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botrytis L.). Agrologia, 1(1), 13-20.

Hakimah, S. (2015). Pengaruh Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Kualitas Tiga Varietas Bunga Kol (Brassica oleraceae var. botrytis L.), Skripsi.

Ma, L., Peterson, G. A., Ahuja, L. R., Sherrod, L., Shaffer, M.J., & Rojas, K.W. (1999). Decomposition of surface crop residues in long-term studies of dryland agroecosystems. Agron. J. 91, 401–409. doi:10.2134/agronj1999.00021962009100030008x.

Marpaung, A.E. (2018). Pemanfaatan jenis dan konsentrasi pupuk organik cair (poc) untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil sayuran kubis. Jurnal Agroteknosains, 1(2), 117-123.

Martin, E.C., Slack, D. C., Tanksley, K. A., & Basso, B. (2006). Effects of fresh and composted dairy manure aplications on alfalfa yield and the environment in Arizona. Agron. J. 98, 80-84.

Parman, S. 2007. Pengaruh pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang (Solanum tuberosum L.). Buletin Anatomi dan Fisiologi, XV(2), 21 – 31.

Rohmiyat, S. M., Surya, M., & Hastuti, P. B. (2006). Pengaruh dari pengenceran dan waktuinkubasi bahan organik terhadap pakcoy (Brassica juncea)]. Buletin Ilmiah Instiper, 13(1), 1–11.

Rondonuwu, N. K., Paulus, J., & Pinaria, A. (2016). Aplikasi pupuk organik cair terhadap pembentukan krop tanaman kubis (Brassica oleracea var capitata L.). Eugenia, 22(1), 21-28.

Sopha, G. A., & Uhan, T. S. (2013). Application of liquid organic fertilizer from city waste on reduce urea application on chinese mustard (Brassica juncea L) cultivation. AAB Bioflux, 5(1), 39-44.

Taufiq, A., Kuntyastuti, H., Prahoro, C., & Wardani, Y. (2007). Pemberian Kapur dan Pupuk Kandang Pada Sukkun Di Lahan Kering Masam. Jurnal Penelitian Tanaman Pangan, 26(2), 78-85.

Wigati, E.S., Syukur, A., & Bambang, D.K. (2006). Pengaruh takaran bahan organik dan tingkat kelengasan tanah terhadap serapan fosfor oleh kacang tunggak di tanah pasir pantai. J. I. Tanah Lingk. 6(2), 52-58.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats