Budidaya Lele dan Akuaponik untuk Menginisiasi Pembukaan Usaha Pemancingan Bumdes Desa Purwarejo, Kabupaten Wonogiri

Supriyadi Supriyadi, Bela Putri Alifyya, Nurul Azizah, Nurul Utami, Oktavia Dwi Rahayu Pratiwi, Osama Nur Laili Kaharudin, Pregian Yuniasa, Rachmi Mustika Sari, Rafi Muhammad, Rafii Prasetya

Abstract


Kegiatan pengabdian masyarakat melalui KKN ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan dalam budidaya lele di kolam yang dikombinasi dengan sayuran akuaponik, guna
menginisiasi pembukaan usaha pemancingan Bumdes-Desa Purworejo, Wonogiri yang telah
lama vakum kegiatan, karena dampak pandemi Covid 19. Sebagian anggota karangtaruna yang
tergabung dalam BUMDES wisata Jatimas, juga belum memiliki pengetahuan dan pengalaman
dalam membudidayakan lele dengan kombinasi sayuran akuaponik. Kegiatan pengabdian
dilakukan dengan pembekalan pengetahuan melalui demplot budidaya lele yang dikombinasi
dengan bertanam sayur secara akuaponik. Kegiatan dilakukan di kolam pemancingan milik
Bumdes dengan memasukkan bibit lele sebanyak 1500 ekor. Sayur akuaponik ditanam pada pipa
paralon dan didesain dengan sistem apung di permukaan kolam yang sekaligus untuk menjaga
kebersihan kolam. Pemeliharaan lele juga dilengkapi alat pemberi pakan otomatis untuk benih
lele berbasis digital/jam pemberian. Program telah mampu meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan anggota karangtaruna Desa Purworejo-Wonogiri dalam pemeliharaan lele di kolam
yang dikombinasikan dengan bertanam sayur dengan sistem akuaponik. Tim KKN juga berhasil
menginisiasi pembukaan kolam pemacingan Bumdes Desa Purworejo-Wonogiri yang juga telah
menghidupkan dua kolam lain dengan menebarkan benih lele dan nila. Hal ini diharapkan
mampu menjaga keberlanjutan usaha pemancingan sebagai bagian dari wahana wisata Jatimas
Desa Purwareja, Wonogiri yang telah lama vakum yang diharapkan mampu meningkatkan
kegiatan ekonomi setempat.

Keywords


budidaya lele, kolam, akuaponik, pemancingan

Full Text:

PDF

References


Anisa dan Ernawati. (2019). Budidaya lele di Kelompok Tani Desa Bontomanai, Kecamatan

Bontomarannu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. MATAPPA: Jurnal Pengabdian

Kepada Masyarakat. 2(2): 1-5.

Mulyadi, Pamukas, N. A., Adelina I., Lukistyowati, A. I. dan Yoswati, D. (2019). Pelatihan

budidaya ikan lele pada kolam terpal dengan sistem akuaponik di Desa Harapan,

Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Unri Conference Series:

Community Engagement 1: 347-354 https://doi.org/10.31258/ unricsce.1.347-354.

Diakses pada 27 Maret 2021.

Mulasari dan Asti, S. (2018). Penerapan teknologi tepat guna (Penanam hidroponik

menggunakan media tanam) bagi masyarakat Sosrowijayan-Yogyakarta. Jurnal

Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat. 2(3): 425-430.

Marisal & Mulyadi. 2020. Rancang bangun alat pemberi pakan ikan otomatis berbasis android.

Jurnal EL Sains. 2(1): 51-54.

Profile Kabupaten Wonogiri. (2021). Pemerintah Kabupten Wonogiri.

https://wonogirikab.go.id/index.php/profile/progile-wilayah/. Diakses pada 27 Maret

Suciyono, Ulkhaq, M. F., Prayogo, Dermawan, R. R., Apriliani, D. P., Salmatin, N., Maulana M.

H. dan Istanti, D. Y. (2020). Peluang usaha budidaya ikan lele sistem akuaponik

berteknologi bioflok di Desa Purwoasri, Tegaldlimo, Banyuwangi. Jurnal Medik Veteriner.

l3(1): 132-137.

Sophia-Dwiratna, N. P., Suryadi, E. dan Kamaratih, K. D. (2016). Optimasi pola tanam pada

lahan sawah tadah hujan di Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Jurnal

Teknotan. 10(1): 37-45.

Supriadi dan Putra, S. A. (2019). Perancangan sistem penjadwalan dan monitoring pemberi

pakan ikan otomatis berbasis internet of thing. Jurnal Aplikasi dan Inovasi Ipteks

SOLIDITAS. 2(1): 33-40.

Surbakti, J.A., Naharuddin, S. & Tanody, A.S. (2018). Analisis pengembangan usaha budidaya

ikan lele (Clarias sp) di Kota Kupang. Partner. 23(2): 662–671.