Pendampingan Meningkatkan Daya Saing Agroindustri Ubi Kayu di Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar Lombok Barat

Halil Hamzah, Tajidan Tajidan, Efendy Efendy, F.X. Edy Fernandez, Sharfina Nabilah

Abstract


Kegiatan pendampingan bertujuan untuk memfasilitasi perajin agroindustri ubi kayu untuk melakukan peningkatan daya saing produk olahan melalui penerapan teknologi pengemasan, teknik pengeringan yang sehat, mengenal networking dalam marketing product di pasar semi modern dan modrrn. Pendekatan yang diterapkan dalam pendampingan ini adalah pendekatan Kerjasama Triple P-Plus dengan Misi 3-B sebagai Alternatif Solusi. Masalahan yang dipaparkan di atas memerlukan cara cerdas untuk solusinya guna meningkatkan pendapatan rumah tangga perajin karena agroindustri ubi kayu merupakan andalan utama sebagai sumber pendapatan rumah tangga. Sedangkan metode pelaksanaannya adalah Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan menerapkan metode pengajaran orang dewasa (Adult education) dengan pendekatan kelompok melalui penerapan Focus Group Discussion (FGD) dipadukan dengan percontohan produksi agroindustry yang menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi (Participatory Action Research) dan praktek pengemasan produk dan diversifikasi produk. Hasil pendampingan menggambarkan bahwa agroindustry ubi kayu mengolah ubi kayu menjadi berbagai produk olahan siap saji seperti opak-opak dengan bentuk empat persegi, rengginang dan keripik yang belum disentuh oleh tekonologi pengirisan yang menghasilkan ketebalan yang seragaM. Pendampingan cara pengeringan dan teknik masak (menggoreng) dan pengemasan pada produk Opak dapat meningkatkan nilai jual produk yang diindikasikan dengan meningkatnya Total Revenue (TR) produk per satu kali proses produksi sebesar 35,71% dan peningkatan profit mencapai 79,10% per minggu dan per bulan. Pengemasan Opak tidak hanya berfungsi sebagai wadah, pelindung untuk menjadikan Opak lebih awet, tetapi berfungsi juga sebagai kenyamanan konsumen dan sarana promosi dan informasi, sehingga dapat meningkatkan nilai produk yang memiliki nilai jual yang tinggi. Peningkatan nilai produk setelah pengemasan mengindikasikan bahwa pengemasan berdampak pada pengembangan usaha yang berdaya saing walaupun masih dalam tataran local. Pengembangan produk olahan ubi kayu di Sigerongan secara higienes masih memerlukan intervensi pemerintah melalui Departemen Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Kesehatan untuk memperoleh sertifikat Halal agar mampu bersaing secara luas dalam pasar global. Hasil Olahan ubi kayu di Sigerongan berpotensi menjadi Aikon Desa Sigerongan Lingsar Lombok Barat. Oleh karena itu, perlu Kerjasama yang solid antara pemerintah dan perguruan tinggi untuk menciptakan produk yang berdaya saing tinggi yang Better Business untuk menuju Better Living (welfare) perajin.

Keywords


agroindustri, 3P-Plus Misi 3B, ubi kayu

Full Text:

PDF

References


Aristanto. 1996. Pemberdayaan Usaha Kecil. Science Journal No: 25 Desember Universitas Merdeka. Malang.

Badan Pusat Statistik. 2017. Nusa Tenggara Barat Dalam Angka 2017. BPS NTB. Mataram.

Badan Pusat Statistik. 2017. Kabupaten Lombok Barat Dalam Angka 2017. BPS Kabupaten Lombok Barat. Mataram.

Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat. 2010. Potensi Industri Kecil Dan Menengah Kabupaten Lombok Barat. Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mataram.

Downey, W.D, dan Erickson, SP. 1988. Manajemen Agribisnis. Erlangga. Jakarta

Didu, M.S..2003. Konsep Kinerja Agroindustri Indonesia. Volume 8. Nomer 2. Agrimedia. (Diakses 28 Januari 2019).

Gumbira-Said. E., Rahmayanti. Dan M.Z. Muttaqin. 2001. Manajemen Teknologi Agribisnis, Kunci Menuju Daya Saing Global Produk agribisnis. Ghalia Indonesia, Jakarta.

Gumbira-Said. E. 2004a. Peningkatan Efisiensi Pasar Dalam Rangka Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Teknologi. Makalah Workshop Pengembangan Technopreneurship Mendukung Agroindustri Berdaya Saing.

Gumbira-Said. E. 2004b. Paradigma Peningkatan Pemanfaatan Teknologi Menuju Pembangunan Pertanian Indonesia yang Berkelanjutan, dalam Husodo, S. Y., Saragih, B., Dillon., H.S., Nasution, M. 2004. Pertanian Mandiri: Pandangan Strategis Para Pakar untuk Kemajuan Pertanian Indonesoia. RS Pustaka Indonesia.

Hafsah, M.J. 2003. Bisnis Ubikayu Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Sumarni, S. 2019. Kinerja Usaha Agroindustri Ubi Kayu di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Skripsi Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian Pada Fakultas Pertanian Universitas Mataram.

Tambunan, Tulus, 2002, Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia : Beberapa Isu ting,Salemba Empat, Jakarta.