Pelatihan Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbasis Limbah Rumah Tangga sebagai Alternatif Penggunaan Pupuk Organik di Desa Uteunkot Cunda Lhokseumawe

Laila Nazirah, Hafifah Hafifah, Maisura Maisura

Abstract


Sampah merupakan limbah yang berasal dari sisa kegiatan sehari-hari manusia yang berbentuk padat dan cair. Salah satu sampah yang berbentuk padat adalah sampah dari sisa-sisa kulit buah-buahan dan sayur-sayuran yang dibuang ke tempat sampah, karena tidak digunakan dan diinginkan lagi oleh manusia. Salah satu manfaat yang dapat dilakukan untuk mengelola sampah berupa sisa kulit buah-buahan, sayuran dan bahan organik lainnya adalah dapat dibuat sebagai Mikroorganisme Lokal (MOL). Disekitar kita banyak bahan-bahan yang dapat dibuat untuk MOL. Berdasarkan pengamatan di lapangan, masyarakat di Desa Uteukot sudah mengelola sampah dengan baik seperti pemisahan sampah organik dan anorganik. Namun untuk pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai pupuk organik cair belum dilakukan. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan melakukan pembuatan pupuk organik cair yang bisa dijadikan sebagai penambah ketrampilan masyarakat dengan memanfaatkan bahan organik yang ada disekitarnya. Pelatihan bagi masyarakat di Desa Uteukot cunda Lhokseumawe untuk membuat Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai alternatif dalam pembuatan pupuk organik cair ini dengan harapan dapat menambah pengetahuan dan ketrampilam serta sumber pendapatan bagi masyarakat. Berdasarkan pengabdian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan pembuatan POC di Desa Uteunkot cunda Lhokseumawe mendapat respon positif bagi masyarakat dan dapat menambah pengetahuan terhadap pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai solusi pengelolaan sampah organic hasil dari sampah rumah tangga yang mempunyai banyak manfaat salah satunya untuk meningkatkan produksi pangan sehari-hari di Desa Uteunkot. Selain itu juga pengabdian ini membawa manfaat yang berkesinambungan bagi masyarakat, serta untuk memajukan Desa Uteunkot dalam kemandirian pangan.

Keywords


sampah rumah tangga, pupuk cair, bioaktivator

Full Text:

PDF

References


Damanhuri, E dan Tri Padmi. 2010. Diktat Kuliah Program Studi Teknik Lingkungan. Institut Teknologi Bandung.

Dini Rohmawati. 2017. Pembuatan Kompos Dengan MOL Limbah Organik. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/dini-rohmawati-ssi- msc/kompos-mol- dini-r.pdf Diakes tanggal 8 April 2017. Pukul 13.34.

Hamdiani,dkk., 2018. Pengolahan Lahan Mandiri Limbah Organik Rumah Tangga Untuk Mendukung Pertanian Organik Lahan Sempit. J. Pijar MIPA, Vol. 13 No. 2, Hal : 151-154.DOI: 10.29303/jpm.3i2.462

Lamapaha, Helena, E; Siti Nurul Kholifah, dan Zulaekhah. 2013. Penerapan MOL Dari Nasi Bekas Dalam Pekomtakur Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat DI RT 06/RW V Kelurahan Pendrikan Lor-Semarang

Rahayu,Dwi Ermawati dan Yudi Sukmono. 2013.Kajian Potensi Pemanfaatan Sampah Organik Pasar berdasarkan Karakteristiknya (Studi Kasus Pasar Segiri Kota Samarinda. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan. ISSN: 2085-1227 Volume 5, Nomor 2. Hal. 77-90

Sunarsih, E. 2014. Konsep Pengolahan Limbah Rumah Tangga Dalam Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. Volume 5 Nomor 03 ; Hal : 162-167.