EFFECT USE BIOFERTILIZER AND DIFFERENCES TYPE SOIL ON GROWTH AND YIELD ARROWROOT

Lidia Natalidini Putri Patola, Supriyono Supriyono, Pardjanto Pardjanto

Abstract


This research purposed to know the effect of biofertilizers, the effect of soil type, and the effect of interaction between biofertilizers and soil type on growth and yield arrowroot. This study uses a randomized block design with 2 factors, namely biofertilizers of biota max consisting of 2 levels and types of land consisting of 2 levels. Analysis of the data using Analysis of Variance and continued with Test of Least Significant Difference at the level 5%. The results of this study indicate that: 1) application of  biofertilizer is effect significantly   against  increased  in the number of leaves, number of tillers total, relative growth rate and net assimilation rate, the number of tubers per hill, tuber diameter, tuber length and weight of tuber per hill than without the application of biofertilizers, 2) arrowroot planting in soil grumosol significant effect against  increased crop height, number of tillers total, relative growth rate, leaf area index, and the number of tuber per hill than arrowroot planting in rendzina soil.


Keywords


biofertilizer; soil type; arrowroot

Full Text:

PDF

References


Agustina, L., 2004. Dasar Nutrisi Tanaman. Jakarta : Rineka Cipta, 80 p.

Alexander, M. 1977. Introduction to soil microbiology. pp. 333-349 In. John Wiley and Sons. New York. pp. 333-349.

Anisyah F, Sipayung R, dan Hanum C. 2014. Pertumbuhan dan produksi bawang merah dengan pemberian berbagai pupuk organik. J Online Agroekotek-nologi 2(2):482-496. URL: http://jurnal.usu.ac. id/index. php/agroekoteknologi/article/view/7051/2885

Anonim. 2009. Nilai Tambah dari Umbi Garut. Dalam Agrina Tabloid Agribisnis Dwi Mingguan. 5:108. www.agrinaonline. com/ show_article.php. [15 Septe-mber 2009].

Anonim, 2010. Custombio Bakteri dan Jamur Pembenah Tanah. http://pupukorganik-custombio.blogspot.com/2010/12/custom-bio-bakteri-dan-jamur-pembenah.html.

Anonim, 2011. Custombio Bacteria In Action. http://custombio-indo-nesia. Blog-spot.com/

Ardiningsih S.J. 1986. Peranan pemupukan K pada tanaman perkebunan di berbagai jenis tanah di Indonesia. Makalah disampaikan pada Temu Karya Penggunaan Pupuk Kalium pada Perkebunan dalam Rangka Efisiensi dan Peningkatan Produksi.

Arimbi, N.W., 1998. Pengembangan tanaman garut (Marantha arundinacea L.) dan industri kecil olahannya bertumpu pada prakarsa petani. Yogyakarta : Fakultas Pertanian Universitas Wangsa Manggala.

Bilman.W.S., 2001. Analisis Pertumbuhan Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata), Pergeseran Komposisi Gulma pada Beberapa Jarak Tanam dan Pengolahan Tanah. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia. Vol.3. No.1.Hal 25-31. http://www.bdpunib.org./jipi/2001/25:pdf> [10/9/2008]

Darmawijaya, I., 1980. Klasifikasi Tanah. Dasar Teori Bagi Peneliti Tanah dan Pelaksana Pertanian di Indonesia, Balai Penelitian Teh dan Kina, Bandung. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Djaafar, T.F. dan S. Rahayu. 2006. Teknologi Pemanfaatan Umbi Garut, Pangan Sumber Karbohidrat. Yogyakarta : Badan Ketahanan Pangan bekerja sa-ma dengan Pusat Kajian Makanan Tradisional Universitas Gadjah Mada. 27 hlm.

Djaafar, T.F., Sarjiman, S. Rahayu, A.B. Pustika. 2007. Pengembangan Budidaya Tanaman Garut dan Teknologi Pengolahannya untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Yogyakarta : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian.

Fillamajor, F.C. and J. Jukema. 1996. Marantha arundinacea L. Plant Resources of South-East Asia. 9. Plant yielding non-seed carbohydrates. Bogor : Prosea.

Gaspersz, V., 1991. Teknik Analisis Dalam Penelitian Percobaan. Bandung : Tarsito, 623.

Gardner, F. P., R. B. Pearce, and R. L. Mitchell. 1985. Physiology of crop plants. Iowa State University Press, Ames, IA. 327 p.

Goenadi, D. H., R. Saraswati, dan Y. Lestari. 1993. Kemampuan melarutkan fosfat dari beberapa isolat bakteri asal tanah dan pupuk kandang sapi. Menara Perkebunan 61(2): 44-49.

Goenadi, D. H., dan R. Saraswati. 1993. Kemampuan melarutkan fosfat dari beberapa isolat fungi pelarut fosfat. Menara Perkebunan 61(3): 61-66

Gusmaini, Sudiarto, dan H. Nurhayati. 2003. Pengaruh macam bahan tanaman terhadap pertumbuhan produksi umbi-umbian dan pati garut. Jurnal Ilmiah Pertanian IX(1): 13−21 Gokuryoku. Persada

Haefele SM, Jabbar SMA, Siopongco JDLC, Tirol PA, Amarante ST, et al. 2008. Nitrogen use efficiency in selected rice (Oryza sativa L.) genotypes under different water regimes and nitrogen levels. Field Crops Research. 107(2):137146. DOI: 10.1016/j.fcr.2008.01.007

Ispandi, A., 2003. Pemupukan P, K, dan Waktu Pemberian Pupuk K pada Tanaman Ubi Kayu di Lahan Kering Vertisol. Ilmu Pertanian Vol.10 No.2, 2003 : 35-50.

Marsono Y. 2002. Indeks glisemik umbi-umbian. Agritech 22(1). URL: http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/detail.php?dataId=5270.

Mualim L, SA Aziz, dan M Melati. 2009. Kajian pemupukan NPK dan jarak tanam pada produksi antosianin daun kolesom. J. Agron. Indonesia. 37(1): 55-61.

Nurhayati, H., Sudiarto, Gusmaini, dan M. Rahardjo. 2003. Daya Hasil Umbi-Umbian dan Pati Beberapa Aksesi Garut (Marantha arundinacea L.) pada Beberapa Tingkat Naungan. Jurnal Ilmiah Pertanian IX(2): 17−25 Gakuryoku Persada

Nursyamsi D. 2009. Effect of potassium and corn varieties for organic acids from root exudates, uptake of N, P, and K production plants and corn stover (Zea mays L.). J. Agron. Indonesia 37 (2):107-114 (in Indonesian).

Nyakpa, M.Y., A.M. Lubis, M.A. Pulung, et.al. 1988. Kesuburan Tanah. Lampung : Universitas Lampung, 258.

Paulus , J.M., 2011. Pertumbuhan dan Hasil Ubi Jalar pada Pemupukan Kalium dan Penaungan Alami pada Sistem Tumpangsari dengan Jagung. J Agrivigor 10(3):260-271. URL: http://download.portalgaruda.org/article.php?article =29655& val= 2165

Setyamidjaja, D., 1986. Pupuk dan Pe-mupukan. CV Simplex. Jakarta.

Soepardi, 1979. Sifat dan Ciri Tanah. Bogor: IPB.

Simanungkalit, R.D.M., D.A Suriadikarta, Rasti Saraswati, Diah Setyorini, dan Wiwik Hartatik, 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Bogor : Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Steel, R. G. D. dan J. H. Torrie., 1989. Prinsip dan Prosedur Statistika (Suatu Pendekatan Biometrik) Penerjemah B. Sumantri. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. 748 hal.

Sugandi, E., dan Sugiarto., 1994. Rancang-an Percobaan, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta : Andi Offset. 238 hal.

Yin, X.Y., E.A. Lantinga, A.H.C.M. Scha-pendonk, X.H. Zhong. 2003. Some quantitative relationship between leaf area index and canopy nitrogen content and distribution. Ann. Bot. 91:893-903.

Yudianto AA, Fajriani S, dan Aini N. 2015. Pengaruh jarak tanam dan frekuensi pembumbunan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman garut (Marantha arundinaceae L.). J Produk-si Tanaman 3(3):172–181. URL: http://protan. studentjournal. ub.ac.id/index.php/protan/article/view/182/176




DOI: http://dx.doi.org/10.15608%2Fstjssa.v14i1.600

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

View SAINS TANAH Stats