Status Unsur Hara Ca,Mg, dan S sebagai Dasar Pemupukan Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) di Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan

Sri Hartati, Joko Winarno, Grece Novarizki

Abstract


Title  : Nutrient Status Ca, Mg, and S as The Basic Fertilizing of The Groundnut (Arachis hypogaea L.) in Punung, Pacitan. The research was done in May until October 2008. The aims of this research were to know the status of soil N, P, K and determine the fertilizing and the soil management strategy for peanut in Punung, Pacitan. This research used fenomenological qualitative descriptive method that supported by laboratory analysis and cuisioner about agriculture activity by the farmers at Punung. The research soil variables are pH, organic-C, N total, P available, K available, CEC, base saturation, and soil tekstur. The result of this research shows that the globally available Ca soil  status in Punung is medium (6,08-7,87me%), avalaible Mg soil provided status globally is high(4,05-5,25me%) , and S soil provided status globally is also very low. S nutrient must be added Land Map Unit (LMU) 2, 5, 9, 14, 15 to reach yield 2 ton/ha and 2,5 ton/ha of groundnut. Soil management strategy is done by adding S fertilizer adjusted with the plant need by drowning it into the soil nearby the root area with two times fertilizing, ZA fertilizer addition to keep S supply, the addition organic matter, the use of mulsa, plant rotation and soil management adjusted tho the slope condition.

Keywords


Nutrient status Ca,Mg,S; Groundnut; Soil management

Full Text:

PDF (INDONESIAN)

References


Adimihardja, Abdurachman, Mappaona, dan Arsil Saleh. 2002. Teknologi Pengelolaan Lahan Kering Menuju Pertanian Produktif dan Ramah Lingkungan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.

Adisarwanto, T. 2000. Meningkatkan Produksi Kacang Tanah di Lahan Sawah dan Lahan Kering. Penebar Swadaya. Jakarta.

Aksi Agraris Kanisius. 1989. Kacang tanah. Kanisius. Yogyakarta

Agus. F dan J. Ruijter. 2004. Perhitungan Kebutuhan Pupuk. http://www.worldagroforestrycentre.org/SEA/Publications/files/lecturenote/LN0036-06.PDF. Diunduh tanggal 1 Maret 2008 Pukul 12.00 WIB.

Anonim. 2000. http://iel.ipb.ac.id/sac/hibah/hibah/2002/agrostologi/fosfor.htm. Diunduh tanggal 1 Maret 2008 pukul 12.29 WIB

. 2001. Pupuk Arti Penting dan Perhitungan Kebutuhannya. http://www.tanindo.com/abdi14/hal2001.htm (Diunduh tanggal 28 Mei 2008 pukul 10.00 WIB).

http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=11&dn=20070415165544. Diunduh tanggal 12 Februari 2008 pukul 15:09:49 WIB.

. 2007. http://www.merahijo.com/artikel%208.htm. Diunduh tanggal 21 Januari 2008 pukul 20:39:20 WIB.

. 2009. Keterangan Iklim Oldeman http://klimatologibanjarbaru.com/pages/publikasi/keterangan-oldeman (Diunduh tanggal 14 April 2009 pukul 12.30 WIB)

Balai Penelitian Tanah. 2005. Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Departemen Pertanian. Bogor.

Barber, S.A. 1984. Soil Nutrient Bioavailability A Mechanistic Approach. John Wiley. Singapore.

Bell M.J., G.C.Weight and G.L. Hammer. 1992. Night temperature Effect on Radiations Use Efficiency in Peanut. Crop.Sci.32:1329-1335

BPS Pacitan. 2006. Kecamatan Punung dalam Angka Tahun 2005/2006. Pacitan.

BPS Pacitan. 2007. Kabupaten Pacitan dalam Angka Tahun 2007. Pacitan.

BPS Pacitan. 2008. Kecamatan Punung dalam Angka Tahun 2008. Pacitan.

Djaenudin,D., M. Any, H. Marwan, dan H. Subagyo. 2003. Kriteria Kesesuaian Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Bogor

Departemen Pertanian, 2000. Paket Teknologi Anjuran Budidaya Kacang Tanah. http://www.pustaka-deptan.go.id/agritek/ntbr0105.pdf. Diunduh Tanggal 2 Maret 2008 Pukul 12.47 WIB.

Dierolf. T, T. Fairhurst and, E. Mutert. 2001. Soil Fertility Kit : A Tool Kit for Acid, Upland Soil Fertility Management in Shoutheast Asia. PT Jasa Katom; and Potash & Phosphate Institute (PPI). Canada.

Hanafiah, K. A. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Raja Garfindo Persada. Jakarta

Handayani, Sumardi, Gunadi, Darsono, dan Irianto. 1999. Laporan Akhir: Studi Identifikasi Potensi Ekooimi Kabupaten Daerah Tingkat II Karanganyar. Kerjasama Pemerintah Daerah Tingkat II Karanganyar dengan Lembaga Penelitian Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Hardjowigeno, S. 1995. Ilmu Tanah Edisi Revisi. Akademika Pressindo. Jakarta.

Ispandi, A. 2002. Pemupukan NPKS dan Dinamika Hara Dalam Tanah dan Tanaman Kacang Tanah di Lahan Kering Tanah Alfisols. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan VOl 21 No.1. Diunduh Tanggal 7 April 2008 pukul 10.00 WIB.

Jacob, A. 2007. Tanaman dalam Mengevaluasi Status Kesuburan Tanah. http://tumoutou.net/3_sem1_012/a_jacob.htm. Diakses Tanggal 5 April 2008 Pukul 11.00 WIB.

Kartasapoetra, A.G. 1988. Teknologi Budidaya Tanaman Pangan di Daerah Tropik. Bina Aksara. Jakarta.

Lingga, P. 1994. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta

Mulyani, M. 2001. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.

Munir, 1996. Tanah-Tanah Utama Di Indonesia. Pustaka Jaya. Jakarta.

Rinsema, W.J. 1986. Pupuk dan Cara Pemupukan. Bhratara Karya Aksara. Jakarta.

Rosmarkam, A. dan N.W. Yuwono. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius. Yogyakarta.

Safuan, La Ode. 2002. Kendala Pertanian Lahan Kering Masam Daerah Tropika dan Cara Pengelolaannya. laodesafuan@yahoo.com. Diunduh Tanggal 30 Februari Pukul 13.07 WIB.

Supriyadi. 2007. Laporan Akhir: Ketersediaan Unsur Hara Makro Pada Lahan Pertanian di Kabupaten Pacitan. LPPM UNS. Surakarta.

Suntoro et., al. 2004. Laporan Akhir: Penelitian Potensi dan Pengelolaan Lahan Kering Berwawasan Agribisnis dan Agroforestry di Kabupaten Pacitan. Universitas Sebelas Maret Surakarta

Sutedjo, M. M dan Kartasapoetra, A. G. 1999. Pupuk dan Cara Pemupukan. PT Rineka Cipta. Jakarta.

Sutedjo, M. M dan Kartasapoetra, A. G. 1999. Pupuk dan Cara Pemupukan. PT Rineka Cipta. Jakarta.

Suwardji. 2003. Lahan kering. Suwardji@yahoo.com Diunduh tanggal 23 Desember 2008 pukul 14.00 WIB

Tan, K H. 1991. Dasar-Dasar Kimia Tanah. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Tisdale, L. T. Nelson. 1985. Soil Fertility and Fertilizers. The Mac Milan Company. Newyork

Notohadiprawiro T., S. Soekodarmodjo, dan E. Sukana. 2006. Pengelolaan Kesuburan Tanah dan Peningkatan Efisiensi Pemupukan. soil.faperta.ugm.ac.id/tj/1981/1984%20penge.pdf. Diunduh tanggal 6 Maret 2008 pukul 15.56 WIB.

Warintek. 2000. http://www.warintek.ristek.go. id/pertanian/kacang_tanah.pdf. Diunduh tanggal 2 Maret 2008 Pukul 12.45 WIB.

Wikipedia. 2007. Kacang Tanah. http://ms.wikipedia.org/wiki/Kacang_Tanah. Diunduh tanggal 2 Maret 2008 Pukul 13.00 WIB.

Wikipedia. 2008. Punung Kabupaten Pacitan. http://id.wikipedia.org/wiki Punung%2C_Pacitan. Diunduh tanggal 10 Maret 2008 pukul 15.55 WIB.

Winarso, S. 2005. Kesuburan Tanah Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Gava Media. Yogyakarta.

Yuwono, N. W. 2004. Kesuburan Tanah. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.15608%2Fstjssa.v9i2.238

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

View SAINS TANAH Stats