LAJU RESPIRASI, KANDUNGAN GULA DAN ASAM DARI BEBERAPA BUAH DAN SAYUR SELAMA MASA PENYIMPANAN DALAM ATMOSFIR TERMODIFIKASI

Rofandi Hartanto, Sri Liswardani

Sari


Beberapa buah (salak Pondoh dan pisang Raja) dan sayur (cabai merah dan terung) disimpan
dalam kontainer atmosfir termodifikasi dalam suhu ruang untuk mengetahui laju respirasi dan
kandungan gula dan asam dari masing-masing komoditas. Besarnya laju respirasi pada
kondisi atmosfir termodifikasi O2:CO2:N2=20:5:75 pada suhu ruang cabai merah besar, salak
Pondoh, pisang Raja dan terung berturut-turut adalah 40,96, 17,05, 21,56 dan 38, 58
mg/kg/jam.
Kandungan gula (oBrix) di awal penyimpanan masa penyimpanan mula-mula turun di hari
kedua kemudian terus naik hingga akhir penyimpanan, kecuali pada pisang Raja yang pada
hari kedua menunjukkan sedikit aktivitas klimakterik. Kandungan gula cabai merah antara
12,2 hingga 15,6, salak Pondoh 10,0 hingga 15,4, pisang Raja 12,0 hingga 13,6 dan terung
12,4 hingga 14,0 oBrix.
Kandungan asam total (% v/v) pada cabai merah besar, salak Pondoh dan terungberturut-turut
adalah 0,56—0,66, 0,28—0,42, dan 0,19—0,31%. Sedangkan pada pisang Raja, cenderung
fluktuatif mengikuti pola klimakterisitasnya, tetapi berkisar pada angka 0,38—0,67%,
kemudian cenderung menurun hingga 0,46% pada hari ke-6.


Kata Kunci


atmosfir termodifikasi; respirasi; kandungan gula; kandungan asam

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.