IDENTIFIKASI POTENSI PENCEMARAN RESIDU PESTISIDA DI LAHAN PERTANIAN JAWA TENGAH

Asep Kurnia, Nurhasan Nurhasan

Sari


Penggunaan pestisida untuk pertanian dari tahun ke tahun semakin meningkat sejalan dengan
jumlah dan jenis pestisida yang beredar di pasaran. Semakin meningkatnya penggunaan
berpotensi menimbulkan pencemaran residu pestisida di lahan pertanian yang akan
menyebabkan gangguan terhadap agroekosistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mendapatkan data status penggunaan pestisida dan potensi pencemarannya di sentra produksi
tanaman pangan dan sayuran di JawaTengah. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2007 di
seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Metoda yang digunakan adalah metoda surver Rapid
Rural Appraisal (RRA) yang dikombinasikan dengan data Sistem Informasi Geografis (SIG).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida di petani ada kecenderungan
belum berdasarkan prinsip PHT (Pengelolaan Hama Terpadu). Dalam konsepsi PHT
penggunaan pestisida adalah merupakan alternatif terakhir apabila cara pengendalian lain
tidak memberikan hasil yang memuaskan. Pestisida digunakan dalam jumlah sesedikit
mungkin dalam batas yang efektif (tidak berlebihan) dan diaplikasikan apabila tingkat
kerusakan tanaman atau kepadatan populasi organisme pengganggu melampaui batas
toleransi ambang ekonomi. Aplikasi pestisida pada umumnya tidak mengikuti aturan lima
tepat yaitu tepat waktu, tepat sasaran, tepat dosis, tepat cara, dan tepat jenis, sehingga
berpotensi terjadinya residu dan biomagnifikasi di lahan pertanian.


Kata Kunci


Pencemaran; Residu; Pestisida; Pertanian

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.