PERTUMBUHAN TRIBULUS TERRESTRIS PADA BEBERAPA KONSENTRASI NAA DAN BAP IN VITRO

Rina Puji Lestari, Samanhudi Samanhudi, Ahmad Yunus

Sari


Tribulus terrestris merupakan tanaman yang tergolong dalam spesies Zygophyllaceae. T. terrestris dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Buah T. terrestris dimanfaatkan untuk menghambat pembentukan batu ginjal, mengobati diabetes, rematik, impotensi, penyakit jantung serta meningkatkan stamina tubuh. T. terrestris hanya dapat dibudidayakan pada musim tertentu. Perbanyakan tanaman dilakukan menggunakan biji. Teknologi yang dapat digunakan untuk memperbanyak T. terrestris adalah kultur jaringan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dan Bioteknologi, FP UNS Surakarta pada bulan Mei sampai November 2016. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah penambahan NAA pada konsentrasi 0; 0,5; 1; 1,5 ppm dan faktor kedua adalah penambahan BAP pada konsentrasi 0; 1; 2; 3 ppm. Data penelitian dianalisis secara deskriptif karena dari uji kenormalan data, data tidak dapat dianalisis menggunakan analisis ragam. Variabel pertumbuhan yang diamati adalah waktu muncul kalus, warna kalus, waktu muncul tunas, jumlah tunas, waktu muncul daun, jumlah daun, waktu muncul akar dan jumlah akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu muncul tunas paling cepat terdapat pada perlakuan NAA 1 ppm dan BAP 3 ppm dengan rata- rata waktu 38 HST. Perlakuan NAA 0,5 ppm dan BAP 3 ppm mampu memunculkan tunas paling banyak sejumlah 4 tunas. Perlakuan NAA 1,5 ppm dan BAP 0 ppm mampu memunculkan daun paling cepat 48 HST dan akar pada 63 HST serta memiliki jumlah akar yang paling banyak yaitu 5 buah.

Kata Kunci


Tanaman obat; kultur jaringan; zat pengatur tumbuh; kalus

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.