SISTEM PEMBIBITAN TANAMAN KARET DENGAN ROOT TRAINER

Nur Eko Prasetyo, Budi Setyawan, Imam Susetyo

Sari


Pembibitan tanaman karet di Indonesia saat ini dilakukan umumnya dengan stump okulasi mata tidur (OMT) dan pembuatan bibit polibeg tanam benih langsung (tabela). Kedua sistem pembibitan tersebut menggunakan wadah media berupa plastik polibeg dan media campuran topsoil dan pupuk kandang dengan perbandingan tertentu. Penggunaan polibeg dan topsoil seringkali menyebabkan (1) akar tunggang mengalami coiling, (2) perakaran bibit tidak berkembang maksimal karena topsoil terlalu padat, (3) membutuhkan banyak tenaga kerja dalam pengelolaannya sehingga menyebabkan biaya produksi tinggi, (4) bobot polibeg dan media topsoil yang berat membatasi kapasitas jumlah bibit yang dapat diangkut saat didistribusikan atau diangkut sehingga efisiensi biaya pengangkutan rendah, dan (5) penggunaan topsoil yang dilakukan terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Root trainer dikembangkan sebagai wadah yang lebih baik dari polibeg. Root trainer terbuat dari bahan keras dan di dalamnya terdapat beberapa tonjolan vertikal yang berfungsi mengarahkan pertumbuhan akar lurus ke bawah dan mencegah terjadinya pertumbuhan akar secara spiral. Penggunaan root trainer harus diikuti dengan pemilihan media tanam yang sesuai agar bibit tumbuh dengan baik serta efisien penanganannya. Media  tersebut dapat berupa serbuk sabut kelapa, gambut rawa, sekam atau arang sekam, limbah padat olahan jamu, dan blotong. Penggunaan root trainer dengan media-media tersebut dapat menciptakan perakaran bibit yang baik, padat dan lebih tahan dari kerusakan, sehingga tanaman karet dapat segera tumbuh dengan jagur setelah ditanam di kebun produksi. Selain itu, penggunaan root trainer juga dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengusahaan bibit tanaman karet, termasuk dalam transportasi bibit ke kebun produksi.

Kata Kunci


pembibitan tanaman karet, root trainer, media tanam, perakaran

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.