PENGARUH TAKARAN PUPUK HAYATI DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP HASIL JAGUNG

Rajiman Rajiman

Sari


Penelitian  bertujuan  untuk mengetahui   pengaruh  takaran pupuk  hayati  dan  dosis pupuk anorgank  terhadap  hasil  jagung.  Penelitian  telah  dilaksanakan  di  Sendangtirto,  Berbah, Sleman.  Penelitian  direncanakan  dilakukan  dari  bulan  Juni  sampai  Nopember  2016. Penelitian menggunakan  Rancangan  Acak  Kelompok  (RAK)  faktorial dengan 3  ulangan. Faktor pertama adalah takaran pupuk hayati (H) yang terdiri dari : H1  = 0 kg/ha, H2  = 25 kg/ha dan H3 = 50 kg/ha.  Faktor kedua adalah dosis pupuk anorganik (A) yang terdiri A1 = ½ dosis,   AK2  = 1 dosis dan A3  = 1,5 dosis. Rekomendasi yang digunakan adalah 250 kg/ha phonska dan 200 kg/ha urea. Parameter pengamatan terdiri atas jumlah daun, total luas daun, panjang tongkol, lingkar tongkol, jumlah biji per tongkol, bobot 100 Biji kering, jumlah baris per tongkol, bobot biji kering per tongkol dan produktivitas. Data yang terkumpul dianalisis dengan sidik ragam dan DMRT pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan  takaran  pupuk  hayati  dan  dosis  pupuk  anorganik  tidak  nyata  berpengaruh terhadap jumlah baris, panjang tongkol, lingkar tongkol, jumlah biji per tongkol, bobot 100 biji, bobot biji kering per tongkol dan produktivitas jagung.

Kata Kunci


Jagung; pupuk hayati; pupuk anorganik dan produktivitas

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.