VIABILITAS BENIH PEPAYA (Carica papaya L.) DARI BAGIAN BUAH YANG BERBEDA DENGAN PERENDAMAN AIR PANAS, H2SO4 DAN KNO3

Nurngaini Nurngaini, Maryana Maryana, R. Febriyanto

Sari


Kemampuan benih pepaya untuk berkecambah dipengaruhi oleh resistensi senyawa fenolik yang dapat menghambat perkecambahan dan kendala lain yang disebabkan dormansi benih. Pesentase berkecambah benih disetiap bagian buah juga bervariasi mulai dari bagian pangkal, tengah maupun ujung buah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh letak benih pada buah dan macam perendaman terhadap viabilitas benih pepaya. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta pada bulan Maret sampai Juni 2016. Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan  dua  faktor.  Faktor  pertama  adalah  bagian  buah  pepaya,  yakni  :  B1  (ujung),  B2 (tengah), dan B3 (pangkal). Faktor kedua adalah perendaman, ialah P1 (aquades), P2 (air panas 50o  C), P3 (H2SO4  1 %), dan P4 (KNO3  10 %). Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih pepaya bagian tengah buah memiliki viabilitas paling tinggi, perlakuan macam perendaman tidak berpengaruh nyata terhadap viabilitas benih pepaya.


Kata Kunci


pepaya; bagian buah; macam perendaman

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.