EMISI CH4 DAN HASIL GABAH PADA VARIETAS CIHERANG DENGAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 2:1 DI LAHAN TADAH HUJAN

Terry Ayu Adriany, Ali Pramono, Yono Yono

Sari


Lahan sawah merupakan sumber penghasil emisi CH4. Kondisi lingkungan pertanaman padi sawah yang tergenang (anaerob) merupakan kondisi optimum pembentukkan gas CH4. Selain itu, pengalolaan lahan dan teknik budidaya tanaman padi dapat mempengaruhi emisi CH4 yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika emisi CH4 dan hasil padi pada varietas Ciherang pada Musim Hujan 2014-2015 (MH 2014-2015) dan Musim Kemarau I 2015  (MK I 2015) dengan cara tanam Jajar  Legowo  2:1  di lahan  sawah tadah hujan. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Lingkungan Pertanian pada bulan November 2014 - Maret 2015 untuk MH 2014-2015 dan Maret - Juli 2015 untuk MK I 2015, dengan  menerapkan  jajar  legowo  2:1.  Varietas yang digunakan  adalah  varietas Ciherang dengan variabel yang diamati adalah fluk CH4  dengan pengambilan sampel GRK terbatas, emisi CH4, hasil gabah, tinggi muka air tanah serta data iklim. Hasil penelitian menunjukkan emisi CH4  dan hasil padi yang dihasilkan pada MH 2014-2015 sebesar 216 kg CH4  ha-1 dengan hasil gabah 5,6 ton ha-1. Emisi CH4  dan hasil padi pada MK I 2015 sebesar 244 kgCH4 ha-1 dengan hasil gabah dan 4,2 ton ha-1


Kata Kunci


Ciherang; emisi GRK; hasil padi; jajar legowo 2:1

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.