Peran Perguruan Tinggi Dalam Pelestarian Hutan Bersama LMDH Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Hutan Pada New Normal

Sutarno Sutarno

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Perguruan Tinggi terhadap  kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar hutan produksi pada era “new normal” di Banyuurip Jenar Sragen. Daerah ini setiap tahun mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Sejak tanggal 22 November 2019 secara resmi LMDH Banyuurip Desa Jenar secara resmi mendapatkan lahan hutan produksi dari Perhutani dengan topografi bergelombang hingga berbukit dengan batuan kapur, komoditas utama lahan hutan adalah kayu jati, mahoni, dan kayu putih, seluas 921,5 ha dengan jumlah anggota 933 orang (Kepmen LHK No SK 9757/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/11/2019) atau rerata luas garapan seluas 0,98,76 ha/ orang (hampir 1 hektar). Mata pencaharian anggota sebagian  besar adalah bertani (72,6%), swasta 392 jiwa (26,5%, PNS/TNI/ POLRI /Pensiunan 13 jiwa (0,9 %) dengan tingkat pendidikan yang rendah. Sekolah Dasar: 770 orang (52,0%), Sekolah Lanjutan Pertama : 645  orang (43,6%),  Sekolah Lanjutan Atas : 57 orang (0,03%) dan Perguruan Tinggi: 7 orang (0,0047%). Metode penelitian  menggunakan Participatory Action Research (PAR) dengan menggunakan model logika induktif interaktif. Hal ini didasari pada paradigma fenomenologis, yakni bahwa realitas sosial masyarakat LMDH Banyuurip Lestari dibawah garis kemiskinan secara khas merupakan desa miskin (Kemensos, 2019). Subyektif dan kontekstual secara ruang dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan tambahan lahan dari perhutani, pendapatan anggota masyarakat LMDH Banyuurip Lestari melakukan penanaman pangan jagung, padi, polowijo dan sayuran serta buah-buahan sehingga meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Di sisi lain, terjadi penanaman tebu lebih dari 400 hektar tidak sesuai kaidah konservasi sehingga menyebabkan erosi tinggi, lapisan tanah menjadi tipis dan kritis sehimgga kekeringan akan semakin panjang. Peran Perguruan Tinggi sangat dibutuhkan guna  mengoptimalkan produksi pertanian, lahan terjaga dan fungsi hutan tetap lestari berkesinambungan.


Kata Kunci


hutan produksi, LMDH, Perguruan Tinggi, sosial ekonomi desa hutan

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats