Budidaya dan Pengendalian Hama pada Lily : Review

Dwiwiyati Nurul Septariani, Subagiya Subagiya, Vevy Widyawati, Liauw Lia Sanjaya, Saepuloh Saepuloh

Sari


Lili merupakan tanaman hias yang banyak digemari karena memiliki banyak varietas, variasi warna bunga dan aroma wangi. Lily tumbuh pada daerah dataran tinggi yaitu 1000-1200 dpl dan suhu rendah. Lily dapat dibudidayakan baik secara vegetatif maupun generatif. Upaya pengembangan agribisnis lili masih dijumpai beberapa kendala, salah satunya gangguan hama penyakit. Hama yang ditemukan pada pengamatan pertanaman lily antara lain tungau umbi (Rhizoglyphus sp.), siput (Oxychilus cellarius), ulat (Spodoptera litoralis), kutu Kebul (Bemisia tabaci), dan uret (Scarabaeidae). Pengendalian yang dilakukan untuk menekan serangan hama antara lain menjaga kondisi lingkungan dengan penggunaan rumah kaca, adanya predator, serta penggunaan  insektisida, moluskisida, dan akarisida.


Kata Kunci


kultur in vitro, Lilium sp., pestisida, sisik umbi, tipe oriental

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats